Breaking News:

Gempa Cianjur

2 Hari Ibu Belum Ditemukan, Korban Gempa Cianjur Didatangi Lewat Mimpi: Semacam Mau Pamitan Ya

Sejumlah korban gempa Cianjur yang terjadi pada Senin 21 November 2022 hingga hari ini masih hilang.

Editor: galuh palupi
Twitter @FahmiFa64564373 & @AHMahargada dan TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Tanah longsor akibat gempa di Cianjur menimpun sebuah truk dan angkot berisi 15 siswa 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Sejumlah korban gempa Cianjur yang terjadi pada Senin 21 November 2022 hingga hari ini masih hilang.

Seperti yang dialami keluarga Ade Hendri (25), sang ibu dan adiknya hingga kini masih masih tertimbun longsoran di kawasan Warung Sate Shinta, Jalan Raya Cipanas-Puncak, Cianjur.

"Ibu dan adik saya masih di bawah sini (timbunan longsor) a, belum ketemu," ujar Ade Hendri seperti dilansir TribunnewsBogor.com dari TribunJakarta, Senin (28/11/2022).

Saat ini, Ade Hendri berharap sang ibu yang bernama Kalimah (70) dan sang adik segera ditemukan dari lokasi longsoran.

"Kalau nenek sudah ditemuin duluan, sudah dimakamin juga Kamis kemarin," ungkapnya.

Ade bercerita, ia didatangi sosok sang ibu yang menjadi korban longsor akibat gempa Cianjur.

Baca juga: Ini Rumah Panggung di Cianjur yang Kokoh Berdiri Meski Gempa, Bangunan Beton di Sekitarnya Roboh

Dampak parah akibat gempa Cianjur pada Senin 21 November 2022
Dampak parah akibat gempa Cianjur pada Senin 21 November 2022 (Kolase Tribunnewsmaker)

Menurutnya, dua hari pasca kejadian gempa bumi tersebut, ibunya mendatanginya lewat mimpi.

"Dua hari berarti Rabu ya, kejadiannya (gempa bumi) kan Senin. Itu saya mimpiin ibu saya," ungkapnya.

Menurut Ade, dalam mimpi itu sang ibu hanya tersenyum namun tak berucap sepatah kata pun kepadanya.

"Jadi kaya ibu datang cuma senyum, terus dadah sambil perlahan mundur gitu terus hilang," kata Ade Hendri menceritakan mimpinya.

Setelahnya, Ade pun terbangun dari tidurnya dan tersadar bahwa pertemuan itu hanyalah mimpi.

Namun, Ade mengangap mimpi tersebut adalah semacam tanda, bahwa ibunya berpamitan pulang ke hadapan sang khalik.

"Mungkin itu kaya semacam mau pamit ya, saya lumaya lega habis mimpi itu," tuturnya.

Dihari ke delapan ini, Ade terus menunggu kerja keras Tim SAR Gabungan yang mencari jasad korban ibu dan adiknya di dalam timbunan longsor tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved