Breaking News:

'Risiko Jabatan' Anggota DPR Pasrah, Lihat Nasib Anaknya Dihukum Gara-gara Ferdy Sambo: Anak Saya

Anaknya kini dihukum gara-gara terseret kasus Ferdy Sambo, anggota DPR RI ini hanya bisa pasrah.

Editor: octaviamonalisa
Instagram, WARTA KOTA/YULIANTO,
Ipda Arsyad terseret kasus Ferdy Sambo, ayahnya seorang anggota DPR tak berkutik 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Ipda Arsyad mendapat hukuman setelah ikut terseret kasus Ferdy Sambo.

Seperti diketahui Ipda Arsyad merupakan polisi pertama yang mendatangi TKP setelah pembunuhan Brigadir J.

Namun rupanya Ipda Arsyad tak menjalankan tugasnya secara profesional dalam mengusut kematian Brigadir J.

Kini Ipda Arsyad pun harus menerima sanksi setelah menjalani sidang etik beberapa waktu lalu.

Ayah dari Ipda Arsyad yang merupakan seorang anggota DPR RI pun bereaksi melihat nasib putranya kini.

Baca juga: TAK Seperti Seniornya yang Lain, Ipda Arsyad Tak Ajudan Banding Disanksi Terlibat Kasus Ferdy Sambo

Baca juga: Sosok Ipda Arsyad Saksi Mata Penting yang Pertama Tiba di TKP Pembunuhan Brigadir J, Anak Orang DPR

Ipda Arsyad Daiva Gunawan (ADG)
Ipda Arsyad Daiva Gunawan (ADG) (Via Tribun Medan)

Ipda Arsyad Daiva Gunawan dihukum setelah menjalani sidang Kode Etik dan Profesi Polri (KKEP) soal kasus penanganan kematian Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Nurul Azizah menyatakan , Ipda Arsyad terbukti telah melanggar etik. Dia harus dihukum demosi selama 3 tahun oleh Majelis KKEP.

"Adapun sanksi administratif berupa mutasi bersifat demosi selama 3 tahun semenjak dimutasikan ke Yanma Polri. Atas putusan tersebut pelanggar menyatakan tidak banding," kata Kombes Nurul, Selasa (27/9/2022).

Keputusan demosi itu diputuskan oleh Komisi KKEP yang dipimpin oleh Kombes Pol Rahmat Pamuji (ketua), Kombes Pol Sakius Ginting (anggota), dan Kombes Pol Pitra Andreas Ratulangi (anggota).

Dalam sidang itu, pihaknya juga menghadirkan sebanyak 6 orang sebagai saksi. Mereka adalah AKBP AR, AKBP RS, Kompol AS, Kompol IR, AKP RS, dan Briptu RRM.

Baca juga: Skenario Baru Ferdy Sambo bak Tercium, IPW Bongkar Tujuan Khusus Putri Ngotot Jadi Korban Pelecehan

Selain demosi, kata Nurul, Ipda Arsyad juga diminta memberikan pernyataan minta maaf secara lisan dan tertulis di hadapan sidang KKEP dan kepada pimpinan Polri.

"Kewajiban pelanggar untuk mengikuti pembinaan mental kepribadian, kejiwaan, keagamaan dan pengetahuan profesi selama satu bulan," ungkapnya.

Dalam kasus ini, Ipda Arsyad disebut telah tidak professional dalam bertugas di kasus Brigadir J.

Namun, dia tidak menjelaskan secara rinci kesalahan Ipda Arsyad.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved