Berita Viral
TRAGIS! Niat Ingin Selamatkan Anjingnya, Pria di Medan Disambar Kereta Api, Tewas Seketika di TKP
Nasib nahas menimpa seorang pria paruh baya bernama Edison Siagian di Medan, Sumetera Selatan.
Editor: Eri Ariyanto
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Nasib nahas menimpa seorang pria paruh baya bernama Edison Siagian di Medan, Sumetera Selatan.
Hal itu lantaran pria tersebut meninggal dunia setelah ditabrak kereta api.
Menurut informasi, Edison Siagian merupakan warga Jalan Perkutut, Kecamatan Medan Helvetia.

Baca juga: INNALILLAHI! Pria di Wamena Ditemukan Tewas Mengenaskan di Pinggir Jalan, Kondisi Wajah Penuh Darah
Peristiwa nahas itu terjadi di perlintasan kereta api Jalan Kapten Muslim, Kecamatan Medan Helvetia, pada Senin (31/7/2023) pagi.
Kasus itu juga jadi sorotan khusus pihak kepolisian setempat.
Menurut Kanit Lantas Polsek Helvetia, Iptu Rony HP Situmorang kejadian itu bermula dari korban ingin menyelamatkan peliharaannya yang bermain di atas rel kereta api.
"Jadi menurut keterangan saksi, si korban ini ingin mengusir anjingnya yang bermain di sekitaran Rel Kereta Api," kata Rony kepada Tribun Medan, Senin (31/7/2023).
Ia menjelaskan, kemudian waktu itu kereta api jurusan Binjai-Medan melintas dan korban tidak menyadari.

Baca juga: INNALILLAHI! Anak Anggota DPRD Ambon Diduga Aniaya Pemuda hingga Tewas, Pelaku Pukuli Kepala Korban
Padahal, warga di sekitar sudah sempat memanggil korban agar menghindar dari perlintasan rel kereta api.
"Kereta api datang, warga sudah sempat manggil-manggil cuma korban ini nggak dengar," sebutnya.
Dikatakannya, ketika itu korban dan peliharaannya langsung disambar kereta api hingga meninggal dunia di lokasi.
"Langsung kesambar dan meninggal di tempat," ujarnya.
Lanjut Rony, petugas yang mendapatkan informasi itu langsung mendatangi lokasi dan mengevaluasi jenazah korban.
"Korban langsung kita evakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan," pungkasnya.

TRAGIS! Kecelakaan Maut di Jombang, Luxio Vs Kereta Api, Mobil Ringsek Parah, Satu Keluarga Tewas
DETIK-DETIK kecelakaan maut di Jombang, Luxio tabrak kereta api Dhoho, mobil hancur, pilu tewaskan satu keluarga.
Baru saja dikabarkan kecelakaan maut terjadi di Jombang.
Kecelakaan maut tersebut menewaskan satu keluarga.
Hal ini terjadi saat mobil Luxio menabrak kereta api Dhoho.
Mobil Luxio nampak hancur parah usai tabrak kereta api Dhoho.
Lantas, seperti apa kronologinya?
Rencana kunjungan keluarga berubah menjadi duka setelah sebuah mobil Daihatsu Luxio tertabrak Kereta Api Dhoho di pelintasan tak berpalang pintu di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Baca juga: INNALILLAHI! Jerit Tangis Warga Lihat Caleg Partai Gelora PALI & Suami Jadi Jenazah, Kecelakaan Maut
Tabrakan yang terhadi pada Sabtu (29/7/2023) pukul 23.14 WIB tersebut menyebabkan enam orang dalam satu keluarga meninggal dunia. Tak hanya itu dua orang mengalami luka serius.
Kecelakaan ini membuat Pemerintah Kabupaten Jombang berkoordinasi dengan PT. KAI untuk memprioritaskan pemasangan palang pintu di sejumlah pelintasan rawan kecelakaan.
Keterangan keluarga korban
Seorang kerabat para korban Puji Santoso mengungkapkan, rombongan sedianya hendak menjenguk keluarga yang sakit di Kediri, Jawa Timur.
"(Korban) Keluarga semua. Mau bertemu keluarga yang sakit. Ke sini mau mengurus kepulangan (para korban meninggal), rumahnya beda-beda mau dimakamkan," katanya, Minggu (30/7/2023), seperti dilansir dari Antara.
Kerabat lainnya, Neneng Rahayu menuturkan, rombongan keluarganya berangkat dari Balongbendo, Sidoarjo menuju Purwosari, Kabupaten Kediri.
"Rombongan dari Balongbendo, mau ke Kediri. Ke sana karena keluarga besarnya di sana, pakdhe-pakdhe ada di sana," katanya saat ditemui Kompas.com di RSUD Jombang, Minggu (30/7/2023).
Sempat diteriaki
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Anang Setyanto mengemukakan, mobil Daihatsu Luxio tersebut berpenumpang delapan orang yang merupakan satu keluarga.
Mobil dikemudikan oleh Wahyu Kuspoyo (42), warga Desa Bakung Temenggungan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, Jawa Timur.
Baca juga: KECELAKAAN MAUT! Mobil Vs Kereta Api di Jombang, Tak Ada Palang, Tragis 6 Tewas, 2 Terluka Berat
Mulanya mobil melaju dari utara dan melintasi rel kereta tak berpalang pintu di Dusun Gondekan.
Sekitar pukul 23.14 WIB, tiba-tiba melintas KA Dhoho relasi Surabaya-Kertosono dari arah timur.
Dia mengatakan sejumlah orang sudah mengingatkan pengendara mobil.
"Sebenarnya sudah diteriaki sama orang-orang. Sudah diberi tahu kalau ada kereta tapi enggak tahu, entah tidak mendengar atau apa, mobil terus maju," katanya.
Mobil sempat terseret sekitar 100 meter.
"Terus masuk ke sawah (jatuh di sebelah utara rel," katanya.
6 meninggal, dua luka-luka
Dalam kejadian tersebut enam orang meninggal dan dua mengalami luka serius.
Mereka yang meninggal dunia adalah Wahyu Kuspoyo (42), Sutria Mingsih (38), Sumiyowati (60), Alinsya Mareta Mingkana (16).
Kemudian Az Zahra Rohima Khoirunnisa (13) dan Adelia (19), warga Nganjuk.
Baca juga: Daftar Identitas 6 Korban Tewas dalam Kecelakaan Maut Kereta Api Tabrak Minibus di Jombang
Sedangkan penumpang yang mengalami luka berat adalah Fikri (22) dan Arimbi (11).
Dokter jaga Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Jombang Muhammad Fahmi mengungkapkan, para korban dibawa ke RSUD Jombang pada Minggu (30/7/2023) dini hari.
Kedua korban yang dirawat, katanya, mengalami gejala gegar otak sedang.
"Yang pertama atas nama Arimbi, kemudian yang kedua laki-laki Fikri. Fikri ini ada gejala gegar orang sedang sama patah di tulang selangka," ungkapnya.
(Tribun-Medan.com/Alfiansyah)
Diolah dari berita tayang di Tribun-Medan.com
Sumber: Tribun Medan
Harta Kekayaan Haji Isam, Crazy Rich Batulicin Dapat Penghargaan dari Prabowo, Ini Gurita Bisnisnya |
![]() |
---|
Janda di NTB Dicor dan 'Ditanam' di Sumur oleh Pacar Sendiri, Imbas Cemburu Masih Chat Mantan |
![]() |
---|
Ustaz Kondang Asal Bandung dan Istri Diduga KDRT Anaknya, Imbas Minta Uang Kuliah dan Biaya Bulanan |
![]() |
---|
Dwi Hartono, Tersangka Pelaku Utama Pembunuhan Kacab Bank Ternyata Pernah Dibui, Memalsukan Ini |
![]() |
---|
Pratama Arhan & Azizah Salsha Sering Cekcok Sejak Awal Menikah, Arho Merasa Tak Dapat Kasih Sayang |
![]() |
---|