Breaking News:

Berita Viral

TRAGIS! Mancing Berujung Maut, 3 Orang di Tabalong Tewas Tenggelam di Danau Bekas Kerukan Perumahan

Tiga orang pemancing tewas tenggelam di danau bekas kerukan perumahan di Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Editor: Eri Ariyanto
Kompas.com
3 orang pemancing di Tabalong tewas tenggelam di Danau bekas kerukan perumahan 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Tiga orang pemancing tewas tenggelam di danau bekas kerukan perumahan di Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Insiden nahas itu tepatnya terjadi pada hari Sabtu (6/1/2024) kemarin.

Peristiwa tersebut terjadi saat empat orang bernama Memet (48), Agus (52), Riyadi (47), dan Siswo (50), pergi memancing bersama.

Pria tewas tenggelam di Pantai Indah Kapu Kolaka
Ilustrasi korban tewas tenggelam. (TribunSultra)

Baca juga: INNALILLAHI! Tertidur Lelap saat Rumah Terbakar, Bocah 6 Tahun di Tallo Makassar Tewas Terpanggang

Beberapa saat kemudian Siswo terjatuh saat hendak menyeberang.

Memet pun segera terjun ke danau untuk menolong.

Namun Memet merasa kewalahan dan tak mau ambil risiko hingga akhirnya memilih menepi.

Sementara itu korban bernama Agus juga berusaha menolong kedua rekannya itu. Namun dirinya justru ikut tenggelam.

"Agus ini ingin membantu tetapi ternyata ikut tenggelam," jelas Koordinator Basarnas Tabalong, Maulana

Sementara itu, melihat dua rekannya tenggelam, korban bernama Riyadi berusaha menolong.

Namun dirinya justru ikut terseret.

Melihat situasi itu, Memet segera mencari pertolongan kepada warga dan Tim SAR.

3 orang pemancing di Tabalong tewas tenggelam di Danau bekas kerukan perumahan
3 orang pemancing di Tabalong tewas tenggelam di Danau bekas kerukan perumahan (Kompas.com)

Baca juga: TRAGIS! Nekat Cari Potongan Kayu Hanyut, Pria di Ngawi Malah Hilang Terseret Arus Bengawan Solo

Petugas akhirnya melakukan penyisiran dan menemukan ketiga korban sudah tak bernyawa.

"Tepatnya di danau bekas kerukan perumahan," ujar Maulana, Sabtu. 

Setelah berhasil dievakuasi, ketiga korban segera dibawan ke RS. Badaruddin Kasim Mubarai.

Sementara itu aparat Kepolisian Sektor Murung Pudak tengah menyelidiki kasus tersebut.

ILUSTRASI - bocah tenggelam
ILUSTRASI - bocah tenggelam (iStock)

Ditinggal Ortu Selfie saat Liburan di Pelabuhan Probolinggo, 1 Anak Tewas Tenggelam

Seorang anak dinyatakan tewas setelah tenggelam ketika berwisata kum-kum di Pelabuhan Kota Probolinggo pada Minggu, (5//11/2023), pagi.

Anak tersebut tenggelam saat berendam di laut ketika orang tuanya sibuk berselfie ria menggunakan gadgetnya.

Mendapati anaknya tenggelam, orang tua korban langsung syok dan seolah tak percaya.

Kejadian ini bermula ketika dua bocah bernama Arjuna dan Alvian berusia 8 tahun tengah berendam bermain air.

Arjuna masih bisa diselamatkan, tetapi Alvian meninggal dunia di lokasi.

Menurut seorang pengunjung wisata kum-kum atau wisata berendam di laut, Supriyadi, terjadi kehebohan saat Arjuna diselamatkan warga seusai tenggelam lantaran tidak bisa berenang.

Baca juga: BERENANG Berempat di Pantai Taipa, Konawe, Remaja Ini Syok Pulang Tinggal 3 Orang:1 Terseret Ombak

Baca juga: DETIK-DETIK Perahu Terbelah Dihantam Ombak, Pencari Ubur-ubur Hilang di Perairan Cilacap:Warga Geger

"Dua bocah tenggelam, satu orang meninggal dunia. Arjuna diketahui warga yang juga sedang kum-kum tenggelam sambil mengangkat tangan. Warga kemudian menolongnya," kata Supriyadi.

Warga kemudian memberikan pertolongan pertama berupa napas buatan kepada Arjuna.

Saat mobil ambulans datang, Arjuna kemudian sadar dan mengatakan kepada warga bahwa sepupunya, Alvian, juga tenggelam karena berenang bersama dirinya.

Sejumlah pengunjung pun kembali melakukan pencarian.

Sekitar 30 menit kemudian, Alvian ditemukan warga dan dia tidak bernyawa lagi.

"Saat kejadian air laut setinggi lutut orang dewasa, tidak begitu dalam." ujarnya.

"Namun karena kedua bocah itu tidak bisa berenang akhirnya tenggelam," tambah Supriyadi.

ILUSTRASI bocah tenggelam Probolinggo dan dievakuasi ambulans
ILUSTRASI bocah tenggelam Probolinggo dan dievakuasi ambulans (Kompas.com/Humas SAR Mataram dan Istimewa)

Supriyadi mengatakan, Arjuna datang ke wisata kum-kum bersama kedua orang tuanya.

Saat Arjuna dibawa ke mobil ambulans, kedua orang tuanya baru datang.

Orang tua baru menyadari bawah anaknya tenggelam.

"Orang tuanya mengaku habis selfie di sebelah selatan wisata kum-kum," jelas Supriyadi.

Arjuna dan jenazah Alvian kemudian dibawa ambulans ke RSUD dr Moh Saleh Kota Probolinggo.

Supriyadi meminta agar disiagakan petugas penyelamat atau keamanan di lokasi wisata kum-kum tersebut.

Dia meminta fasilitas publik gratis maupun berbayar.

Baca juga: DETIK-DETIK Kecelakaan Kapal di Konawe, Terbalik Dihantam Ombak Ganas, 19 Turis Terapung di Lautan

ILUSTRASI tenggelam
ILUSTRASI tenggelam (Tribun)

Sebab wisata kum-kum fasilitas publik yang bisa dinikmati khalayak ramai.

Sementara Warsini (59), nenek Alvian, terpukul setelah melihat cucunya meninggal dunia di RSUD dr Moh Saleh.

Menurut Warsini, Alvian diajak sepupunya, Arjuna, untuk mandi di laut di wisata kum-kum pelabuhan Kota Probolinggo.

"Ternyata musibah terjadi, Alvian meninggal dunia karena tidak bisa berenang," tutur Warsini.

Kedua orang tua Alvian tidak ikut menemani Alvian karena sedang bekerja.

Polisi masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

Polisi juga berusaha mencari tahu penyebab kematian Alvian.

Hingga kini keluarga masih diselimuti rasa duka mendalam.

Meski demikian, mereka berusaha mengikhlaskan kepergian korban.

Diolah dari berita tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Tags:
berita viral hari inipemancingtewas tenggelamTabalong
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved