Breaking News:

Kabupaten Klaten

Progres Pembangunan Miniatur Tempat Ibadah di GBK Klaten, Sekda Jajang Prihono: Desember Rampung!

Pembangunan lima miniatur tempat ibadah di Kompleks Grha Bung Karno diperkirakan rampung Desember 2024 mendatang.

Tayang:
Editor: Delta Lidina
TribunSolo/Ibnu Dwi Tamtomo
Para pekerja saat membangun miniatur tempat ibadah yang berada di Kompleks Grha Bung Karno, (30/10/2024). 

TRIBUNNEWSMAKER.COM, KLATEN - Pembangunan lima miniatur tempat ibadah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Klaten di Kompleks Grha Bung Karno, Kelurahan Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah, Klaten diperkirakan rampung Desember 2024 mendatang.

Lima tempat ibadah yang dibangun menyusul masjid yang sudah berdiri sebelumnya, diantaranya dua gereja untuk Katolik, Kristen, Pura, Klenteng, dan Vihara. 

"Sejauh ini progresnya baik, kemarin memang sempat ada deviasi (negatif) namun masih dibatas toleransi," Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Klaten Jajang Prihono, Senin (6/11/2024).

Melihat kondisi tersebut, Jajang menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan monitoring terhadap pihak pelaksana agar dapat menyelesaikan pembangunan bangunan simbol keberagaman tersebut. 

"Ini kami dorong agar segera diselesaikan karena ini sudah masuk akhir tahun atau akhir kontrak dan kita minta assisten dua yang membawahi untuk memonitor terus dan lakukan pengecekan di lapangan, seperti apa progresnya," jelasnya. 

Baca juga: Keseriusan Pemkab Klaten Penuhi Hak Dasar Anak, DISSOSP3APPKB Siapkan Perbup Kabupaten Ramah Anak

"Kalau ditemukan kendala harus segera ditemukan solusi untuk percepatan penyelesaiannya. Karena mumpung masih ada waktu dan musimnya belum setiap hari hujan sehingga bisa mengejar ketertinggalan," imbuhnya. 

Lebih lanjut Sekda Jajang menjelaskan jika deviasi tersebut diakibatkan beberapa detail yang belum terpenuhi seperti pernak-pernik dan kerajinan tangan atau handmade. 

Namun ia meyakini semua akan tetap sesuai jadwal yang telah ditetapkan. 

"Deviasi, biasanya terjadi pada bahan cetak dari pabrikan atau bahan handmade, karena biasanya banyak pernak-pernik dan itu yang cukup butuh waktu untuk mendapatkan itu." 

"Tapi Insyaallah semua sesuai jadwal," tegasnya. 

Sekretaris Kabupaten Klaten Jajang Prihono.
Sekretaris Kabupaten Klaten Jajang Prihono. (TribunSolo.com/Ibnu Dwi Tamtomo)

"Sampai saat ini on the track karena deviasinya kecil sehingga optimis masih bisa dikejar," imbuhnya. 

Terkait peresmian, dirinya mengatakan jika itu bakal dilakukan setelah masa pemeliharaan usai. 

"Selesai kontrak pertengahan Desember, namun setelah selesai masih ada masa pemeliharaan sebelum diresmikan," ujarnya. 

"Kalau peresmian kita lihat setelah serah terima. Apakah sudah layak dan oke dimasa pemeliharaan tentu akan kami lakukan (peresmian)." 

"Insyaallah akan kita lakukan sebelum masa jabatan bupati berakhir yakni diawal tahun antara Januari atau Februari akan kita resmikan," pungkasnya. 

Miniatur rumah ibadah kini tengah dibangun, di Kompleks Grha Bung Karno (GBK), Kelurahan Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah, Klaten.

Miniatur rumah-rumah ibadah tersebut dibangun di sisi barat Gedung Utama GBK.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Klaten, Suryanto mengatakan bila proses pengerjaan saat ini masih berlangsung.

Baca juga: Festival Desa Wisata dan Ekonomi Kreatif Klaten 2024: Wujud Komitmen Pemkab Kembangkan Desa Wisata

Dipaparkan olehnya, bila miniatur rumah ibadah nantinya bakal menjadi tempat edukasi.

"Nantinya bakal jadi tempat wisata edukasi, bagi anak-anak yang ingin mengerti miniatur tempat ibadah," ucapnya.

Selain miniatur tempat ibadah, pembangunan gedung kantor Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Klaten.

Proyek ini, bersumber dari anggaran APBD sebesar Rp. 4.135.274.000.

Sebelumnya, dalam komplek GBK telah ada Masjid dan kini akan bertambah dengan miniatur-miniatur rumah ibadah agama yang lain.

"Tempat ibadah 2 gereja katolik dan kristen, kemudian pura, klenteng, dan wihara," jelasnya.

Dipilihnya lokasi pembangunan di Kompleks GBK, dikatakan Suryanto karena sosok tokoh Soekarno yang menjadi nama tempat ini.

"Dimana Bung Karno ini kan pemersatu bangsa, banyak sekali yang bisa kita satukan disitu. Salah satunya dengan mempersatukan (tempat ibadah) agama yang ada di Indonesia," ucapnya.

Selain itu, ia juga berharap agar dapat menunjang kerukunan antar agama.

"FKUB di Klaten ini kan luar biasa nggih, menjadi percontohan di seluruh Indonesia. (Maka) kita jadi 1 rangkaian lokasi," jelasnya.

Proses pembangunan sendiri, akan berlangsung hingga 7 Desember 2024. (TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo)

Sumber: Tribun Solo
Tags:
Jajang PrihonoKlaten
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved