Kabupaten Klaten
Bupati Sri Mulyani Dapatkan Pelajaran Berharga saat Pimpin Klaten Selama 7 Tahun Lebih
Bupati Klaten Sri Mulyani bakal mengakhiri masa kepemimpinannya sebagai orang nomor satu se-Kabupaten Klaten.
Editor: Delta Lidina
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo
TRIBUNNEWSMAKER.COM, KLATEN - Bupati Klaten Sri Mulyani bakal mengakhiri masa kepemimpinannya sebagai orang nomor satu se-Kabupaten Klaten dalam hitungan hari.
Sebagaimana diketahui, Bupati Klaten Sri Mulyani telah memimpin Kota Bersinar selama 7 tahun 3 bulan.
Beragam kebijakan dan gagasan telah ia keluarkan untuk membangun Kabupaten Klaten menjadi lebih maju, mandiri dan sejahtera.
Diungkapkan Bupati Sri Mulyani, selama menjabat dua periode dirinya mendapat beragam pelajaran.
"Jabatan ini bukan hanya sebuah kedudukan, melainkan ladang pengabdian kami yang mengajarkan saya arti perjuangan, kebersamaan dan pengorbanan," paparnya saat sambutan pada kegiatan Tasyakuran jelang Purna Bhakti Bupati dan Wabup Klaten, di Desa Demakijo, Kecamatan Karangnongko, Klaten, Rabu (12/2/2025).
Mengingat awal perjuangan sebagai Bupati Klaten tahun 2018, dirinya meyakini pasti ada keragu-raguan dari sisi masyarakat Klaten.
Pasalnya, saat itu ia hanya dikenal sebagai ibu rumah tangga yang dianggap tak akan mampu memimpin Kota berjuluk seribu umbul itu.
Namun seiring waktu, dirinya bisa membuktikan punya kapasitas sebagai pemimpin perempuan.
"Alhamdulillah takdir Allah sudah ada di dalam diri saya untuk menjadi Bupati. Maka Allah pun mencukupkan melengkapi segala kekurangan saya."
"Alhamdulillah keraguan itu saya rubah menjadi semangat. Saya akan menunjukkan kepada (masyarakat) Klaten dan dunia bahwa Klaten mampu bangkit, Klaten patut untuk maju dan masyarakatnya semakin sejahtera," jelasnya.
Hampir 7 tahun 3 bulan menjalankan tugas menjadi Bupati Klaten, dirinya menemukan suka, duka, kendala, dan kesulitan. Namun di balik itu semua ia meyakini kemudahan itu selalu ada.
"Semua saya nikmati dengan penuh syukur, ikhlas dan bahagia. Alhamdulillah pada saatnya kami akan menyelesaikan tugas kami selaku Bupati dan Wakil Bupati Klaten," jelasnya.
Namun, tak ada manusia sempurna, untuk itu ia memohon maaf atas ketidak sempurna itu.
"Saya sadar dalam perjalanan ini pasti ada kekurangan. Ada keputusan yang belum sempurna. Dari lubuk hati yang terdalam saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga masyarakat yang ada di Dapil 2 terutama kepada seluruh Forkopimcam, kepala desa dan instansi yang ada di jajaran dapil 2, saya mohon maaf lahir dan batin," pungkasnya. (*)
Sumber: Tribun Solo
| Hadiri Forum Bidan Senior se-Soloraya, Bupati Hamenang Dorong Target Stunting Turun Drastis |
|
|---|
| 5 UPZ Klaten Raih Penghargaan 2025, Bupati Hamenang: Peran Zakat 'Tangan Kiri' Bantu Warga Klaten |
|
|---|
| Daya Tarik Kirab Gunungan 2 Km di Festival Candi Kembar 2026, Angkat Makara Sebagai Simbol Pelindung |
|
|---|
| Festival Candi Kembar hingga Parade Sepeda Internasional, KICF 2026 Bidik Ribuan Peserta |
|
|---|
| IVCA Rally 2026 di Klaten Libatkan Puluhan Negara, Angkat Kampanye Ramah Lingkungan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Tamu-undangan-yang-hadir-pada-kegiatan-Tasyakuran-Purna-Bhakti-Klaten.jpg)