Breaking News:

Kasus Ferdy Sambo

Nasib Jadi Warga Sipil Kini Ferdy Sambo Dipindahkan ke Mako Brimob, Putri Candrawathi Masih di Rumah

Nasib jadi warga sipil kini Ferdy Sambo dipindahkan ke Mako Brimob, Putri Candrawathi masih di rumah.

Editor: Candra Isriadhi
Tribunnews.com
Dipecat dari Polri dan tak lagi dapat gaji fantastis, Ferdy Sambo juga tak bisa nikmati uang pensiun hingga tak dapat gelar purnawirawan. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Nasib jadi warga sipil kini Ferdy Sambo dipindahkan ke Mako Brimob, Putri Candrawathi masih di rumah.

Perkembangan kasus Ferdy Sambo kini masih dalam proses Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dari institusi Polri.

Resmi jadi warga sipil kini Ferdy Sambo akan dipindahkan ke Mako Brimob Kelapa Dua.

Hal itu dibenarkan oleh Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo.

Pasalnya, status Ferdy Sambo bukan lagi anggota Polri maka dipindahkan.

"Kalau Patsus kan itu karena pelanggaran kode etik (anggota Polri). Tetapi, rutannya masih tetap sama di Brimob Kelapa Dua Depok," kata Dedi, Minggu (25/9/2022).

Baca juga: SOSOK Kamaruddin Simanjuntak, Gigih Lawan Ferdy Sambo, Sejak Kecil Berani Tangkap Pencuri, Bawa Hoki

Tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo atau Irjen FS bakal dipindahkan ke Rumah Tanahan Mako Brimob Kelapa Dua.
Tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo atau Irjen FS bakal dipindahkan ke Rumah Tanahan Mako Brimob Kelapa Dua. (Tribunnews/Jeprima)

Dedi menjelaskan bahwa saat ini Ferdy Sambo sudah jadi warga sipil, maka kasus yang menjeratnya akan sama di mata hukum.

Dalam perkara ini, Ferdy Sambo akan dikenakam Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua.

"Subsider 338 jo 55 dan 56 sudah pidum (pidana umum)," jelas Dedi.

Sebelumnya diberitakan bahwa Irjen Ferdy Sambo telah mengajukan banding usai hasil sidang putusan pelanggaran etik pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) dari institusi Polri pada 25 Agustus 2022.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan bahwa selama tiga hari paska disidang, Irjen Ferdy Sambo membuat pernyataan tertulis untuk pengajuan banding.

Kemudian, pihak Mabes Polri memiliki waktu meneliti pengajuan banding Irjen Ferdy Sambo selama 21 hari.

"Sesuai dengan Pasal 69 baru 21 hari mengajukan memori banding langsung disusun sidang komisi banding, sidang komisi banding memiliki waktu 30 hari untuk segera menyelesaikan sidang kode etiknya," tegasnya Sabtu (3/9/2022).

Menurut Dedi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah menunjuk komisi banding sidang etik Irjen Ferdy Sambo.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved