Breaking News:

Berita Viral

Squid Game Terinspirasi Kisah Nyata di Korea Tahun 1987? Gedung Warna & Hilangnya Banyak Tunawisma

Seri Netflix Squid Game diduga terinspirasi dari kejadian nyata tragedi Brothers Home di tahun 1987 Korea Selatan

Editor: Talitha Desena
Facebook via Koreatimed.co.kr dan via Theaustralian.com
Seri Netflix Squid Game diduga terinspirasi dari kejadian nyata 

Seri Netflix Squid Game diduga terinspirasi dari kejadian nyata tragedi Brothers Home di tahun 1987 Korea Selatan

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Serial Squid Game yang tengah populer di seluruh dunia tengah ramai diperbincangkan karena diduga berdasarkan kisah nyata.

Squid Game yang bercerita mengenai permainan hidup mati antara 456 peserta yang membutuhkan uang ini dinilai mirip dengan sebuah kisah nyata yang pernah terjadi di Korea Selatan.

Cerita Squid Game disebut mirip dengan cerita gelap dalam sejarah Korea Selatan, Brother's Home.

Pada tahun 1976 hingga 1987, militer Korea Selatan yang memasukkan 38.000 tunawisma, orang cacat, orang-orang mabuk, orang tanpa identitas, pengemis ke pusat kesejahteraan sosial bernama Brothers Home di Busan dalam rangka Olimpiade Musim Panas 1988. 

Di dalam gedung Brother's Home, orang-orang ini disiksa dan diduga dipaksa untuk melakukan permainan.

Baca juga: Plot Twist Squid Game Season 3 Bocor, Ada Peserta Ternyata Tentara Pink, Sutradara Ungkap Ini

Banyak yang mengklaim bahwa premis acara survival dystopian Hwang Dong-hyuk berasal dari apa yang terjadi di sana.

Lantas, apakah Squid Game benar-benar terinspirasi kejadian nyata?

Hwang tidak pernah menanggapi rumor tersebut, tetapi ia mengungkapkan bagaimana ia mendapatkan ide Squid Game, yang melibatkan kesulitan pribadi.

"Mereka (Seong Gi Hun dan Cho Sang Woo) merepresentasikan dua sisi diri saya," ujar Hwang Dong Hyuk.

"Seperti Gi Hun, aku dibesarkan oleh ibu tunggal dalam keuangan yang bermasalah di lingkungan Ssangmun-dong. Disaat bersamaan, seperti Sang Woo, aku masuk Universitas Nasional Seoul dan lingkunganku memujiku dan punya ekspektasi tinggi padauk," jelasnya.

Baca juga: Squid Game 2 Rampung, T.O.P Eks BIGBANG Blak-blakan Tentang Latar Belakang Perannya Sebagai Thanos

Brothers Home di Busan, Januari 1987.
Brothers Home di Busan, Januari 1987. (arsip Korea Times)

Karena itu, karakter Gi Hun dan Sang Woo baginya bukan hanya sekedar karakter fiksi, tapi benar-benar berasal dari kenyataan di mana tumbuh dalam ekonomi bawah dan beban dari tingginya ekspektasi.

Itu bukan satu-satunya hal yang menjadi dasar serial Netflix, atau setidaknya yang menjadi inspirasi Hwang Dong hyuk.

Hwang Dong Hyuk juga mengaku terinspirasi oleh kerusuhan Korea Selatan menyusul PHK massal di Ssangyong Motor pada tahun 2009.

Hal ini menyebabkan serangkaian bentrokan jalanan dan beberapa krisis sosial yang, entah bagaimana, membuat ribuan orang terpaksa bertahan hidup untuk menghadapi masalah ekonomi mereka.

Sesuatu yang memang terjadi di Squid Game.

Sementara terkait Brothers Home, walaupun tak pernah diucapkan oleh Hwang Dong Hyuk, tapi pada akhirnya banyak yang menemukan kesamaan ntara Squid Game dengan yang terjadi dalam Brothers Home.

Referensi ini dapat ditemukan dalam periode antara tahun 1970-an dan 1980-an.

Pada masa ini, negara berada di Bawah rezim totaliter dan yang memperburuk keadaan adalah munculnya Lembaga Brothers Home.

Berlokasi di Busan, lembaga ini menjadi terkenal karena menawarkan dukungan dan akomodasi bagi mereka yang membutuhkan.

Kaitan Brothers Home dengan Squid Game

Para penyintas Brothers Home mencukur rambut mereka di depan Majelis Nasional, 28 April 2015, untuk menuntut disahkannya Undang-Undang Khusus Brothers Home.
Para penyintas Brothers Home mencukur rambut mereka di depan Majelis Nasional, 28 April 2015, untuk menuntut disahkannya Undang-Undang Khusus Brothers Home. (Arsip Korea Times)

Menurut berbagai kesaksian, di balik tembok-tembok itu orang-orang ini mengalami penyiksaan, penyiksaan, dan dipaksa untuk berpartisipasi dalam kerja paksa.

Semua ini ditemukan kemudian, tetapi selama aktif, mereka bahkan menerima beberapa penghargaan dari pihak berwenang.

Di antara praktik Brothers Home, dan di sinilah terdapat paralelnya dengan 'Squid Game', di lembaga ini orang-orang tidak diidentifikasi berdasarkan nama mereka, tetapi berdasarkan nomor yang ditetapkan.

Kapasitas tempat itu adalah 500 orang, meskipun menurut data tempat itu berhasil mengumpulkan ribuan orang sekaligus.

Kisah di Balik Lagu 'Mingle Game', Permainan Mematikan di Squid Game 2

Lagu Mingle Game (Round and Round) dalam serial Squid Game 2 dengan cepat menarik perhatian.
Lagu Mingle Game (Round and Round) dalam serial Squid Game 2 dengan cepat menarik perhatian. (YouTube Ultimate Scenes)

Berbagai fakta-fakta menarik semakin bermunculan seputar serial Squid Game 2.

Yang buat para penonton masih terngiang setelah menonton Squid Game 2 adalah sebuah lagu di permainan Mingle.

Dalam permainan Migle di Squid Game 2, lagu ini seakan-akan horor karena diputar di game yang mematikan.

Namun faktanya, Migle adalah lagu anak-anak asal Korea Selatan.

Penggalan liriknya:

//Dunggeulge Dunggeulge Jjag/ Dunggeulge Dunggeulge Jjag/ Binggeul binggeul Dolagamyeo Chum-Eul Chupsida//

//Sonppyeogeul Chimyeonseo Jjag/Nolaeleul Buleumyeo Jjag/Lallallalla Jeulgeoupge Chumchuja//

Lagu dari permainan Mingle ini adalah salah satu lagu populer di Taman Kanak-kanak Korea Selatan dengan judul "dung-geulge dung-geulge" yang berarti "Round and Round" dalam bahasa Inggris.

"Round and Round" ditulis oleh dua penulis lagu anak terkenal di Korea, Jeong Geun dan Lee Soo In tahun 1971.

Dikutip dari beberapa sumber, lagu ini diketahui pernah dirilis dalam beberapa versi dan beberapa penyanyi.

Dari tahun 1983, 1987, 2015 dan terbaru untuk Mingle di Squid Game.

Satu yang pasti, lagu "Round and Round" bertahan lama setelah diciptakan, dan menjadi bagian utama program pendidikan Korea.

Baca juga: Curhat T.O.P Eks BIGBANG Perankan Thanos di Squid Game 2, Awalnya Takut, Sempat Dituding Nepotisme

Lebih jauh lagi, lagu tersebut memiliki hubungan dengan lagu yang menjadi sensasi global "Baby Shark."

Kedua lagu tersebut memiliki video musik di Pinkfong, salah satu saluran YouTube anak-anak terbesar di dunia.

Penonton yang jeli mungkin menyadari bahwa "Round and Round" milik Pinkfong dirujuk dalam Squid Game .

Scene permainan Mingle di Squid Game 2
Scene permainan Mingle di Squid Game 2 (YouTube Ultimate Scenes)

Selama bagian reff, Thanos dan Nam-gyu (Jae-won Roh) menari melingkar dengan tangan saling bertautan, meniru gerakan anak-anak dalam video Pinkfong.

Sementara itu, Jeong Geun sebagai penulis lirik lagu tersebut, diketahui adalah seorang penulis TV yang telah menulis untuk beberapa acara anak-anak Korea.

(Tribunnewsmaker.com/Kompas.com) (TribunNewsmaker/Eri Ariyanto/Kompas.com/Rintan Puspita)

Sumber: KOMPAS
Tags:
berita viral hari iniSquid GameBrothers HomeKorea
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved