Berita Viral
Diskon Token Listrik PLN Diperpanjang Hingga Februari, Ini Batas Maksimal Pembelian & Cara Belinya
Berikut ini diskon token listrik PLN yag diperpanjang hingga Februari, simak batas maksimal pembelian dan juga cara belinya
Editor: Talitha Desena
Berikut ini diskon token listrik PLN yag diperpanjang hingga Februari, simak batas maksimal pembelian dan juga cara belinya
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Bulan Februari 2025 akan segera tiba, yang berarti akan ada pembaruan masa berlaku berbagai benefit dari pemerintah, termasuk Diskon Token Listrik PLN 2025.
Pemerintah memberikan waktu selama dua bulan pertama di tahun 2025 bagi masyarakat untuk mengakses diskon listrik ini.
Diskon ini berlaku untuk pelanggan PT PLN (Persero) yang memiliki daya listrik terpasang di bawah 2.200 volt ampere (VA).
Program diskon token listrik ini bertujuan untuk membantu meringankan biaya listrik bagi masyarakat tanah air.
Nah, bagaimana mekanisme diskon listrik, dari batas pembelian dan cara membelinya?
Baca juga: Cara Klaim Diskon Token Listrik 50 Persen dari PLN, Pastikan Beli di Periode Ini
Mekanisme diskon listrik ini berlaku untuk pelanggan pra-bayar maupun pasca-bayar.
Untuk pelanggan pra-bayar, diskon akan otomatis diterapkan pada saat pembelian token listrik.
Jika sebelumnya pembelian pulsa Rp 100.000 menghasilkan kWh tertentu, maka hanya perlu Rp 50.000 untuk jumlah kWh yang sama.
Sedangkan bagi pelanggan pasca-bayar, diskon akan langsung terlihat pada tagihan listrik periode Januari dan Februari 2025.
Lantas sepeti apa aturan atau batasan pembelian Diskon Listrik pada periode Februari 2025 yang akan datang nanti?
Batasan Pembelian Diskon 50 persen Listrik PLN Periode Februari 2025
Pembatasan pembelian token listrik sesuai daya terpasang dilakukan untuk memastikan semua pelanggan mendapatkan diskon listrik secara merata.
Batas maksimal pembelian token listrik tarif diskon 50 persen sesuai daya terpasang sebagai berikut:
Baca juga: Tak Pernah Miskin, Angel Karamoy Baru Tahu Token Listrik Bunyi, Kini Ingin Cari Benda Murah Ini
- Daya 450 VA
Maksimal pembelian token listrik: 324 kWh
Harga listrik per kWh: Rp 415
Total maksimal pembelian token listrik: Rp 134.460
Diskon listrik maksimal: Rp 67.230.
- Daya 900 VA
Maksimal pembelian token listrik: 648 kWh
Harga listrik per kWh: Rp 1.352
Total maksimal pembelian token listrik: Rp 876.096
Diskon listrik maksimal: Rp 438.048.
- Daya 1.300 VA
Maksimal pembelian token listrik: 936 kWh
Harga listrik per kWh: Rp 1.44,70
Total maksimal pembelian token listrik: Rp 1,35 juta
Diskon listrik maksimal: Rp 676.119.
- Daya 2.200 VA
Maksimal pembelian token listrik: 1.584 kWh
Harga listrik per kWh: Rp 1.444,70
Total maksimal pembelian token listrik: Rp 2,28 juta
Diskon listrik maksimal: Rp 1,14 juta.
Baca juga: Daftar Isi Token Listrik Subsidi & Non Subsidi Pembelian Rp 20 Ribu hingga Rp 100 Ribu November 2021
Sebagai tambahan informasi, target sasaran penerima diskon listrik PLN sebesar 50 persen untuk bulan Januari-Februari 2025 sebagai berikut:
- Daya terpasang 450 VA, terdapat 24,6 juta pelanggan
- Daya terpasang 900 VA, terdapat 38 juta pelanggan
- Daya terpasang 1.300 VA, terdapat 14,1 juta pelanggab
- Daya terpasang 2.200 VA, terdapat 4,6 juta pelanggan.
Cara Beli Token Listrik di PLN Mobile Edisi Februari 2025
- Pastikan aplikasi PLN Mobile sudah terinstal di perangkat Anda.
- Login jika Anda sudah memiliki akun. Jika belum, lakukan pendaftaran akun dengan memasukkan nomor HP atau email aktif.
- Setelah berhasil masuk, tambahkan ID Pelanggan atau Nomor Meter ke aplikasi.
- Masukkan data yang diminta, lalu simpan. Pada halaman utama, pilih menu Token Listrik.
- Masukkan ID Pelanggan atau pilih dari daftar pelanggan yang sudah tersimpan.
- Pilih nominal token yang ingin dibeli dari Rp 20.000, Rp 50.000, Rp 100.000, hingga Rp 1.000.000.
- Jumlah kWh dua kali lipat akan muncul.
- Pilih metode pembayaran yang tersedia dengan Transfer Bank, E-wallet, dan Kartu kredit/debit.
- Ikuti langkah-langkah untuk menyelesaikan pembayaran. Setelah pembayaran berhasil, Anda akan menerima kode token 20 digit di aplikasi.
- Masukkan kode tersebut ke meteran listrik prabayar di rumah Anda.
Baca juga: Cara Beli Token Listrik via PLN Mobile dan Cek Riwayat Pembayaran yang Pernah Dilakukan Sebelumnya
Perhitungan kWh Maksimal Diskon Tarif PLN Edisi Februari 2025
Seperti yang dikabarkan sebelumnya, Kebijakan diskon tarif listrik 50 persen ini dilakukan sebagai upaya melindungi daya beli masyarakat imbas kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen mulai 1 Januari 2025.
Nantinya, pelanggan tidak langsung mendapatkan diskon saat pembayaran.
Pelanggan akan mendapatkan jumlah kWh dua kali lipat dengan rincian yang muncul saat akan melakukan pembayaran di channel online.
Mengenai perhitungan dua kali lipat pendapatan token listrik diskon yang dibeli, Pelanggan dengan daya 1.300 watt memiliki batas maksimal pengisian token sebesar (1.300/1.000) x 720 = 936 kWh.
Sehingga, dengan tarif Rp 1.444/kWh, pelanggan daya 1.300 watt dapat dibeli senilai 50?ri Rp1.300.000 atau Rp 650.000 untuk 936 kWh.
- Daya 900 VA dengan 648 kWh x Rp1.352/kWh = Rp876.000 sehingga pelanggan membayar Rp438.000.
- Daya 1.300 VA dengan 936 kWh x Rp1.444/kWh = Rp1.351.584 sehingga pelanggan membayar Rp675.000.
- Daya 2.200 VA dengan 1.584 kWh = Rp1.444/kWh =Rp2.287.296 sehingga pelanggan membayar Rp1.143.500.
(Tribunnewsmaker.com/Tribunpriangan.com/Lulu Aulia Lisaholith)
| Sosok Sopir Truk Tangki Tewas Kecelakaan dengan Bus ALS Baru Nikah, Ini Permintaan Terakhir ke Istri |
|
|---|
| Alasan BEM IPB Tolak Dapur MBG di Kampus, Sindir Ketua BGN, Sebut Rakyat Muak: Ribuan Anak Keracunan |
|
|---|
| 16 Penumpang Bus ALS Tewas di Tempat, Kendaraan Hangus Terbakar Usai Tabrak Truk Tangki di Sumsel |
|
|---|
| Sosok Sopir Pajero Tabrak Lari Penjual Buah di Duren Sawit, Gerobak Kocar-kacir Tersangka Tak Dibui |
|
|---|
| Kabar Terbaru Kasus Daycare di Jogja, 182 Korban Speak Up, Banyak Bayi Korban Kekerasan Masih Trauma |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Berikut-ini-diskon-token-listrik-PLN-yang-diperpanjang-hingga-Februari.jpg)