Breaking News:

Tempat Wisata

Curug Seelok Ini Cuma Sejam dari Temanggung, Namanya Diambil dari Pengikut Setia Pangeran Diponegoro

Inilah wisata air yang menawan di Temanggung, Jawa Tengah. Jaraknya sekitar 28,4 kilometer atau sekira 57 menit dari Alun-alun Temanggung.

Editor: Febriana
KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA
WISATA AIR - Potret Curug Surodipo disadur dari Kompas.com pada Senin (17/3/2025). Curug Surodipo terletak di Kabupaten Temanggung. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kabupaten Temanggung ternyata memiliki wisata alam yang tak bisa disepelekan.

Salah satunya berupa curug yang berada di Kecamatan Wonoboyo berikut ini. Wisatawan akan dimanjakan oleh pemandangan yang sejuk.

Ditinjau dari Google Maps, jaraknya sekitar 28,4 kilometer atau sekira 57 menit dari Alun-alun Temanggung.

Ya, itulah Curug Surodipo. Selain memiliki panorama yang ciamik, curug tersebut juga mempunyai sejarah yang tak kalah menarik.

Sebab, pemberian nama tempat wisata berkaitan dengan Pangeran Diponegoro dan pengikut setianya. 

"Beliau anak buahnya (Pangeran Diponegoro). Beliau yang juga bangsawan dari Keraton Jogja pernah tinggal di sini dan namanya Surodipo," kata Ketua Pokdarwis Desa Tawangsari dan salah satu anggota pengelola Obyek Wisata Curug Surodipo, Danang SN, kepada Kompas.com, Senin (8/3/2021).

Dia melanjutkan, Surodipo sempat berpindah-pindah tempat sebelum akhirnya tinggal di Desa Batur yang lokasinya dekat daerah Sungai Trocoh atau di bawah Curug Surodipo.

Lambat laun, Surodipo makin kaya dan desa semakin makmur. Kendati demikian, pada saat itu desa dihadang bencana banjir yang menghanyutkan permukiman warga. 

"Dari masyarakat yang tersisa, mereka pindah ke bukit yang sekarang jadi Desa Tawangsari. Kenapa namanya Curug Surodipo? Untuk mengenang jasanya, air terjun ini dinamakan Surodipo," jelas Danang.

Mengutip situs resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung, Surodipo adalah seorang pengikut setia Pangeran Diponegoro dan dipercaya menjadi panglima perang saat melawan Belanda pada 1825-1830. 

Saat Surodipo pindah ke Desa Tawangsari, dia membangun benteng pertahanan di sana. Bahkan, Pangeran Diponegoro pun sempat berkunjung ke sana. 

Baca juga: Cuma 45 Menit dari Temanggung, Ada Wisata Air Secantik Ini, Bisa Camping dengan View Gunung Sindoro

WISATA ALAM - Potret Curug Surodipo disadur dari Kompas.com pada Senin (17/3/2025). Curug Surodipo berada di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.
WISATA ALAM - Potret Curug Surodipo disadur dari Kompas.com pada Senin (17/3/2025). Curug Surodipo berada di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. (KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA)

Adapun, Pangeran Diponegoro berkunjung guna mengumpulkan para panglima perang dan pengikutnya untuk menyusun siasat perang gerilya yang melegenda.

"Kalau ke air terjun nomor lima, ada batu-batu bertumpuk mirip breksi sepanjang 200 meter. Saat perang zaman Belanda, batu itu dibuat untuk berlindung oleh masyarakat setempat dari serangan," ungkap Danang. 

Meski diberi nama Curug Surodipo sebagai penghormatan akan jasa Surodipo, tempat wisata ini juga dikenal sebagai Curug Trocoh. 

Dalam Bahasa Jawa, “trocoh” memiliki arti “selalu mengeluarkan air”. 

Hal tersebut untuk menggambarkan aliran air terjun di tempat wisata yang tidak pernah surut meski saat musim kemarau panjang.

Terkait jasa Surodipo, Danang mengatakan bahwa Curug Surodipo memiliki sebuah petilasan yang lokasinya dekat dengan gerbang masuk kawasan wisata. 

"Wisatawan pasti akan melewatinya karena letaknya di pinggir jalan. Dekat petilasan ada mata air. Kata sesepuh desa sini, konon katanya, barang siapa yang ambil air di situ akan beruntung," tutur dia. 

Saat ini, wisatawan manapun bebas untuk mengambil air di sana. 

Bahkan, tidak jarang para pengguna sepeda yang berkunjung ke Curug Surodipo mengisi botol minum dengan air dari mata air tersebut.

Baca juga: Kafe Seestetik Ini Ternyata Cuma 47 Menit dari Gerbang Tol Boyolali, dari Klaten Tak Sampai 2 Jam

WISATA ALAM - Potret Curug Surodipo diambil dari Google Street View pada Senin (17/3/2025). Curug Surodipo berada di Kabupaten Temanggung.
WISATA ALAM - Potret Curug Surodipo diambil dari Google Street View pada Senin (17/3/2025). Curug Surodipo berada di Kabupaten Temanggung. (Google Street View)

Curug Surodipo terletak di Desa Tawangsari, Kecamatan Wonoboyo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Mereka buka setiap hari pukul 08.00-16.00 WIB. 

Harga tiket masuk Curug Surodipo adalah Rp 4.000 per orang. Tarif parkir motor adalah Rp 2.000 dan mobil Rp 5.000. 

Biaya kemah plus tiket masuk adalah Rp 15.000. Namun untuk kemah, kendaraan tidak akan ditaruh di kawasan wisata melainkan di area desa yang jaraknya tidak jauh dengan biaya penitipan Rp 5.000 per motor. 

Dari desa, pengunjung bisa naik ojek ke tempat wisata dengan biaya Rp 10.000 sekali jalan.

"Kalau tidak ada peralatan kemah, kita kerja sama dengan teman-teman di basecamp pendakian Prau, tidak jauh dari sini. Bisa pinjam ke sana. Kalau tidak salah per tenda kisaran Rp 50.000-Rp 70.000," ujar Danang. 

Apabila ingin kemah namun belum familiar dengan Curug Surodipo, harga sewa pemandu lokal adalah Rp 100.000 per malam untuk rombongan minimal 10 orang. 

"Ditemani pemandu untuk satu malam. Pemandu cuma bisa temani ke air terjun nomor satu," kata dia.

(TribunNewsmaker.com)(Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Tags:
Curug SurodipoTemanggungJawa Tengah
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved