Berita Viral
ASTAGFIRULLAH! Harga Daging Ayam Mahal, Warteg di Jabodetabek Sampai Hapus Menu Olahan dari Ayam
Astagfirullah! harga daging ayam mahal, warteg sampai hapus menu olahan dari ayam.
Editor: Candra Isriadhi
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Astagfirullah! harga daging ayam mahal, warteg sampai hapus menu olahan dari ayam.
Saking melambungnya harga daging ayam, para pedagang warung tegal (warteg) di Jabodetabek serempak menghapus menu masakan ayam.
Hal tersebut dikonfirmasi oleh Ketua Komunitas Warteg Nusantara (Kowantara) Mukroni.
Menurut Mukroni sejak satu pekan terakhir para pedagang Warteg di wilayah Jabodetabek meniadakan menu olahan daging ayam.
Bukan tanpa sebab, harga ayam potong dengan bobot 1 kilogram yang sebelumnya Rp35 ribu per ekor kini melonjak jadi Rp60 ribu sehingga membebani pedagang Warteg.
"Karena harga sudah lama enggak turun-turun, sudah empat bulan harga daging ayam tidak turun," kata Mukroni saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Selasa (25/7/2023).
Pilihan menghapus menu olahan daging ayam dari daftar menu makanan ini merupakan pilihan terakhir setelah bersabar berbulan-bulan menunggu harga ayam potong turun.
Baca juga: Sakit Hati Pesan Makan Malah Dicueki, Pekerja Proyek Tikam Pelayan Warteg di Tangerang hingga Tewas
Sebelum menghapus menu olahan daging ayam dari daftar menu para pedagang Warteg pun sudah berupaya menyiasati mahalnya harga dengan memperkecil porsi yang dijual.
Tapi karena harga daging ayam di pasaran tidak kunjung turun hingga kini, pedagang Warteg terpaksa menghapus menu olahan daging ayam dari daftar menu untuk sementara.
"Sekarang masih ada sebagian (yang menyajikan menu ayam), mungkin sisa-sisa harga dulu."
"Itu informasi yang saya terima dari teman-teman pengurus Kowantara se-Jabodetabek," ujarnya.
Mukroni menuturkan kasus menghapus menu olahan daging ayam dari daftar menu ini sebelumnya juga pernah terjadi ketika harga daging sapi melonjak pada tahun 2022 lalu.
Kala itu, imbas mahalnya harga daging sapi pedagang Warteg juga terpaksa menghapus menu olahan daging sapi seperti rendang, semur daging, dan rawon dari daftar menu.
"Karena harga daging mahal menu tersebut tidak disediakan lagi menjadi menu Warteg, atau dagingnya diganti dengan daging tetelan yang lebih murah," tuturnya.
Sehabis Asyik Santap Siang di Hajatan, 25 ASN Malah Keracunan Massal, Korban Mual, Pusing & Diare
Sebanyak 25 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan kini dilarikan ke rumah sakit.
Banyak di antaranya mengalami gejala mual, muntah, pusing hingga diare.
Usut punya usut ternyata 25 ASN tadi baru saja menikmati santap siang di pesta hajatan.
Dilansir dari Tribun Manado (20/7/2023) pihak rumah sakit memastikan jika para korban tadi mengalami keracunan massal.
Kini pasien diyakini akan terus bertambah sejak digelar pesta hajatan tersebut.
25 pegawai Pemkab Gowa tersebut dilarikan ke RSUD Syekh Yusuf di Jl Dr Wahidin Sudirohusodo Batangkaluku, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (18/7/2023) malam.
Pasien yang dilarikan ke RSUD Syekh Yusuf diduga keracunan massal setelah mengkonsumsi makanan saat menghadiri pesta pernikahan.
Baca juga: PILU! Karyawan Toko Roti di Medan Diduga Keracunan Asap Genset, Sejumlah Pegawai Terkapar, 1 Tewas
Rerata pegawai yang dilarikan dari pegawai keuangan Pemkab Gowa.
Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Syekh Yusuf Gowa, dr Suryadi mengatakan rerata keluhan pasien muntah-muntah dan diare.
"Rerata keluahannya muntah-muntah, diare dan sakit perut," katanya.
Dia menjelaskan para pasien yang diduga keracunan setelah mengkonsumsi makanan di pesta pernikahan di Gedung Adi Jaya.
"Rata-rata mengaku dari pesta dan respon yang kita lihat, makannya di siang hari dan keluhan 3 sampai 4 jam setelahnya," jelasnya
Dia menyebut data sementara pasien sebanyak 25 orang.
Namun tidak menuntut kemungkinan pasien akan bertambah.
Baca juga: KRONOLOGI 71 Warga Surabaya Keracunan Massal, Korban Muntah hingga Diare, Usai Makan Daging Korban
Tim Dinas Kesehatan Gowa kata dia, sementara mengumpulkan sampel makanan yang dikonsumsi para pasien.
"Sementara dikumpulkan datanya oleh Tim Dinas Kesehatan untuk mengabil sampel makanan," jelasnya
Suryadi mengaku belum bisa berspekulasi banyak berkaitan makanan yang dikonsumsi para pasien.
Namun hal tersebut masih dikumpulkan oleh Tim Dinas Kesehatan Gowa.
"Kita fokus tindakan kedaruratan pasien," tegasnya.
Sementara itu, salah seorang pasien yang merupakan pegawai Keuangan Pemda Gowa, Yusran mengaku sakit perut, mual dan muntah setelah mengkonsumsi makanan saat menghadiri pesta pernikahan.
Dia datang ke pesta pernikahan pada pukul 11 30 Wita siang tadi.
"Mungkin keracunan makanan. tadi makan nasi, ayam di pesta pernikahan."
"Awalnya tidak ada keluhan tapi sekitar jam 17 00 Wita sudah mulai ada reaksi sakit perut dan mual," katanya.
(TribunJakarta.com/Bima Putra)
Diolah dari artikel TribunJakarta.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/sonny-mahendra-pemilih-warteg-kharisma-bahari-elegant-yang-beri-sumbangan-2t-ke-warga.jpg)