Breaking News:

Kabupaten Klaten

Cuma 43 Menit dari Pusat Klaten, Ada Wisata Dibangun Abad 9, Relief Indah, Destinasi Libur Lebaran

Hanya berjarak tempuh 43 Menit dari Pusat Klaten, ada tempat wisata yang dibangun abad ke-9, relief indah, cocok untuk destinasi liburan Lebaran.

|
Kolase TribunNewsmaker.com/ Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya
OBYEK WISATA KLATEN: Keindahan suasana di Candi Plaosan saat menuju senja. Inilah rekomendasi wisata sejarah di Klaten yang cocok dikunjungi saat libur Lebaran 2025. 

Cuma 43 Menit dari Pusat Klaten, Ada Wisata Dibangun Abad 9, Relief Indah, Destinasi Libur Lebaran

TRIBUNNEWSMAKER.COM -  Inilah tempat wisata sejarah yang cocok dikunjungi saat liburan Lebaran 2025.

Bagi yang menyukai sejarah dan budaya, tempat wisata ini sangat cocok dikunjungi.

Ajak keluarga mengenal sejarah dengan mengunjungi wisata mengagumkan ini.

Jarak tempat wisata sejarah ini dari Pusat Kota Klaten yakni hanya 43 menit saja.

Tempat tersebut yakni wisata sejarah Candi Plaosan.

Candi Plaosan merupakan sebuah situs bersejarah yang memukau.

Candi Plaosan menawarkan perpaduan arsitektur khas Hindu-Buddha yang begitu unik dan menarik.

Baca juga: Hanya 1,5 Jam dari Klaten, Ada Wisata yang Sajikan Keindahan Gunung Merapi, Kunjungi Lebaran 2025

WISATA CANDI - Potret Candi Plaosan disadur dari Kompas.com pada Rabu (5/3/2025). Candi Plaosan berlokasi di Klaten, Jawa Tengah
WISATA CANDI - Potret Candi Plaosan disadur dari Kompas.com pada Rabu (5/3/2025). Candi Plaosan berlokasi di Klaten, Jawa Tengah (dokumentasi Kemenparekraf)

Di sini, pengunjung dapat menikmati pemandangan indah serta suasana yang tenang dan penuh makna.

Jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikan momen spesial di destinasi wisata bersejarah ini.

Lokasi

Candi Plaosan terletak di Dukuh Plaosan, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dan dikenal sebagai salah satu candi bercorak Buddha yang unik.

Kompleks Candi Plaosan terdiri dari dua candi utama, yaitu Candi Plaosan Lor dan Candi Plaosan Kidul, yang memiliki arsitektur khas dengan perpaduan unsur Hindu dan Buddha.

Lokasi candi ini tidak jauh dari Candi Prambanan, sehingga sering dikunjungi wisatawan yang ingin menikmati keindahan sejarah dan budaya di kawasan tersebut.

Daya Tarik

-Dibangun Abad ke-9

Candi ini di perkirakan dibangun pada abad ke 9 Masehi pada masa pemerintahan Rakai Pikatan dari Kerajaan Mataram Hindu.

-Candi Kembar

Candi ini dikenal sebagai candi kembar karena memiliki dua bangunan utama yang berdampingan.

Meskipun merupakan candi Buddha, arsitektur Candi Plaosan menggabungkan unsur-unsur Hindu dan Buddha.

OBYEK WISATA KLATEN: Spot foto instagaramble lainnya yang akan kamu temukan di candi plaosan
OBYEK WISATA KLATEN: Spot foto instagaramble lainnya yang akan kamu temukan di candi plaosan (Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya)

-Relief Indah

Relief yang terdapat pada candi ini memiliki keindahan artistik yang menarik perhatian pengunjung.

Dari kejauhan, bentuk candi yang menjulang tinggi menciptakan pemandangan megah dan indah.

Baca juga: Cuma 22 Menit dari Dari Pusat Klaten, Ada Wisata Sejarah yang Dibangun Abad ke-9, Arsitektur Memukau

OBYEK WISATA KLATEN: Keindahan suasana di candi plaosan saat menuju senja
OBYEK WISATA KLATEN: Keindahan suasana di candi plaosan saat menuju senja (Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya)

-Bisa Lihat Sunset

Banyak wisatawan yang datang untuk mengabadikan momen matahari terbit dan terbenam di sekitar candi.

-Cocok untuk Prewedding

Keindahan dan nuansa klasik Candi Plaosan menjadikannya lokasi favorit untuk sesi foto prewedding.

Candi ini tidak hanya memiliki nilai sejarah, tetapi juga menjadi daya tarik wisata budaya di Indonesia.

OBYEK WISATA KLATEN: Kemegahan arsitektur candi plaosan
OBYEK WISATA KLATEN: Kemegahan arsitektur candi plaosan (klateninfo.com)

Biaya Masuk

Wisatawan domestik dikenakan tarif Rp 3.000 per orang untuk masuk ke Candi Plaosan.

Sedangkan wisatawan mancanegara dikenakan tarif Rp 15.000 per orang. 

Jam buka yakni pukul 08.00 hingga 17.30 WIB.

Hanya 30 Menit dari Pusat Klaten, Ada Reruntuhan Istana Kuno Terkait Legenda Roro Jonggrang

Hanya berjarak tempuh 30 menit dari pusat kota Klaten, ternyata ada wisata sejarah yang cocok dikunjungi.

Wisata sejarah tersebut berupa reruntuhan istana kuno terkait Legenda Roro Jonggrang.

Ya, tempat wisata tersebut merupakan Candi Ratu Boko.

Candi Ratu boko Jl. Raya Piyungan - Prambanan No.2, Gatak, Bokoharjo, Kec. Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Candi Ratu Boko merupakan salah satu candi Hindu yang berada di Kawasan Prambanan.

Candi Ratu Boko terletak di atas puncak bukit dengan ketinggian sekitar 200 meter.

Candi ini juga dikenal dengan sebutan Keraton Ratu Boko.

Nama Ratu Boko diambil dari seorang raja Mataram yang bernama sama.

Banyak yang meyakini bahwa Candi Ratu Boko dulunya adalah sebuah istana.

Baca juga: Cuma 17 Menit dari Exit Tol Ngawen Klaten, Ada Wisata Edukasi & Rekreasi Seru, Mampir saat Mudik

CANDI RATU BOKO - Kemegahan Keraton Ratu Boko di Sleman DIY.
CANDI RATU BOKO - Kemegahan Keraton Ratu Boko di Sleman DIY. (Tribunjogjawiki.com/Wahyu Setiawan Nugroho)

Raja Ratu Boko dipercaya sebagai ayah dari Roro Jonggrang.

Legenda Roro Jonggrang sangat populer di kalangan masyarakat.

3 Gapura Megah

Ketika tiba di pelataran Candi Ratu Boko, pengunjung akan melihat sebuah gapura megah.

Gapura tersebut terdiri dari tiga gapura paduraksa yang berdiri sejajar.

Di bagian dalam kompleks candi, terdapat gapura utama.

Gapura utama ini memiliki lima gapura paduraksa.

Pada gapura utama terdapat sebuah tulisan yang berbunyi "Panabwara".

Tulisan tersebut merujuk pada Rakai Panabwara.

Rakai Panabwara adalah keturunan dari Raja Rakai Panangkaran.

Raja Rakai Panangkaran pernah menjadi penguasa Keraton Ratu Boko.

Kini, situs tersebut dikenal sebagai Candi Ratu Boko.

Sumur Suci

Di dalam kompleks candi ini, terdapat beberapa bangunan lain.

Beberapa di antaranya adalah Candi Batu Putih dan Candi Pembakaran.

Di Candi Ratu Boko juga terdapat sebuah sumur yang disebut Sumur Suci.

WISATA SEJARAH - Candi Ratu Boko di Yogyakarta.
WISATA SEJARAH - Candi Ratu Boko di Yogyakarta. (Instagram/ilyasharjalaksana)

Sunset Indah

Dari Candi Ratu Boko, pengunjung bisa melihat pemandangan Kota Yogyakarta.

Letak candi yang menghadap ke arah barat memberikan keuntungan tersendiri.

Banyak wisatawan datang pada sore hari untuk menikmati keindahan langit.

Salah satu daya tarik utama tempat ini adalah panorama matahari terbenam.

Cahaya jingga yang menyelimuti langit membuat suasana semakin indah.

Keindahan tersebut menarik banyak fotografer dan pecinta senja.

Candi Ratu Boko menjadi destinasi wisata yang bersejarah sekaligus menawan.

Baca juga: Cuma 19 Menit dari Pusat Kota Klaten, Ada Umbul Bersejarah Berdiri Sejak Dulu, Ditemukan 2 Arca Dewa

Tiket Masuk

Harga tiket masuk Candi Ratu Boko adalah Rp 20.000 untuk anak-anak (3-10 tahun) 

Sedangkan untuk dewasa yakni Rp 40.000  (10 tahun ke atas).

Selain itu ada tiket rombongan pelajar (minimal 20 orang) yakni Rp 20.000 per orang.

Untuk tiket terusan Ratu Boko-Prambanan yakni:

-Anak-anak (3-10 tahun): Rp 40.000 

-Dewasa (10 tahun ke atas): Rp 85.000 

(TribunNewsmaker.com/ Listusista)

 

 

 

 

 

 

Tags:
KlatenwisataSejarahCandi PlaosanLebaran 2025
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved