Bansos dan BLT
Kabar Baik Bansos Beras SPHP 2025 Tetap Dilanjut, Perum Bulog Akan Beli 1,5 Juta Ton dari Petani
Kabar baik Bansos Beras SPHP 2025 tetap dilanjut, Perum Bulog akan beli 1,5 juta ton dari petani.
Editor: Candra Isriadhi
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kabar baik Bansos Beras SPHP 2025 tetap dilanjut, Perum Bulog akan beli 1,5 juta ton dari petani.
Masyarakat miskin akan kembali mendapatkan Bansos Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan Serta Harga Pangan) 2025.
Bansos Beras SPHP 2025 ini nantinya akan dilanjutkan jika sudah memungkinkan.
Sebelumnya diketahui pemerintah menghentikan sementara program Bansos Beras SPHP 2025.
Keputusan ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) setelah rapat di Kemenko Pangan, Graha Mandiri, Jakarta Pusat, pada Kamis (13/2/2025).
Zulhas menjelaskan program bansos dan SPHP akan dilanjutkan setelah Perum Bulog berhasil menyerap setidaknya 1,5 juta ton beras dari petani.
Baca juga: Cara Cek Bansos PKH, Bantuan Sembako, BPJS PBI JK hingga Bantuan Beras 10 Kg Resmi dari Kemensos
"Nanti kalau SPHP itu ya, kalau Bulog berhasil sudah membeli (beras) sampai 1,5 juta ton," ungkap Zulhas.
Saat ini, harga gabah kering panen telah mencapai rata-rata Rp 6.500 per kilogram, sesuai dengan harga pembelian pemerintah (HPP).
Sebelumnya, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi juga mengungkapkan penghentian sementara program SPHP dan bansos beras dalam rapat bersama Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Selasa (4/2/2025).
"Untuk dua bulan ini, untuk SPHP dan bantuan pangan itu sementara ditiadakan," ujar Arief.
Program SPHP dirancang sebagai strategi intervensi pemerintah untuk mengendalikan fluktuasi pangan.
Pada awal 2025, target penyaluran beras ditetapkan sebanyak 1,5 juta ton.
Selain itu, Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui penyaluran bansos beras 10 kilogram selama enam bulan di awal tahun ini.
Baca juga: Jadwal Lengkap Pencairan Bansos PKH 2025, Kapan Tahap 1 Saldo Dana Mulai Disalurkan?
Namun, penghentian sementara SPHP dan bansos beras bertujuan untuk menyeimbangkan pasokan di hulu dan hilir.
"Karena kalau kita terus membanjiri pasar, maka harga gabah tidak bisa naik-naik," sebut Arief.
Ia menekankan pentingnya menyeimbangkan antara hulu dan hilir sebagai langkah yang diambil oleh pemerintah.
(TribunNewsmaker.com/Kompas.com)
Sumber: Kompas.com
| PKH Tahap 2 April 2026 Resmi Cair! Cek Namamu Sekarang, Cukup Input NIK Lewat HP |
|
|---|
| Kabar Gembira! 5 Bansos Cair Maret 2026 Termasuk Bantuan Beras 10 Kg, Segera Cek NIK KTP Anda |
|
|---|
| Dana Bantuan Resmi Cair! Begini Cara Pastikan Nama Anda Masuk Daftar Penerima BLT Kesra 2025 |
|
|---|
| Warga Mulai Antre! Begini Cara Cek Pencairan BLT Kesra Rp900 Ribu di Bank Himbara dan PT Pos |
|
|---|
| Kabar Gembira! BLT Rp900 Ribu via Kantor Pos Cair Minggu Depan, Mensos Gus Ipul Ungkap Prosesnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/KPM-antre-menerima-pembagian-beras.jpg)