Materi Pembelajaran
Apa Yang di Makdsud Dengan Self Regulated Learning? Berikut Menurut Para Ahli 'Materi SMP Kelas 9'
Apa sih maksud dari self-regulated learning? singkatnya, Pembelajaran mandiri adalah salah satu domain pengaturan diri.
Editor: Tim TribunNewsmaker
TRIBUNNEWSMAKER.COM – Apa sih maksud dari self-regulated learning? singkatnya, Pembelajaran mandiri adalah salah satu domain pengaturan diri, dan paling selaras dengan tujuan pendidikan.
Sehingga, berdasarkan arti dari setiap kata, self yang artinya diri sendiri, regulated artinya pengelolaan, dan learning artinya belajar.
Self-regulated learning sendiri merupakan sikap pengelolaan diri dalam belajar. hal ini, di rasa penting bagi pelajar karena dapat mengetahui bagaimana tingkat pemahamannya terhadap suatu materi pembelajaran dan apa yang harus dia lakukan untuk mencapai hasil yang prestasi yang optimal.
Berikut pengertian self regulated learning (pembelajaran mandiri) menurut ahli, yaitu:
- Menurut Wolters
Self regulated learning adalah suatu model pembelajaran yang memberikan keleluasaan kepada siswa untuk mengelola secara efektif pembelajarannya sendiri dalam berbagai cara sehingga mencapai hasil belajar yang optimal.
- Menurut Kerlin
Self regulated learning adalah suatu usaha pembelajaran mandiri yang mendalam dan memanfaatkan sumber daya dan jaringan yang ada, memonitor dan meningkatkan proses yang mendalam.
Dengan kata lain, self regulated learning mengacu perencanaan dan memonitor proses kognitif dan afektif yang melibatkan keberhasilan menyelesaikan tugas-tugas akademik.
- Menurut Pintrich
Self regulated learning sebagai proses aktif dalam pembelajaran, mengarahkan tujuan pembelajaran, mengontrol proses pembelajaran, menumbuhkan motivasi sendiri (self- motivation) dan kepercayaan diri (self-efficacy), serta memilih atau mengatur aspek lingkungan untuk mendukung pembelajaran.
- Menurut Zimmerman
Self regulation merupakan sebuah proses dimana seseorang peserta didik mengaktifkan dan menopang kognisi, perilaku, dan perasaannya yang secara sistematis berorientasi pada pencapaian suatu tujuan. Ketika tujuan tersebut dalam aspek pendidikan, maka fokus perhatian adalah belajar dan mendapat nilai memuaskan.
- Menurut Gagne dan Marzano
Self regulated learning dilandasi oleh paham konstruktivisme, di mana pembelajaran dirancang dan dikelola sedemikian rupa sehingga mampu mendorong siswa untuk mengorganisasi pengalamannya sendiri menjadi suatu pengetahuan baru yang bermakna.
Pada proses pembelajaran, siswa tidak hanya menerima begitu saja apa yang disajikan guru melainkan juga membangun hubungan-hubungan baru dari konsep dan prinsip yang telah dipelajari berdasarkan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya.
- Menurut Ormrod
Self regulated learning merupakan sebuah pengaturan terhadap proses-proses kognitif agar kegiatan belajar dapat mencapai keberhasilan.
- Menurut Winne dan Nisbett
Self regulated learning adalah pemantauan diri dari pikiran, perasaan, dan perilaku untuk mencapai tujuan.
Tujuan ini mungkin bersifat akademis (peningkatan pemahaman saat membaca, menulis menjadi lebih terorganisir, belajar bagaimana melakukan perkalian, mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang relevan).
Atau mungkin sosial emosional (mengendalikan amarah seseorang, bergaul baik dengan rekan-rekan).
- Menurut Bandura
Self-regulated learning sebagai suatu keadaan di mana individu yang belajar sebagai pengendali aktivitas belajarnya sendiri, memonitor motivasi dan tujuan akademik, mengelola sumber daya manusia dan benda, serta menjadi perilaku dalam proses pengambilan keputusan dan pelaksana dalam proses belajar.
- Menurut Sunawan
Dalam pembelajaran self-regulated learning, untuk mengoptimalkan hasil belajar yang diperlukan, yaitu self-motivation, self-efficacy, dan self-evaluation selain potensi kecerdasan yang meliputi kecerdasan kognisi dan kecerdasan emosi, serta bakat. (Kompas.com/ Rina Kastori, Guru SMP Negeri 7 Muaro Jambi, Provinsi Jambi)
Diolah dai artikel Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Self-Regulated-Learning.jpg)