Pulangkan Korea Selatan di Piala Asia U-23 2024, Pelatih Shin Tae-yong Dianggap Tak Cinta Tanah Air
Pulangkan Korea Selatan di Piala Asia U-23 2024, pelatih Shin Tae-yong dianggap tak cinta tanah air.
Editor: Candra Isriadhi
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Pulangkan Korea Selatan di Piala Asia U-23 2024, pelatih Shin Tae-yong dianggap tak cinta tanah air.
Netizen Korea Selatan langsung menyebut jika pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong sebagai penghianat.
Hal itu akibat dari Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Korea pada laga Semifinal Piala Asia U-23 pada Jumat (26/4/2024) dini hari.
Indonesia dipastikan melaju ke babak semifinal setelah Timnas menang dari Korea Selatan 11-10 pada babak adu penalti. Kedua tim sempat bermain imbang 2-2 selama waktu normal dan tambahan sehingga diadakan adu penalti.
Berikut beberapa kekesalan netizen Korea yang dikutip dari media sosial Twitter atau X pada Jumat (26/4).
"Semoga bohong. Kita kalah adu penalti melawan Indonesia, kita tidak bisa ikut olimpiade untuk pertama kalinya sejak olimpiade 1988, dan Jepang yang kalah dari kita menang. melawan Qatar dan melaju ke semifinal," tulis akun X @xhewwo.
Baca juga: Terakhir Kali Timnas Indonesia Menang Lawan Korea Selatan, saat Coach Shin Tae-yong Masih Balita
"Sebelum melihat ini: Shin Taeyong melakukan tugasnya. Pasti gila karena orang Indonesia menyukainya. Setelah melihat ini: Anda adalah seorang pengkhianat. Jangan datang ke Korea," tulis akun X @NkihK.
"Jika Anda pernah melihat Shin Tae-yong keluar dan memberikan latihan taktis di Let's Get Together, Anda pasti tahu kalau dia bukanlah orang biasa. Netralkan serangan lawan dengan taktik menggerakkan dua orang dalam satu garis lurus bertahan, dan sebaliknya saat menyerang, pindah ke sisi penyerang lalu menyerang secara tiba-tiba. Apakah kamu mengatakannya lagi kali ini?," tulis akun @Arnold28341985.

Media Korea Selatan Puji Timnas Indonesia
"Kemenangan KO atas Hwang Sun-hong, Shin Tae-yong tidak mundur," tulis reporter SPOTV Korea Selatan, Cho Yong-woon.
Media Korea Selatan tersebut menggambarkan pasukan Shin Tae-yong seperti petarung yang terus maju meski menerima berbagai pukulan telak.
"Shin Tae-yong menahan Korsel dengan serangan, bukan bertahan, meski unggul satu gol," tulis SPOTV Korsel.
Secara penciptaan peluang, pasukan Indonesia besutan Shin Tae-yong memang unggul jauh atas Korsel arahan Hwang Sun-hong.
Sepanjang 120 menit bertanding, timnas U23 Indonesia menciptakan total 21 tembakan, dengan lima di antaranya tepat sasaran.
Jadi Penentu Kemenangan Timnas, Pratama Arhan Ucap Terima Kasih, Video Call Ibu: Selalu Minta Doa
Inilah reaksi Pratama Arhan usai jadi penentu kemenangan Timnas Indonesia masuk ke babak semifinal Piala Asia U-23.
Timnas Indonesia berhasil masuk semifinal setelah mengalahkan Korea Selatan di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar, pada Jumat dinihari, (26/4/2024).
Dalam pertandingan tersebut, Pratama Arhan menjadi sosok kunci kemenangan "Garuda Muda".
Sebagai eksekutor terakhir, sepakannya berhasil merobek gawang Baek Jong-beom.
Menanggapi kemenangan itu, Lewat Instagram Timnas Indonesia, Arhan berterima kasih atas dukungan untuk timnas U23 Indonesia.
Ia berharap dukungan dan doa terus mengiringi Garuda Muda, agar bisa terbang tinggi.
Baca juga: Pelukan Hangat Azizah Salsha & Pratama Arhan setelah Kalahkan Korsel, Terhalang Pembatas Tribun

"Halo sobat garuda yang sudah mendukung timnas Indonesia. Saya mengucapkan terima kasih," kata Arhan dalam video yang diunggah di Instagram Timnas Indonesia. Jumat (26/4/2024).
"Saya minta dukungan dan doanya lagi di pertandingan selanjutnya bisa mendapat hasil yang terbaik," tutur Arhan melanjutkan.
Kemenangan atas Korea Selatan membuat Indonesia merusak rekor pasukan Taegeuk yang sebelumnya selalu lolos ke Olimpiade sejak 1988.
Di sisi lain, keberhasilan Indonesia ke semifinal Piala Asia U23 2024 membuka peluang Garuda Muda melangkah ke Olimpiade Paris 2024.
Diiringi Doa Sang Ibu Saat Bertanding
Kesuksesan Pratama Arhan sepertinya tak luput dari terkabulnya doa sang ibunda, Surati. Ia mengatakan, setiap putranya hendak berlaga, Arhan selalu minta didoakan.
"Setiap hari VC (video call) ibu dan tiap main selalu minta doa restu ke ibu, habis main pun selalu telepon ibu," ujarnya di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Rabu (24/4/2024), dikutip dari Kompas.com
Selain memohon kelancaran saat bertanding, Arhan juga minta didoakan agar selalu diberi kesehatan, kekuatan, dan kemenangan.
Surati menceritakan, tiap kali Arhan dan kawan-kawan meraih kemenangan, pesepak bola berusia 22 tahun itu akan mengabarkannya ke sang ibu.
"Bu, menang," ucap Surati menirukan Arhan.
Baca juga: Pratama Arhan Didepak Tokyo Verdy, Sudah Siap Pindah Usai Jarang Dapat Menit Bermain, Ini Kata Agen

Keberhasilan Pratama Arhan dan Timnas Indonesia dalam Piala Asia U23 2024 ini membuat Surati bangga.
"Respons dari keluarga sangat bangga melihat anaknya bertanding dengan cukup baik, dan alhamdulillah bisa menang," ungkapnya.
Dia berharap agar Arhan menjadi lebih baik dan tetap berusaha serta bekerja keras.
Walaupun Pratama Arhan dkk. telah berhasil menorehkan catatan sejarah di Piala Asia U23, Surati berpesan kepada buah hatinya dan rekan satu timnya agar jangan terlalu puas.
"Jangan puas dulu, harus masih berlanjut, pertandingan masih harus berjalan. Intinya kerja sama harus lebih baik lagi agar mendapat hasil maskimal," tuturnya.
Sumber: Kompas.com
Sosok Jazlyn Kayla Firyal, Bek Tangguh Timnas Putri Indonesia Main Apik di Piala AFF U16 2025 |
![]() |
---|
Sosok Bruno Tubarao Pemain Baru Persija, Dari Brasil, Persib dan Dewa United Dibuat Ketar-ketir |
![]() |
---|
NONTON Live Streaming Timnas U17 Indonesia vs Mali, Mathew Baker Penentu, Nonton Gratis di Indosiar |
![]() |
---|
Sosok & Profil Afra Hasna Nurhaliza, Setter & Kapten Timnas Voli Indonesia di Piala Dunia Voli U21 |
![]() |
---|
2 Kali Menang, Persija Belum Puas! Macan Kemayoran Tambah Amunisi Mewah, Satu Lagi dari Brasil |
![]() |
---|