Breaking News:

Berita Viral

Bejat! Bocah SD di Cilacap Digagahi 7 Pemuda Dewasa Hingga Putus Sekolah, Hasil Visum Justru Aneh!

Kejadian menimpa seorang siswa SD di Bantarsari, Cilacap, yang mana dia menjadi korban tindakan asusila oleh orang dewasa.

Tayang:
Editor: Sinta Manila
kolase
Seorang anak sekolah dasar (SD) menjadi korban kebejatan tujuh orang dewasa. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kasus aneh terjadi di Cilacap, bahwa seorang anak sekolah dasar (SD) menjadi korban kebejatan tujuh orang dewasa.

Kejadian ini menimpa seorang siswa SD di Bantarsari, Cilacap, yang mana dia menjadi korban tindakan asusila oleh orang dewasa.

Tak cuma satu, sebanyak 7 orang dewasa ikut melecehkan bocah SD tersebut hingga berujung pelaporan ke polisi.

Baca juga: NESTAPA Remaja di Jember 3x Dicabuli Pria di Kebun, Lemas Dicekoki Pil, Dibuang di Hutan: Linglung

Adapun korban duduk di bangku kelas 5 SD yang ternyata sudah menjadi budak nafsu 7 orang pria ini sejak lama.

Kabarnya, korban sudah dilecehkan dan dicabuli sejak masih duduk di bangku kelas 2 SD.

Akan tetapi bocah itu baru berani melapor kepada orang tuanya pada bulan September 2023 ini.

Baca juga: Saya Kira Suami Wanita di Jambi Nyaris Dianiaya & Dicabuli Maling di Rumah: Anakku Kejang-kejang

Kabupaten Cilacap
Kabupaten Cilacap (Google)

Kian menyayat hati, pelaku tak bertanggung jawab yang sudah merusak masa depan bocah ini berjumah 7 orang.

Pihak keluarga telah melaporkan kasus ini kepada pihak berwajib yakni polisi.

kini korban pun telah melakukan visum di salah satu rumah sakit di Cilacap.

Baca juga: BEJAT! Syahwat Sudah Memenuhi Pikiran, Dukun Cabul Mamang Ompong Tega Rudapaksa Gadis 16 Tahun

Bahkan, urusan sekolah bocah tersebut, sudah putus di tengah jalan.

Yang lebih mengherankan lagi, pihak berwajib setelah melakukan visum memberikan informasi yang mengherankan.

Ilustrasi pelaku dan korban pencabulan.
Ilustrasi pelaku dan korban pencabulan. (Kompas.com)

Polresta Cilacap memberikan pernyataannya melalui laman media sosial.

"Untuk kasus viral pelecehan dan pencabulan yang terjadi di Desa Medeng, Bulaksari, Kecamatan Bantarsari, Cilacap,

kasus tersebut sudah diterima Polresta Cilacap dan kasus tersebut masih langkah pendalaman dan penyelidikan," tulis Polresta Cilacap.

Hasil Visum Normal

Baca juga: ASTAGFIRULLAH! Oknum Guru SD Cabul Nekat Rekam Murid Saat Telanjang Pelaku Diduga Alami Kelainan

Mengutip Tribun Banyumas, Kapolresta Cilacap, Kombes Pol Fannky Ani Sugiharto mengungkap bahwa anak yang diduga korban pencabulan telah melakukan visum di RSUD Cilacap pada, Rabu (27/9/2023).

dr Frianton Tua Saragi, SpOG (K) selaku dokter ahli menyatakan bahwa hasil visum anak tersebut normal.

Ilustrasi Pencabulan.
Ilustrasi Pencabulan. (Shutterstock)

Hasil visum tidak menunjukkan adanya bekas kekerasan atau luka di bagian tubuh anak.

"Jadi kasus dari Bantarsari itu dimintakan visum tanggal 27 September, hasilnya sudah kita sampaikan kemarin kepada penyidik.

Tapi ngga ada apa-apa kok, normal semua," ungkapnya.

"Karena hasil saksi ahli, hasil visum tidak bisa dibantah dan tidak mungkin dibelokkan.

Karena beliau (saksi ahli) di bawah sumpah, jadi tidak mungkin membuat hasil visum salah," ujar Kapolresta.

Lebih lanjut, Kapolresta menambahkan, berdasarkan hasil visum menurut dia pihaknya perlu melakukan pendalaman lebih lanjut.

Selain itu dikatakan Kapolresta pihaknya juga membutuhkan ahli psikologi untuk mendalami kasus, termasuk juga pendalaman terhadap orang tua anak.

BIADAB! 6 Pria di Bengkulu Gagahi Gadis Remaja, 3 Pelaku di Bawah Umur, Korban Digilir hingga Pingsan

Perbuatan bejat itu terjadi di Jalan Padang Panjang di Hutan Kota, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Kota Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, Selasa (19/9/2023).

Kemudian, orangtua korban melaporkan kejadian ini ke Mapolres Bengkulu Selatan.

Kasi Humas Polres Bengkulu Selatan Polda Bengkulu, AKP Sarmardi, membenarkan adanya peristiwa perkosaan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan enam pelaku.

Mendapatkan laporan itu polisi bergerak cepat serta meringkus keenam pelaku.

Mirisnya, tiga pelaku masih anak berstatus bawah umur.

"Keenam pelaku perkosaan telah diringkus, tiga di antaranya masih bawah umur," kata Sarmardi saat dikonfirmasi, Sabtu (23/9/2023).

Ilustrasi gadis remaja digilir oleh 6 orang pria.
Ilustrasi gadis remaja digilir oleh 6 orang pria. (Kompas.com)

Kronologi Kejadian

Kejadian ini bermula Sabtu, 16 September 2023 pukul 23.00 WIB.

Saat itu, korban bersama teman-teman prianya pergi ke kafe LAN untuk nongkrong.

Setelah di kafe, mereka berencana karaoke.

Namun di perjalanan, motor teman korban kehabisan bensin dan berhenti di hutan kota.

Saat motor berhenti, tiba-tiba ponsel korban dirampas salah satu temannya.

Baca juga: ASTAGFIRULLAH! Pria di Ende Tega Setubuhi Wanita Muda, Korban Dijadikan Budak Nafsu dan Disiksa

ILUSTRASI rudapaksa
ILUSTRASI korban rudapaksa. (Tribun)

Setelah itu korban langsung dibekap, dicekek, dibanting, ditarik paksa, dan diperkosa enam orang temannya secara bergantian.

"Korban diancam menggunakan pisau hingga akhinya korban hilang kesadaran (pingsan) setelah sadar dengan keadaan lemas." beber Sarmadi.

"Korban sadar mengetahui bahwa dirinya sudah dibawa ke penginapan hotel dan dipaksa kembali melakukan hubungan badan (diperkosa) oleh dua orang temannya secara bergantian," sambungnya.

Saat ini keenam pelaku ditahan di Mapolres Bengkulu Selatan. Hasil pemeriksaan polisi, pemicu pemerkosaan diduga para pelaku terpengaruh alkohol.

Artikel ini diolah dari GridPop.ID.

Tags:
bocah SDdicabuliCilacap
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved