Breaking News:

Berita Viral

TRAGIS! Stasiun Pengisian Elpiji di Konawe Terbakar, 4 Karyawan Jadi Korban, Tubuh Penuh Luka Bakar

4 orang karyawan menjadi korban akibat kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji atau SPBE di Desa Polua, Sampara, Konawe, Sulawesi Tenggara.

Editor: Eri Ariyanto
TribunSultra
Stasiun pengisian elpiji di Konawe terbakar, 4 karyawan jadi korban 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - 4 orang karyawan menjadi korban akibat kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji atau SPBE di Desa Polua, Sampara, Konawe, Sulawesi Tenggara.

Seperti diketahui, stasiun pengisian elpiji atau gas 3 kg milik PT Osu Wonua Perkasa tersebut terbakar pada Sabtu (07/10/2023) malam.

Akibat musibah itu, sebanyak 4 orang karyawan mengalami luka bakar.

Gedung Museum Nasional Terbakar: Lokasi kebakaran dikabarkan ini di Kelurahan Gambir, Kecamantan Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (16/9/2023) malam.
Ilustrasi kebakaran. (Twitter)

Baca juga: TERJERAT UTANG, Ibu Muda di Sidoarjo Nekat Tipu 8 Orang Pembeli Motor, Bawa Kabur Uang Rp 201 Juta

“Musibah tersebut mengakibatkan korban luka bakar sebanyak 4 empat orang,” kata Kepala Kepolisian Sektor atau Kapolsek Sampara, AKP Suhardi dalam keterangan tertulisnya.

Luka bakar dialami Farul pada bagian kepala dan kaki, Moran pada bagian kaki, dan Moran pada bagian tangan.

Satu korban lainnya yakni Madan mengalami luka bakar pada kepala, leher, dan kaki.

Keempat korban kebakaran stasiun pengisian elpiji 3 kg tersebut sementara mendapat perawatan di Puskesmas Puuwatu, Kota Kendari.

SPBE milik PT Osu Wonua Perkasa tersebut sebelumnya terbakar pada Sabtu malam sekitar pukul jam 20.10 wita.

Stasiun pengisian elpiji di Konawe terbakar, 4 karyawan jadi korban
Stasiun pengisian elpiji di Konawe terbakar, 4 karyawan jadi korban (TribunSultra)

Baca juga: BRUTAL! Tuduh Mencuri HP, 7 Anak di Bawah Umur di Wakatobi Pukul & Tendang Temannya hingga Kritis

Kebakaran besar tersebut membuat masyarakat yang tinggal disekitar stasiun pengisian gas 3 kg panik dan berlarian untuk melarikan diri.

Mereka keluar dari dalam rumah untuk menyelamatkan diri dan menjauhi SPBE karena merasa takut.

Berdasarkan keterangan dari manajemen PT Osu Wonua Perkasa melalui La Pemburu, pihak perusahaan akan menanggung penuh biaya perawatan dari para korban.

Dan pihak manajemen akan menjenguk para korban yang dirawat di Puskesmas Puuwatu,” tulis keterangan Kapolsek Sampara.

Gambar ini menunjukkan momen pernikahan sebelum kebakaran
Gambar ini menunjukkan momen pernikahan sebelum kebakaran (Dailymail.co.uk)

Berita Lainnya, Momen Dahsyat Kebakaran saat Pernikahan! Pengantin Dikhawatirkan Ikut Tewas Bersama 100 Orang Lain

Kebakaran besar terjadi di sebuah pesta pernikahan di kota utara Qaraqosh dekat Mosul, Irak.

Momen mengerikan terekam jelas saat si jago merah tiba-tiba melahap aula besar tempat pesta pernikahan.

Tepat saat pesta dansa mempelai di langsungkan, tiba-tiba api dengan cepat memanjat dinding sebelum material yang terbakar jatuh dari atap.

Baca juga: PENAMPAKAN Pocong Ikut Padamkan Kebakaran di Bandung, Polisi Kaget: Ya Allah, Bangkit dari Kubur!

Melansir dari dailymail.co.uk, sedikitnya 100 orang tewas dan lebih dari 150 orang terluka setelah kebakaran terjadi.

Pengantin baru Haneen dan Revan menari perlahan sebelum kobaran api, Haneen, yang mengenakan gaun pengantin putih besar, berbalik dengan ngeri melihat api dengan cepat berkobar.

Total 900 tamu yang panik bergegas menuju pintu keluar saat aula dilalap api dan dipenuhi asap beracun dalam hitungan detik.

Baca juga: Kebakaran di Sebuah Rumah di Rawamangun, Tetangga Sebut Ada yang Sengaja Bakar, Ada Bau Bensin

Korban selamat mengatakan banyak yang terjebak di dalam gedung yang terbakar karena mereka tidak dapat melihat menembus asap hitam.

Menurut pejabat kesehatan, lebih dari 100 orang yang tewas dalam kebakaran mematikan itu.

Kedua mempelai termasuk di antaranya korban, sementara 150 lainnya terluka dan 50 orang dalam kondisi kritis.

Ratusan tamu pernikahan, banyak dari mereka anak-anak, dilarikan ke rumah sakit dengan luka bakar parah di seluruh tubuh mereka.

Baca juga: 5 FAKTA Kebakaran Museum Nasional Jakarta: 4 Ruang Menyimpan Barang Sejarah Hangus Diduga Korsleting

Tamu pernikahan Rania Waad, yang mengalami luka bakar di tangannya.

Dia mengatakan bahwa saat Haneen dan Revan menari dengan lambat, kembang api mulai naik ke langit-langit dan seluruh aula terbakar.

"Kami tidak dapat melihat apa pun," kata remaja berusia 17 tahun itu sambil menahan isak tangisnya.

'Kami tercekik, kami tidak tahu bagaimana cara keluar.'

Pejabat pertahanan sipil yang dikutip oleh Kantor Berita Irak menggambarkan bagian luar aula pernikahan dihiasi dengan lapisan penutup yang sangat mudah terbakar dan ilegal di negara tersebut.
Pejabat pertahanan sipil yang dikutip oleh Kantor Berita Irak menggambarkan bagian luar aula pernikahan dihiasi dengan lapisan penutup yang sangat mudah terbakar dan ilegal di negara tersebut. (Dailymail.co.uk)

Tamu pernikahan lainnya juga mengatakan bahwa kobaran api tersebut disebabkan oleh kembang api yang dinyalakan saat pesta dansa.

"Mereka menyalakan kembang api. Benda itu mengenai langit-langit dan terbakar. Seluruh aula terbakar dalam hitungan detik." ujar seorang tamu yang selamat.

Rekaman mengerikan menunjukkan Haneen menyandarkan kepalanya pada Revan sementara dia memegang pinggangnya saat mereka berbagi tarian pertama mereka.

Namun dalam beberapa menit, pernikahan tersebut berubah menjadi mimpi buruk ketika kobaran api terjadi, menyebabkan pecahan material yang terbakar ke tanah di sekitar mereka. 

Para tamu yang panik mulai berlari keluar dari gedung yang terbakar, namun lebih dari 100 orang terjebak di dalam dan meninggal karena luka bakar dan menghirup asap. 

Baca juga: BABAK BARU Kebakaran di Bromo, Calon Pengantin Menyesal & Minta Maaf, Kades Tegas: Hukum Tetap Jalan

Eksterior aula pernikahan yang dihiasi dengan lapisan yang sangat mudah terbakar'dan ilegal di Irak.
Eksterior aula pernikahan yang dihiasi dengan lapisan yang sangat mudah terbakar'dan ilegal di Irak. (Dailymail.co.uk)

Suasana ricuh terlihat di luar gedung, para tamu berteriak minta tolong kepada petugas medis yang segera tiba di lokasi. 

Tamu pernikahan yang terluka kemudian terlihat terbaring di ranjang rumah sakit dengan perban menutupi luka bakar yang mereka derita akibat kobaran api yang mengerikan itu. 

Dubardani, seorang pejabat kesehatan di provinsi tersebut, mengatakan: 'Mayoritas dari mereka mengalami luka bakar total dan beberapa lainnya mengalami luka bakar 50 hingga 60 persen. 

Meskipun belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kebakaran tersebut, rekaman video menunjukkan kembang api melesat dari lantai acara dan menyalakan lampu gantung.

Hal ini diperparah dengan eksterior aula pernikahan yang dihiasi dengan lapisan yang 'sangat mudah terbakar'dan ilegal di Irak.

Bahaya ini diperparah dengan adanya pelepasan gas beracun yang terkait dengan pembakaran panel, yang mengandung plastik.

(TribunnewsSultra.com/Annisa Nurdiassa)

Diolah dari berita tayang di TribunnewsSultra.com

Tags:
berita viral hari iniStasiun Pengisian Elpijikaryawankorbanluka bakarKonawe
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved