Breaking News:

Kabupaten Klaten

Berkah Libur Panjang, Jenang Bu Sono Klaten Ramai Banjir Pesanan

Inilah oleh-oleh khas yang ada di Kabupaten Klaten, yakni Jejang Ayu Bu Sono yang bajir pesanan saat libur panjang.

Tayang:
Editor: Delta Lidina
TribunSolo/Zharfan Muhana
OLEH-OLEH KLATEN: Inilah satu di antara oleh-oleh asal Klaten yakni, Jenang Ayu Bu Sono yang diproduksi di Desa Pacing, Kecamatan Wedi, Klaten. Foto diambil pada Rabu (29/1/2025). 

TRIBUNNEWSMAKER.COM, KLATEN - Dampak positif saat libur panjang Isra Mikraj dan Imlek 2025 ini dirasakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) khususnya yang menjajakan oleh-oleh.

Salah satunya oleh-oleh khas Kabupaten Klaten, jenang ayu milik Bu Sono yang diproduksi di Desa Pacing, Kecamatan Wedi, Klaten mengalami peningkatan permintaan signifikan. 

"Selama libur panjang ini, permintaan dan produksi kami meningkat 100 persen sampai 150 persen," ujar putra pemilik usaha jenang Agung Nugroho.

"Omset jelas pasti naik, bahan baku alhamdulillah tidak ada kendala," ujarnya.

Pihaknya mengaku tak memiliki kendala berarti kendati peningkatan permintaan cukup tinggi.

"Kalau hari biasa (produksi) hanya 1 kuintal, kalau sekarang minimal bisa 2 kuintal," jelasnya. 

Untuk jenang, ia menjual per kilogram dan sudah dalam kemasan. Ada dua ukuran, yakni kemasan setengah kilogram dengan harga Rp 21 ribu, dan kemasan 1 kilogram yang dihargai Rp 42 ribu.

OLEH-OLEH KLATEN: Para pekerja yang mayoritas ibu-ibu sedang memproduksi Jenang Ayu Bu Sono yang menjadi oleh-oleh khas asal Klaten. Foto diambil pada Rabu (29/1/2025).
OLEH-OLEH KLATEN: Para pekerja yang mayoritas ibu-ibu sedang memproduksi Jenang Ayu Bu Sono yang menjadi oleh-oleh khas asal Klaten. Foto diambil pada Rabu (29/1/2025). (TribunSolo/Zharfan Muhana)

Pembelinya pun, kebanyakan datang langsung ke rumah produksi.

"Biasanya pembeli datang kesini, dari luar kota juga banyak buat oleh-oleh. Misal dari Surabaya, Jakarta, dan Bandung," ucapnya.

Agung menambahkan, jika di hari biasa ia hanya membuat jenang. Namun di hari ramai, ia juga membuat krasikan.

Selain jenang, pihaknya juga menyediakan jajanan seperti keripik welut, keripik cakar, dan rempeyek. Camilan tersebut didapat dari rekanannya, dan dijual mulai harga Rp 30 ribu.

Sementara itu, Margi (46) warga Kecamatan Wedi mengaku membeli jenang, untuk oleh-oleh keluarga yang datang berkunjung ke Klaten.

"Ini beli jenang, buat oleh-oleh saudara," ujar Margi.

Dirinya membeli jenang dan krasikan, yang nantinya akan dibawa pulang oleh keluarga.

"Dibawa ke Karawang (Jawa Barat)," pungkasnya. (TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo)

Sumber: Tribun Solo
Tags:
KlatenJenang Bu Sono
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved