Breaking News:

Presiden Jokowi Soroti Tragedi Arema FC vs Persebaya, 100 Orang Lebih Tewas di Stadion Kanjuruhan

Presiden Jokowi soroti tragedi Arema FC vs Persebaya, lebih dari 100 orang tewas di Stadion Kanjuruhan.

Editor: Candra Isriadhi
Tribunnews
Penyebab tewasnya para suporter usai laga Arema FC vs Persebaya diduga karena terinjak-injak dan sesak nafas saat terjadi desak-desakan keluar Stadion Kanjuruhan, Malang. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Presiden Jokowi soroti tragedi Arema FC vs Persebaya, lebih dari 100 orang tewas di Stadion Kanjuruhan.

Ratusan korban meninggal dunia akibat berdesakan dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruan, Malang.

Kericuhan terjadi usai pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya Liga 1 2022.

Setelah persitiwa tersebut Presiden Jokowi megeluarkan perintah tegas untuk segera mengusut tragedi Kanjuruhan (1/10/2022).

Jokowi meminta pada Kapolri untuk mengusut tuntas tragedi yang membuat ratusan nyawa suporter Arema meninggal dunia.

“Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya 129 orang, saudara saudara kita dalam tragedi sepak bola di Kanjuruhan Malang Jawa Timur," tutur Presiden Jokowi, Minggu (2/10/2022).

Baca juga: FAKTA Kerusuhan di Kanjuruhan: Liga 1 Dihentikan, 127 Orang Tewas & 180 Luka, 2 Polisi Jadi Korban

Suporter Arema FC, Aremania turun kedalam stadion usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022).
Suporter Arema FC, Aremania turun kedalam stadion usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022). (Surabaya.Tribunnews.com/Purwanto)

"Saya telah meminta menteri kesehatan dan gubernur Jatim untuk memonitor khusus pelayanan medis untuk korban agar mendapatkan pelayanan terbaik," bebernya.

"Saya juga telah perintahkan kepada Menpora, Kapolri dan Ketua Umum PSSI untuk melakukan evaluasi menyeluruh tentang pelaksanaan pertandingan sepak bola dan juga prosedur keamanan penyelenggaraannya," lanjut Presiden.

"Khusus kepada Kapolri saya minta melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini,” katanya.

Tidak hanya itu, Jokowi juga memerintahkan PSSI agar Liga 1 BRI 2022/2023 dihentikan sementara hingga evaluasi tragedi ini selesai digelar secara menyeluruh.

“Untuk itu saya juga memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan di lakukan,” ujarnya.

Jokowi berharap tragedi ini tak terulang dan menjadi tragedi terakhir di dunia sepak bola Tanah Air.

“Saya menyesalkan terjadinya tragedi ini, saya berharap ini tragedi terakhir sepak bola di tanah air jangan sampai ada lgi tragedi kemanusiaan seperti ini dimasa yang akan datang," pesannya.

"Sportivitas rasa kemanusiaan dan rasa persaudaraan bangsa Indonesia harus terus kita jaga bersama,” pungkasnya.

Halaman
1234
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved