Innalillahi! Berita Duka: Nirwan Kepala Desa di Luwu Utara Sulsel Tewas Digigit Ular, Baru Saja!
Kepala Desa Parrara, Kecamatan Sabbang, Luwu Utara Nirwan meninggal dunia, Jumat (19/4/2024), diduga akibat tergigit ular berbisa.
Editor: Sinta Manila
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Seekor ular hitam menggigit Kepala Desa Parrara saat sedang berada di kebun.
Gigitan ular itu hingga menyebabkan nyawa kepala desa sudah tak bisa diselamatkan lagi.
Kematikan Kepala Desa Parrara bahkan disaksikan warga yang terjadi pada siang hari kala mereka di kebun.
Baca juga: Kaki Bocah di Purwakarta Gosong Setelah Digigit Ular Tanah, Begini Penjelasan Ahli, Terjadi 2-3 Hari
Kepala Desa Parrara, Kecamatan Sabbang, Luwu Utara Nirwan meninggal dunia, Jumat (19/4/2024).
Penyebab kematian Nirwan diduga akibat tergigit ular berbisa.
Kematian Nirwan dibenarkan oleh Kapolsek Sabbang, Iptu Jusman, Jumat (19/4/2024).
"Benar bahwa Kepala Desa Parrara meninggal dunia," kata Iptu Jusman, Jumat (19/4/2024).
Kapolsek Sabbang belum dapat menyampaikan penyebab pasti kematian kepala Desa Parrara itu.
"Penyebabnya belum dapat diketahui pasti karena tim inafis dari Polres sementara menuju ke lokasi untuk mengidentifikasi, " tutupnya.
Baca juga: DI LUAR NALAR Suami Kubur Istri Hidup-hidup di Kotoran Sapi Karena Digigit Ular, Masih Percaya Mitos

Sementara, keponakan Nirwan juga membenarkan kematian pamannya.
"Om ku meninggal tadi siang. Meninggal dunia di kebun dan dilihat sama warga, " kata Ainun.
Ia juga tidak dapat memastikan penyebab kematian pamannya tersebut.
Namun ada dugaan akibat tergigit ular hitam saat di kebun.
Baca juga: FOTO Lawas Digigit Ular Jadi Meme & Viral, Begini Kabar Si Wanita, Suami Bongkar Cerita di Baliknya
Lantas, bagaimana cara mengatasi gigitan ular?
Ada lebih dari 3.000 spesies ular di seluruh dunia dan dapat ditemukan di mana-mana kecuali di Antartika, Islandia, Irlandia, Greenland, dan Selandia Baru, dilansir dari National Geographic.
Dari jumlah tersebut, ada sekitar 600 spesies ular berbisa. Kemudian, ada sekitar 200 atau tujuh persen yang mampu membunuh atau melukai manusia secara signifikan.
Gigitan ular berbisa mampu mengancam nyawa seseorang.

Cara mengatasi gigitan ular
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah di Rumah Sakit (RS) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Habibie Arifianto menyampaikan, penanganan untuk gigitan ular tergantung pada jenis ularnya, apakah ular berbisa atau tidak.
"Ada basic rules (aturan dasar) terkait dengan cara mengobati gigitan ular," ujarnya kepada Kompas.com, Senin (8/5/2023).
Berikut ini adalah aturan dasar pertolongan pertama saat mengalami gigitan ular:
- Imobilisasikan atau kurangi pergerakan pada area yang terkena gigitan.
- Jangan diisap/disilet/diikat terlalu kencang.
- Apabila terkena mata, jangan digosok dan segera basuh dengan air mengalir.
- Segera ke pusat kesehatan terdekat untuk mendapatkan suntik antibisa ular atau antitetanus.
Penanganan ular berbisa dan tidak berbisa
Ketua Taman Belajar Ular Indonesia (TABU) Erwandi Elang Supriadi menjelaskan langkah-langkah pertolongan pertama saat mengalami gigitan ular berbisa dan tidak berbisa.
"Ada perbedaan penanganan saat mengalami gigitan ular berbisa dan tidak berbisa," ujarnya terpisah kepada Kompas.com, Senin.
Penanganan saat terkena gigitan ular tidak berbisa
- Letakkan posisi tangan di atas jantung agar luka tidak terjadi pendarahan.
- Bersihkan luka dengan air bersih atau menggunakan cairan desinfektan.
- Berikan betadine pada luka agar tidak menjadi infeksi.
- Tutup luka menggunakan kain kasa atau kapas untuk mencegah luka terinfeksi.
- Jika mengalami luka gigitan besar, segera bawa ke rumah sakit atau klinik agar luka bisa dijahit. Namun jika mengalami luka kecil, maka tidak perlu di jahit.
Erwandi juga mengungkapkan, apabila terjadi luka gigitan besar dan banyak darah yang mengalir, maka seseorang bisa menggunakan daun pisang.
"Caranya kunyah daun pisang tersebut sampai halus, lalu tempelkan ke luka, maka tidak sampai 5 menit darah akan berhenti," ungkapnya.
"Bisa menggunakan daun pisang apa saja, baik itu daun pisang tua ataupun muda," sambungnya.
Penanganan saat terkena gigitan ular berbisa:
Saat mengalami gigitan ular yang berbisa tinggi, maka biasanya luka tidak banyak mengeluarkan darah. Di sisi lain, seseorang akan merasakan panas pada tubuh dan di area luka tersebut.
Berikut beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menangani luka gigitan ular berbisa:
- Jangan panik, hal ini bertujuan agar peredaran darah tetap normal dan bisa memikirkan cara penanganannya.
- Jauhkan korban dari ular agar tidak terjadi gigitan kedua ataupun ketiga.
- Posisikan tubuh dengan cara duduk dan jangan tiduran.
- Kemudian ikat dengan tali atau apapun di atas luka gigitan, namun jangan terlalu kencang (dengan ikatan longgar).
- Setelah itu, ikat kembali luka dengan menggunakan kayu, seperti pada penanganan patah tulang. Hal ini untuk memastikan korban tidak terlalu banyak bergerak.
- Segera bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dari tim medis.
- Berikan korban air mineral supaya tubuhnya tidak mengalami dehidrasi dan berikan madu ataupun susu untuk menambah antibodi korban.
- Usahakan agar korban tidak sampai tertidur atau pingsan, ajak bicara sebisa mungkin hingga sampai di rumah sakit.
Hal-hal keliru terkait penanganan gigitan ular

Berikut adalah hal yang harus diperhatikan:
1. Jangan diisap
Pakar gigitan ular dan toksikologi, dr Tri Maharani menjelaskan, saat menangani gigitan ular, jangan mengisap racun ular tersebut. Hal ini karena racun atau bisa ular itu sebenarnya tidak masuk melalui pembuluh darah, melainkan kelenjar getah bening.
Oleh karena itu, langkah awal seperti mengisap darah, mengikat terlalu kencang, atau memijat luka gigitan ular justru memudahkan racun menyebar ke bagian tubuh lain.
Tri menyampaikan, pertolongan pertama yang paling tepat yakni dengan imobilisasi atau membuat bagian tubuh yang tergigit tidak bergerak sepenuhnya.
"Setelah mendapat pertolongan pertama, tanpa terkecuali pasien harus segera dibawa ke fasilitas layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis," ungkapnya dilansir dari Kompas.com (21/12/2022).
2. Segera bawa ke layanan kesehatan
Selanjutnya, dokter yang kerap disapa Maha ini menegaskan, terlepas dari apa itu jenis ularnya (berbisa maupun tidak), korban gigitan ular harus tetap segera dibawa ke layanan kesehatan untuk mendapatkan perawatan medis
(Tribunnewsmaker.com/TribunTimur.com/Kompas.com)
Sumber: Tribun Timur
Sopir Bersaksi: Perintah dari Sosok Atasan agar Rantis Tetap Jalan, Akhirnya Lindas Affan Kurniawan |
![]() |
---|
'Tindak Tegas' Janji Kapolri Listyo Sigit kepada Keluarga Affan, Driver Ojol yang Dilindas Rantis |
![]() |
---|
Misteri Keberadaan Motor & HP Affan Kurniawan, Terakhir Dipakai Antar Makanan lalu Raib Entah Kemana |
![]() |
---|
5 Tuntutan Demo Mahasiswa Jumat 29 Agustus di Polda Metro Jaya, Minta Copot Kapolda hingga Kapolri |
![]() |
---|
Perintah Tegas Presiden Prabowo Imbas Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis saat Demo: 'Kami Catat!' |
![]() |
---|