Breaking News:

'Fenomena Gunung Es' Tak Hanya 1, Mahfud MD Sebut Ada Lagi Hakim Agung yang Terseret OTT KPK

Tak hanya satu Mahfud MD sebut ada lagi Hakim Agung yang terseret OTT KPK.

Editor: Candra Isriadhi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua KPK, Firli Bahuri (depan, kiri) menyaksikan petugas menunjukkan barang bukti terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA), di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (23/9/2022) dini hari. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Tak hanya satu Mahfud MD sebut ada lagi Hakim Agung yang terseret OTT KPK.

Miris dimana Hakim Agung yang memiliki tugas penegakkan hukum malah justru terjerumus dalam skandal suap.

Kasus keterlibatan Hakim Agung ini merepresentasikan korupsi di negeri ini sudah masuk ke berbagai lapisan masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyebutkan hakim agung yang terseret operasi tangkap tangan (OTT) KPK bisa jadi lebih dari satu orang.

“Ada hakim agung yang katanya terlibat kalau enggak salah dua, itu harus diusut, dan hukumannya harus berat juga,” ujar Mahfud di Malang, Jawa Timur, dikutip siaran Kompas TV pada Sabtu (24/9/2022).

Sebagai informasi, KPK melakukan OTT di Jakarta dan Semarang pada Rabu (21/9/2022) malam dan berhasil menjaring 10 orang yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

Lima di antaranya adalah pegawai Mahkamah Agung (MA, 4 orang) dan seorang hakim agung, Sudrajad Dimyati.

Baca juga: BAHAS Motif Pembunuhan Brigadir J, Mahfud MD Skakmat Suami Putri Candrawathi: Sambo Gak Usah Ngelak!

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dalam sambutan Kick Off Mujahid Digital dan Konsolidasi Nasional Infokom MUI, yang digelar di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (31/8/2022).
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dalam sambutan Kick Off Mujahid Digital dan Konsolidasi Nasional Infokom MUI, yang digelar di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (31/8/2022). (Dok. MUI)

Sudrajad kini ditahan KPK setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan perkara.

Tak hanya ditahan KPK, Sudrajad Dimyati diberhentikan sementara oleh Mahkamah Agung.

Ungkapan Mahfud senada dengan penilaian Direktur Pusat Studi Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Andalas, Feri Amsari, menganggap bahwa fenomena mafia peradilan ini "sudah menjadi rahasia umum".

"Jika mau diselami lebih dalam, kita akan melihat jumlah kasus yang lebih besar," kata Feri kepada Kompas.com, Jumat (23/9/2022).

" Menurut saya, apa yang terjadi dengan kasus penangkapan OTT hakim dan pegawai Mahkamah Agung beserta para lawyer (yang memberi suap) ini sebenarnya adalah fenomena gunung es," imbuh dia.

Feri mengungkapkan, bahkan jika investigasi atas mafia peradilan ini dilakukan lebih jauh, tak tertutup kemungkinan bakal terdapat "fakta-fakta yang lebih menakutkan" ketimbang yang terjadi dalam OTT KPK Rabu malam.

Fakta-fakta yang lebih menakutkan itu, menurut dia, adalah permainan perkara di peradilan.

Baca juga: Rp 2,2 Miliar Dikorupsi, 10 Orang Jadi Tersangka, KPK Siap Tangkap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

Ketua KPK, Firli Bahuri (depan, kiri) menyaksikan petugas menunjukkan barang bukti terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA), di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (23/9/2022) dini hari.
Ketua KPK, Firli Bahuri (depan, kiri) menyaksikan petugas menunjukkan barang bukti terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA), di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (23/9/2022) dini hari. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)
Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved