Pilpres 2024
'Harus Diedukasi' Keresahan Ganjar Pranowo, Anak Muda Lebih Tertarik Gimmick daripada Program Capres
Generasi muda dinilai Ganjar Pranowo lebih tertarik kepada gimmick politik daripada visi misi capres cawapres.
Editor: Delta Lidina
Pilpres 2024 diwarnai sejumlah gimik dari ketiga pasangan capres cawapres dan para pendukungnya.
Misalnya pasangan nomor urut satu, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar sempat mengeluarkan gimik slepet sarung.
Kemudian, ada juga gaya bercanda Cak Imin yang kerap mengeluarka kata "Ga Bahaya Ta".
Sedangkan di pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, gimik yang dimainkan kubu ini yakni soal istilah "Gemoy".
Baca juga: Jargon Gemoy untuk Prabowo Dikritik, Gerindra: Si Pengritik Tak Bisa Inovatif & Kreatif Berpolitik
Dalam beberapa kesempatan, Prabowo terlihat begitu sering melakukan joget khasnya.
Sementara itu, dari pasangan nomor urut tiga Ganjar Pranowo-Mahfud MD, kerap berpose dengan simbol tangan layaknya dalam film Hunger Games.
Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menilai keberadaan gimik dalam sebuah pesta demokrasi adalah hal yang tidak bisa dihilangkan.
"Gimik itu semacam pernak pernik demokrasi, semacam aksesoris dalam pemilu jadi pasti akan ada," kata Ujang saat dihubungi, Jumat (1/12/2023).
Selain itu, kata Ujang, gimik politik juga menjadi aalah satu cara efektif untuk menyampaikan pesan kepada para pemilih.
Sifatnya yang ringan dan cair membuat lebih mudah diterima ketimbang cara pendekatan yang serius.
"Karena orang tidak bisa didekati dengan pendekatan serius, tapi gimik ini pendekatan yang ringan dan orang pada suka," kata Ujang.
Sejatinya tak ada yang salah dengan penerapan gimik politik dalam kontestasi pesta demokrasi.
Hanya saja, ia menekankan kepada para paslon capres cawapres untuk tidak sekadar menjual gimik politik.
Menurut Ujang, perang gimik juga harus dibarengi dengan adu gagasan di masa kampanye saat. ini.
"Jangan sampai pendekatan gimik ini mengurangi substansi dari pilpres itu, ya harus 50:50 lah idealnya.
Ide gagasan jalan, gimik juga mereka lakukan. Karena kalau menghilangkan gimik ya ga mungkin," kata Ujang.
(Dionisius Arya/Elga Hikari/TribunJakarta)
Diolah dari artikel TribunJakarta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Ganjar-Pranowo-resah-dengan-generasi-muda.jpg)