Breaking News:

Tergiur Uang Sogokan Rp 5 Juta, Seorang Polisi di Polrestabes Medan Kini Diperiksa Propam

Tergiur uang sogokan Rp 5 juta, seorang polisi di Polres Medan kini diperiksa Propam.

Editor: Candra Isriadhi
Tribunnews.com
Ilustrasi Polisi. Tergiur uang sogokan Rp 5 juta, seorang polisi di Polres Medan kini diperiksa Propam. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Rp 5 juta diakantongi seorang polisi di Polres Medan kini diperiksa Propam.

Seorang polisi tersebut bernama Bripka K Ginting yang merupakan anak buah Kapolrestabes Medan. 

Kapolrestabes Medan, Kombes Valentino Alfa Tatareda memastikan bahwa Bripka K Ginting, dituding terima sogokan.

Uang Rp 5 juta tersebut dari pelapor kasus pemalsuan kini diperiksa Propam.

Menurut Kapolrestabes Medan, pemeriksaan Bripka K Ginting guna mengetahui, apakah benar anggotanya itu ada terima uang Rp 5 juta dari pelapor sebagaimana yang dituduhkan.

Namun Kapolrestabes Medan enggan menjelaskan, apakah anak buahnya yang disebut terima uang Rp 5 juta itu ditahan atau tidak.

"Masalah ini sedang ditangani oleh Propam Polda. Masih proses ya," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Valentino Alfa Tatareda, Kamis (22/9/2022).

Baca juga: Terima Suap Total Rp 10 Miliar, 2 Oknum Petinggi Polri Terlibat Kasus Korupsi Sisanya Dibagi-bagi

Polisi Bermarga Ginting yang diamuk wanita di Polrestabes Medan.
Polisi Bermarga Ginting yang diamuk wanita di Polrestabes Medan. (Tribun Medan)

Terpisah, PS Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa mengatakan bahwa pelapor yang menuduh Bripka K Ginting terima uang Rp 5 juta tidak terima lantaran penyidik menghentikan penyidikan kasus yang dilaporkan.

Disini yang dilaporkan dan dihentikan kasusnya ialah laporan ibu kandungnya sendiri.

Sementara ibu kandungnya itu sudah meninggal tiga tahun atau 2019 setelah dilaporkan ke Polrestabes Medan.

Sehingga penyidik mengambil langkah tersebut.

Fathir menerangkan, wanita berinisial KR itu melaporkan ibu kandungnya karena tak terima tidak diberi warisan seperti 3 saudaranya yang lain.

"Iya, dia gak dikasih warisan. Kalau dari keterangan para saksi ini ibunya yang gak setuju karena ada penilaian tertentu,"ucapnya.

Polisi menjelaskan selain ibu kandungnya, KR juga melaporkan tiga saudara kandungnya ke Polrestabes Medan.

Baca juga: Eks Jaksa Pinangki Bebas Bersyarat, Hanya 2 Tahun Dipenjara Kasus Korupsi, Keluar Lapas Tampil Beda

Ilustrasi petinggi Polri atau polisi.
Ilustrasi petinggi Polri atau polisi. (Ilustrasi Grafis/Tribun-Video.com)
Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved