Breaking News:

Kasus Ferdy Sambo

'WA Saya Kalau Ada yang Ga Enak di Hati', Isi Chat Ferdy Sambo ke Bharada E Terungkap, Tanyakan Ini

Terungkap pesan WhatsApp Ferdy Sambo ke Bharada E alias Richard Eliezer, awalnya tanyakan ini

Editor: Talitha Desena
YouTube Kompas TV, TikTok SyarifahIma
Pesan WhatsApp Ferdy Sambo ke Bharada E alias Richard Eliezer, ucap jangan segan pinta ini 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Terungkap isi chat WhatsApp Ferdy Sambo ke Bharada E alias Richard Eliezer, pertanyakan hal ini.

Isi percakapan chat antara Ferdy Sambo dan Bharada E itu diungkap oleh Ahli Digital Forensik dari Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri Adi Setya.

Adi Setya mengungkapkan isi chat Ferdy Sambo dan Bharada E saat dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebagai saksi ahli dalam sidang kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Richard Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf.

Terungkapnya percakapan antara mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri dengan ajudannya itu diketahui setelah Jaksa menelisik komunikasi antara dua terdakwa tersebut.

“Apakah ada percakapan Sambo dan Richard Eliezer?” tanya Jaksa dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (19/12/2022).

Adi mengungkapkan bahwa ada komunikasi antara dua terdakwa itu pada Selasa 19 Juli 2022 atau 11 hari pasca tewasnya Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Porli Duren Tiga pada 8 Juli 2022.

Baca juga: Janji Ling Ling ke Bharada E, Tak akan Tinggalkan dengan Syarat Ini: Bertolak Belakang dengan Nurani

Baca juga: Tahun Depan Rencana Nikah, Pacar Bharada E Siap Tunggu, Minta Ferdy Sambo Dihukum Berat: Dia Otaknya

Ada sejumlah fakta baru yang diungkap oleh terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, yakni Bharada Richard Eliezer atau Bharada E.
Ada sejumlah fakta baru yang diungkap oleh terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, yakni Bharada Richard Eliezer atau Bharada E. (Via Tribun Bogor)

Ia mengatakan, komunikasi yang berasal dari akun WhatsApp bernama Irjen Ferdy Sambo kepada Richard Eliezer terjadi pada pukul 3.48 WIB atau sore hari.

“Yang pertama adalah dari akun WhatsApp Irjen Ferdy Sambo mengirimkan kalimat 'kamu sehat ya?' Kemudian, 'bapak Kapolri menyampaikan kalau ada yang enggak nyaman laporkan saya segera, biar saya laporkan bapak Kapolri',” kata Adi membacakan percakapan Ferdy Sambo dengan Richard Eliezer.

“Kemudian dijawab akun Whastapp atas nama Richard 'siap sehat bapak, siap baik bapak'. Kemudian, ditanggapi oleh akun WhatsApp Ferdy Sambo 'buat tenang keluarga di Manado ya, Cad. WA saya kalau ada yang enggak enak di hati kamu',” ujar Adi melanjutkan.

Kemudian, Jaksa memastikan apakah percakapan antara Ferdy Sambo dan Richard Eliezer yang disampaikan di muka persidangan telah dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) saat proses penyidikan.

Adi mengatakan bahwa seluruh percakapan yang dibuka dalam persidangan telah disampaikan saat pemeriksaan dilakukan.

“Artinya ahli ini sesuai dengan BAP?” tanya Jaksa menegaskan

“Iya,” jawab Ahli dari Dittipidsiber Bareskrim Polri itu.

Dalam dakwaan jaksa, Richard Eliezer disebut menembak Brigadir J atas perintah mantan Kepala Divisi (Kadiv) Propam kala itu, Ferdy Sambo.

Peristiwa pembunuhan disebut terjadi setelah Putri Candrawathi mengaku dilecehkan Brigadir J di Magelang.

Ronny Talapessy pengacara Bharada E ungkap skenario baru Ferdy Sambo
Ronny Talapessy pengacara Bharada E ungkap skenario baru Ferdy Sambo (Kolase YouTube Kompas TV)
Halaman
123
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved