Breaking News:

'Baru 2 Hari Lalu' Sebelum Meninggal, Julian Masinis KA Baraya Sempat Rayakan Ultah Ke-3 Sang Anak

Sebelum meninggal dunia karena kecelakaan, Masinis KA Lokal Bandung Raya, Julian Dwi Setiyono ternyata sempat merayakan ulang tahun sang anak.

Instagram Julian
Julian, Masinis KA Bandung Raya sempat rayakan ulang tahun sang anak. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Sebelum meninggal dunia karena kecelakaan, Masinis KA Lokal Bandung Raya, Julian Dwi Setiyono ternyata sempat merayakan ulang tahun sang anak.z

Seperti yang diberitakan, Masinis KA Lokal Bandung Raya, Julian Dwi Setiyono menjadi satu dari empat korban tabrakan dengan KA Turangga di Cicalengka, Bandung.

Sedangkan tiga korban lainnya yakni Ponisan, asisten masinis KA Lokal Bandung Raya serta Andrian, pramugara KA Turangga, serta petugas keamanan commuter Bandung Raya.

Kecelakaan kereta api yang terjadi di Jalan Petak Cicalengka-Haurpugur, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (5/1/2024) menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.

Begitu juga dengan keluarga Julian, sang masinis.

Baca juga: Postingan Terakhir Masinis KA Baraya yang Jadi Korban Tewas, Unggah Video Kematian, Bak Firasat?

Postingan terakhir Masinis Julian Dwi Setiono yang jadi korban tewas dalam kecelakaan KA Turangga dan Ka Baraya di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (5/1/2024).
Masinis Julian Dwi Setiono yang jadi korban tewas dalam kecelakaan KA Turangga dan Ka Baraya di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (5/1/2024). (Twitter @rifastudying_)

Terlebih Julian ternyata baru saja merayakan ulang tahun anak semata wayangnya, tepatnya dua hari lalu sebelum peristiwa tabrakan.

Putri Julian, Ayasha diketahui baru berulang tahun yang ke-3 pada 3 Januari 2024 lalu.

Hal itu juga diperkuat dengan postingan Julian di Instagram.

Ia pernah mengunggah potret sang anak dan bertuliskan tanggal lahirnya, yakni 3 Januari 2021.

Julian Masinis KA Bandung Raya sempat rayakan ultah anak.
Julian Masinis KA Bandung Raya sempat rayakan ultah anak.

Kini Julian pun bergi meninggalkan istri, Santika Fujasari (28) dan anaknya yang masih balita.

Kesedihan juga dirasakan oleh Iah Khodijah (48), yang merupakan ibu mertua Juliam.

Iah Khodijah mengatakan, menantunya itu sebentar lagi juga akan merayakan ulang tahun pernikahan.

"Sebenarnya sebentar lagi (Julian) mau merayakan ulang tahun pernikahan yang kelima pada bulan Maret nanti," ujar Iah saat ditemui di rumah duka, Jumat (5/1/2023), dikutip dari TribunJabar.

Namun kini rencana untuk merayakan ulang tahun pernikahan pun pupus.

Julian dan Santika diketahui telah menikah pada tahun 2019 lalu.

 kecelakaan maut KA Turangga vs KA Baraya di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (5/1/2024).
kecelakaan maut KA Turangga vs KA Baraya di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (5/1/2024). (TribunJabar/Lutfi AM)

Postingan Terakhir Masinis KA Baraya yang Jadi Korban Tewas, Unggah Video Soal Kematian

Insiden tabrakan maut kereta api KA Turangga yang adu banteng dengan KA Baraya menyisakan duka mendalam.

Peristiwa ini tepatnya terjadi di kilometer 181+5/4 petak Cicalengka-Haurpugur, di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (5/1/2024) pukul 06.03 WIB.

Korban tewas dari kecelakaan itu sejauh ini berjumlah 3 orang, di antaranya masinis, asisten masinis dan seorang pramugara muda.

Adapun KA Turangga melaju dari arah Surabaya Gubeng dengan tujuan akhir Bandung.

Sebaliknya, Kereta Api Baraya melaju dari arah Padalarang dengan tujuan akhir Cicalengka.

Dalam peristwa ini dua orang masinis kereta api dipastikan meninggal dunia.

Masinis KA Commuter Bandung Raya Julian Dwi Setiono jadi korban meninggal kecelakaan kereta di Cicalengka Kabupaten Bandung tersebut.

Kini postingan terakhir KA Turangga dan Bandung Raya jadi sorotan publik, bak menjadi firasat.

Masinis KA Bandung Raya jurusan Padalarang - Cicalengka, Julian Dwi setiono memposting ceramah soal kematian.

Adapun postingan dalam Instagram Julian Dwi Setiono ini terakhir pada tanggal 20 Desember 2023.

Dalam postingan berisi ceramah tentang kematian.

Baca juga: HISTERIS Ibu Korban Tewas Kecelakaan KA Turangga vs KA Baraya, Sebut-sebut Nama Anak saat Evakuasi

"Dan banyak orang yang hidup jasadnya tapi mati hatinya. Para ulama mengatakan orang yang paling buruk adalah orang yang mati hatinya sebelum mati fisiknya," ungkap dalam narasi unggahan @zuliands.

Itulah potongan dari video postingan terakhir masinis korban tabrakan KA Turangga dan KA Bandung Raya di Cicalengka, seperti dilansir dari TribunnewsBogor.com, Jumat (5/1/2024).

Kendati begitu, isi postingan Julian Dwi Setiono memang didominasi video tentang ceramah keagamaan.

Ia juga pernah memposting dua anak dan istrinya.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo menerangkan sementara ini ada tiga orang tewas akibat tabrakan KA Turangga dan KA Bandung Raya.

Tiga korban tewas merupakan kru kereta.

Korban tabrakan KA Turangga dan KA Bandung Raya di antaranya:

- Masinis KA Kereta Rel Diesel (KRD) Lokal Padalarang Cicalengka atas nama Julian Dwi Setiono

- Asisten Masinis KA KRD Lokal Padalarang-Cicalengka atas nama Ponisan

- Pramugara KA Turangga atas nama Andrian.

Kecelakaan KA Turangga dengan KA Bandung Raya terjadi pada pukul 06.03 WIB.

Baca juga: DAFTAR Korban Kecelakaan KA Turangga vs KA Baraya, Termasuk Masinis & Pramugara Masih Usia 22 Tahun

Kronologi kejadian

Tabrakan KA Turangga vs KA Lokal ini diceritakan oleh seorang penumpang selamat bernama Heri Aliyudin.

Ia mengaku berada di gerbong 3 dan situasinya saat itu banyak penumpang yang masih tertidur.

"Saya setelah jam 05.00, salat shubuh, kemudian kurang lebih 2 jam lagi nyampe, saya tidak tidur. Jadi saya dalam posisi tidak tertidur. Jadi saya turunin bawaan saya satu per satu dari atas. Jadi kebanyakan yang masih tidur, banyak yang terlempar," kata Heri, dikutip Tribun Jatim dari Kompas TV via Surya, Jumat.

"Terlempar masih di gerbong. Kemudian semua bawaan dari atas turun semua. Saat itu kita semua panik. Saya memberanikan diri lihat keluar, ternyata ada tabrakan," ucapnya.

Kecelakaan kereta api di Cicalengka, Bandung, dua kereta adu banteng hingga gerbong terbalik
Kecelakaan kereta api di Cicalengka, Bandung, dua kereta adu banteng hingga gerbong terbalik (Lutfi AM/TribunJabar)

Menurut dia, benturan dalam tabrakan tersebut amat keras dan membuat panik seluruh penumpang yang ada di dalam gerbong.

"Benturan terjadi sangat keras. Ini salah satu kejadian yang baru saya alami. Saya sendirian karena ada tugas kantor dari Surabaya jam 8 malam," ujarnya.

Saat ini, dirinya dengan penumpang lainnya sedang dalam proses evakuasi menggunakan mobil untuk menuju stasiun terdekat dari lokasi kecelakaan.

(TribunNewsmaker/Listusista) (TribunSumsel)

Sebagian artikel diolah dari TribunSumsel

Tags:
Julianmasiniskereta apitabrakanBandung RayaKA Turangga
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved