Breaking News:

Pemilik Potongan Jari Manusia di Sayur Lodeh Terkuak, Polisi Belum Berani Pastikan Siapa Sosoknya

Pemilik potongan jari manusia terkuak, polisi butuh seminggu untuk memastikan siapa sosok aslinya.

Editor: Candra Isriadhi
Kolase Istimewa/TribunJatim.com
ILUSTRASI - Ditemukan jari manusia di sayur lodeh warung makan A, di Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, NTT. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Pemilik potongan jari manusia terkuak, polisi butuh seminggu untuk memastikan siapa sosok aslinya.

Sosok pemiliki potongan jari manusia di sayur lodeh akhirnya sudah dikantongi pihak kepolisian.

Namun, pihak kepolisian tak mau terburu-buru menyampaikan siapa sejatinya sosok tersebut.

Penemuan potongan jari manusia di sayur lodeh belakangan viral di media sosial.

Kejadian yang dialami seorang warga NTT tersebut jadi perbincangan.

Jawaban polisi tentang sosok pemilik potongan jari manusia di sayur lodeh yang ditemukan Petrus Watu (30), warga Desa Haitimuk, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Jawaban polisi tentang sosok pemilik potongan jari manusia di sayur lodeh yang ditemukan Petrus Watu (30), warga Desa Haitimuk, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Kolase Instagram Memomedso - via TribunBali)

Siapa sosok pemilik potongan jari manusia di sayur lodeh itu pun ramai menjadi pertanyaan publik.

Polisi menyatakan pemeriksaan potongan jari di sayur lodeh itu membutuhkan waktu kurang lebih satu minggu.

Diketahui, potongan jari di sayur lodeh itu telah diterima oleh Pusat Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Pusdokkes Polri).

Baca juga: Misteri Jari Manusia di Sayur Lodeh, Pembeli Syok, Janggal Pegawai Warung Tak Ada yang Terluka

Potongan jari manusia di dalam sayur lodeh itu membuat heboh publik setelah ditemukan oleh warga yang membeli sayur lodeh di salah satu warung makan di Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Adapun potongan jari itu telah dikirimkan dari kepolisian setempat ke Pusdokkes Polri untuk diperiksa.

"Sudah kami terima. Perlu pemeriksaan forensik, laboratorium, dan DNA," kata Kepala Biro Dokter Kepolisian (Karodokpol) Pusdokkes Polri Brigjen Nyoman Eddy Purnama Wirawan saat dikonfirmasi, Selasa (20/12/2022).

Nyoman mengatakan saat ini jari itu masih dalam proses pemeriksaan.

ILUSTRASI - Ditemukan jari manusia di sayur lodeh warung makan A, di Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, NTT.
ILUSTRASI - Ditemukan jari manusia di sayur lodeh warung makan A, di Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, NTT. (Kolase Istimewa/TribunJatim.com)

Ia menyatakan pemeriksaan terhadap jari itu diperkirakan akan selesai dalam waktu sekitar 1 minggu.

"Butuh waktu semingguan," ujar Nyoman.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved