Kunci Jawaban
SOAL & KUNCI JAWABAN Pelajaran IPA Kurikulum Merdeka Kelas 7 SMP Hal 164, Variabel Bebas & Terikat
Berikut ini soal dan kunci jawaban Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Kurikulum Merdeka kelas 7 SMP halaman 164 yang mempelajari variabel dan hipot
Editor: Talitha Desena
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Soal dan kunci jawaban pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Kurikulum Merdeka kelas 7 SMP halaman 164 ini akan mengajak anak-anak untuk mempelajari mengenai variabel dan hipotesis penelitian.
Simak dengan baik soal dan kunci jawaban pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Kurikulum Merdeka kelas 7 SMP halaman 164 ini, dimana anak-anak akan menjawab pertanyaan mengenai variabel dan hipotesis.
Usai mengerjakan soal dan kunci jawaban pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Kurikulum Merdeka kelas 7 SMP halaman 164, anak-anak akan lebih mengerti mengenai variabel dan hipotesis.
Berikut kunci jawaban materi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Kurikulum Merdeka kelas 7 atau 1 SMP halaman 164.
Kunci jawaban IPA Kurikulum Merdeka kelas 7 halaman 164 memuat soal esai nomor 1 - 5.
Pada buku IPA Kurikulum Merdeka kelas 7 halaman 164, siswa diharapkan membaca dan memahami materi tentang variable dan hipotesis.
Baca juga: SOAL & KUNCI JAWABAN Pelajaran Bahasa Inggris Kelas 12 Hal 20, What Is Chihuly Garden and Glass?
Baca juga: SOAL & KUNCI JAWABAN Pelajaran PAI Kurikulum Merdeka Kelas 5 Hal 221, Perbedaan Rukun & Wajib Haji
Soal
1. Apa variabel bebas dan terikat dari percobaan ini?
2. Apa hipotesis yang dapat dibuat dari percobaan ini?
3. B uatlah grafik pertumbuhan kacang untuk setiap perlakuan.
4. Faktor abiotik apa saja yang berpengaruh terhadap pertumbuhan berdasarkan hasil percobaan?
5. Apa kesimpulan percobaan ini?
Jawab
1. - Variabel bebasnya yaitu air, pupuk, cahaya, keasaman, kadar garam.
- Variabel terikatnya yaitu pertumbuhan dari tanaman kacang/ tinggi tanaman kacang.
2. Hipotesis percobaannya yaitu lingkungan abiotik yang terdiri dari air, pupuk, cahaya, keasaman, kadar garam diduga akan berpengaruh kepada pertumbuhan tanaman kacang.
3. Grafik yang dibuat harus tepat di mana sumbu x adalah variabel bebas dan sumbu y adalah variabel terikat.
4. Faktor abiotik yang berpengaruh pada pertumbuhan yakni air, pupuk, cahaya,
keasaman, kadar garam.
5. Pertumbuhan kacang akan maksimal jika medianya basah, diberikan pupuk urea dan cukup mendapatkan cahaya matahari atau di tempat yang terang.
Pengertian Hipotesis Menurut Para Ahli, Fungsi, Ciri, dan Manfaatnya
Hipotesis adalah pernyataan atau jawaban sementara terhadap permasalahan yang sifatnya masih praduga, karena harus dibuktikan terlebih dahulu kebenarannya.
Dalam penelitian, posisi hipotesis sangat penting. Para peneliti harus menentukan bagaimana hipotesis akan digunakan di penelitian.
Pengertian hipotesis menurut para ahli
Berikut ini beberapa pengertian hipotesis menurut para ahli:
- Fraenkel dan Wallen
Sebagaimana dikutip dari buku Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif (2021) karya Muhammad Darwin, dkk, Fraenkel dan Wallen mengartikan hipotesis sebagai prediksi atas kemungkinan hasil dari suatu penelitian.
- Dantes
Menurut Dantes, hipotesis merupakan praduga yang harus diuji kebenarannya lewat data atau fakta yang diperoleh melalui penelitian.
- Sugiyono
Sugiyono menjelaskan bahwa hipotesis merupakan jawaban yang sifatnya sementara terhadap rumusan masalah penelitian, yang mana rumusan masalah tersebut sudah dinyatakan dalam bentuk pertanyaan. Hipotesis disebut sementara karena jawaban yang diberikan baru berdasarkan pada teori.
- Sudjana
Menurut Sudjana, hipotesis adalah asumsi atau dugaan sementara tentang hal yang dibuat, guna menjelaskan suatu hal yang sering dituntut untuk pengecekan.
- Margono
Margono menjelaskan bahwa hipotesis berasal dari kata hipo dan thesis. Hipo berarti kurang dari, sedangkan thesis artinya pendapat. Jadi hipotesis adalah suatu pendapat atau kesimpulan yang sifatnya sementara. Hipotesis merupakan sebuah kemungkinan jawaban dari permasalahan yang diajukan.
- Muri Yusuf
Muri Yusuf mengartikan hipotesis sebagai kesimpulan sementara atau suatu jawaban yang bersifat sementara, serta merupakan konstruksi peneliti mengenai masalah penelitian, yang menyatakan hubungan antara dua variabel atau lebih.
Fungsi hipotesis
Menurut Muh. Fitrah dan Luthfiyah dalam buku Metodologi Penelitian; Penelitian Kualitatif, Tindakan Kelas dan Studi Kasus (2017), fungsi hipotesis adalah:
- Sebagai arahan dalam penelitian, berguna untuk mencegah pengumpulan data yang tidak relevan atau berkaitan dengan hal yang sedang diteliti.
- Untuk menambah kepekaan peneliti terhadap permasalahan penelitian.
- Hipotesis memungkinkan peneliti untuk lebih memahami permasalahan yang diteliti.
- Digunakan sebagai sebuah kerangka untuk meyakinkan peneliti.
Ciri hipotesis
Setelah dirumuskan, hipotesis harus dinilai terlebih dahulu apakah sudah layak atau belum untuk dijadikan acuan penilaian.
Dikutip dari buku Metode Penelitian untuk Bisnis (2017) oleh Dorothy Rouly H. Pandjaitan dan Aripin Ahmad, berikut beberapa ciri hipotesis yang baik:
- Hipotesis harus menyatakan hubungan
Artinya hipotesis harus mengandung dua variabel atau lebih, yang dapat diukur secara potensial untuk menyatakan hubungan antarvariabel.
- Hipotesis harus sesuai fakta
Hipotesis harus jelas, dapat dimengerti, dan sesuai fakta. Artinya hipotesis baru bisa diterima jika hubungan variabelnya cocok dengan fakta.
- Hipotesis harus dapat diuji
Artinya hipotesis harus bisa diuji dengan nalar, baik dengan memberi alasan sesuai fakta ataupun menggunakan alat-alat yang berkaitan.
- Hipotesis harus sederhana
Hipotesis harus dinyatakan dalam bentuk yang sederhana dan terbatas, guna mengurangi timbulnya kesalahpahaman pengertian.
- Hipotesis harus sesuai dengan ilmu pengetahuan
Artinya hipotesis harus tumbuh dari hubungan ilmu pengetahuan, serta berada dalam bidang penelitian yang sedang dilakukan.
Manfaat hipotesis
Dalam buku Hipotesis dan Variabel Penelitian (2021) karya Ig. Dodiet Aditya Setyawan, dijelaskan bahwa manfaat hipotesis adalah:
- Untuk memberi batasan serta memperkecil jangkauan penelitian.
- Untuk membantu mengarahkan peneliti pada kondisi fakta serta hubungan antarfakta.
- Sebagai alat untuk memfokuskan fakta menjadi satu kesatuan utuh.
- Sebagai panduan untuk menguji serta menyesuaikan fakta dan antarfakta.
*) Disclaimer:
Jawaban di atas hanya digunakan oleh orangtua untuk memandu proses belajar anak.
Soal ini berupa pertanyaan terbuka yang artinya ada beberapa jawaban tidak terpaku seperti di atas.
(Tribunnews.com/Pondra Puger/Kompas.com/Vanya Karunia Mulia Putri)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kunci Jawaban IPA Kurikulum Merdeka Kelas 7 Halaman 164: Variabel dan Hipotesis dan di Kompas.com dengan judul Pengertian Hipotesis Menurut Para Ahli, Fungsi, Ciri, dan Manfaatnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/ilustrasi-penelitian-ilmiah.jpg)