Profil Kepala Daerah
Rekam Jejak Zainal Paliwang Gubernur Kalimantan Utara yang Dilantik Prabowo, Putra Asli Makassar
Berikut rekam jejak Zainal Paliwang Gubernur Kalimantan Utara yang dilantik Prabowo Subianto.
Editor: Eri Ariyanto
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Berikut rekam jejak Zainal Paliwang Gubernur Terpilih Kalimantan Utara (Kaltara) yang dilantik Prabowo Subianto.
Pasangan Zainal Paliwang dan Ingkong Ala dinyatakan meraih suara terbanyak di Pilkada Kalimantan Utara 2024 menurut hasil rekapitulasi KPU.
Seperti diketahui, perolehan suara Zainal Paliwang yang berpasangan dengan Ingkong Ala mencapai 58 persen.
Baca juga: Rekam Jejak Seno Aji Wakil Gubernur Kalimantan Timur yang Dilantik Prabowo, Putra Asli Semarang
Dikutip TribunNewsmaker.com dari berbagai sumber, berikut rekam jejak Zainal Paliwang.
Karir Zainal Paliwang di Kalimantan Utara dimulai sejak diangkat menjadi Wakil Kepala Kepolisian Daerah atau Wakapolda Kaltara pada Maret 2028.
Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1986 saat mendapatkan perintah menjadi Wakapolda Kaltara masih berpangkat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) dengan tiga bunga sudut lima di pundaknya.
Zainal Paliwang menceritakan bagaimana pengalaman pertama nya saat ditugaskan dan berkantor sebagai Wakapolda Kaltara kala itu.
Berawal dengan keberadaan kantor Polda Kaltara yang saat itu masih menumpang di Polres Bulungan, ia mengaku kondisi kantornya sangat memprihatinkan bahkan kursi khusus untuknya saja tidak ada.
“Saat itu, saya kursi saja tidak punya,” kata Zainal Paliwang saat bercerita beberapa waktu lalu.
Meskipun kondisi saat itu sangat memprihatinkan, ia tetap melaksanakan perintah yang telah diamanatkan kepadanya dengan penuh tanggung jawab.
Bagi Zainal Paliwang, bagaimana berjuang bersama dalam membangun Polda Kaltara bersama Kapolda saat itu Irjen Pol Indrajit.
Pada akhirnya, dua bulan kemudian Zainal Paliwang bersama para pejabat utama Polda Kaltara mulai membangun Polda Kaltara.
“Dan Alhamdulillah, selama satu tahun kami di Kalimantan Utara menyelesaikan pembangunan kantor yang dihibahkan oleh Kabupaten Bulungan, dulunya gedung DPRD Bulungan di Km 9, Desa Bumi Rahayu.

Dan saat itu, kami juga mengundang Bapak Kapolri di tahun 2019 untuk meresmikan gedung Mapolda Kaltara,” jelasnya.
Setelah memiliki gedung resmi, pada 2020, bersama pejabat Polda Kaltara kembali berjuang untuk meningkatkan status Polda Kaltara menjadi Polda Tipe A.
Saat proses berlangsung Zainal Paliwang kembali menerima surat keputusan (SK) dari Kapolri untuk menduduki jabatan baru di Bareskrim Polri sebagai Badan Penyidik Tindak Pidana Utama II.
Dengan jabatan barunya Zainal Paliwang naik pangkat menjadi Brigadir Jenderal Polisi.
“Tidak berselang beberapa lama, turunlah keputusan Polri untuk meningkatkan status Polda Kaltara menjadi Polda Tipe A,” terangnya.
Selanjutnya, Zainal Paliwang mendapat kepercayaan sebagai Analisis Kebijakan Utama bidang Pidana Umum Bareskrim Polri hingga jabatan terakhir sebelum memutuskan maju di Pilgub Kaltara Gubernur 2020.

Karir Politik Langsung Jadi Gubernur
Pria kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan 62 tahun lalu, tepatnya kelahiran 6 Desember 1962 memulai karir politiknya sebagai Calon Gubernur pada Pilkada Kaltara 2020 bersama Yansen Tipa Padan.
Bersatunya Zainal Paliwang – Yansen Tipa Padan menjadi kekuatan baru yang berhasil menggeser kursi petahana Irianto Lambrie, Gubernur Kaltara (2016-2021).
Yang artinya, awal karir politiknya di Kaltara langsung sebagai orang terpilih nomor satu di Kalimantan Utara.
“Selama bertugas di Bareskrim Polri beberapa kali terdapat telepon yang meminta saya maju dalam Pilkada 2020,” kata Zainal Paliwang.
Menyikapi hal ini, Zainal terlebih dahulu melakukan survei terhadap incumbent saat itu. Dan hasil menunjukkan bahwa 70 persen masyarakat menginginkan adanya pemimpin baru di Kaltara.
Kembali Terpilih Menjadi Gubernur Periode 2025-2030
Melihat banyaknya antusias dan permintaan dari masyarakat yang masih menginginkannya kembali memimpin Kalimantan Utara , Zainal Paliwang kembali maju pada Pilkada serentak 2024.
Namun pada Pilkada Kaltara 2024 ini, Zainal Paliwang tak lagi bersama pasangannya Yansen Tipa Padan, melainkan menggandeng Ingkong Ala, Wakil Bupati Bulungan.
Meskipun tidak lagi berpasangan dengan Yansen Tipa Padan, Zainal Paliwang kembali membuktikan elektabilitas dan popularitasnya di masyarakat.
Ia kembali terpilih sebagai Gubernur Kalimantan Utara periode 2025-2030 mendatang.
Zainal Paliwang memastikan apapun yang pernah terucap pada janji kampanye yang dilaksanakan saat masa kampanye beberapa waktu lalu dipastikan akan dipenuhi.
Bahkan ia mengimbau kepada masyarakat agar tidak perlu sungkan mengingatkan hingga menagih tatkala janji-janji kampanye yang belum terpenuhi hingga periode lima tahun ke depan.
Ia memastikan bahwa pihaknya bersama wakilnya Ingkong Ala bukan pemimpin yang anti kritik.
Segala saran dan masukan yang diberikan oleh masyarakat akan ditampung dan kemudian segera ditindaklanjuti.
“Kami sangat terbuka untuk segala saran dan masukan masyarakat, kami bukan pemimpin yang anti kritik dan tertutup untuk masyarakat saya.
InsyAallah kami akan terima semua saran, masukan dan kritikannya,” tegasnya.
Pada periode kedua ini, pasangan Zainal Paliwang-Ingkong Ala akan memprioritaskan pembangunan konektivitas antar wilayah di Kaltara, utamanya perbatasan di Malinau maupun Nunukan.
Selain peningkatan produktivitas hasil pertanian dan perikanan di Kaltara juga akan menjadi prioritasnya.
“Prioritas utama kami adalah konektivitas antar wilayah, sehingga masyarakat kami yang di perbatasan juga dapat mensuplai sembako melalui jalur darat.
Juga mengembangkan hasil pertanian serta beberapa lahan tidur di Kaltara untuk meningkatkan hasil pertanian dan perikanan,” tutupnya.
(TribunNewsmaker.com/TribunKaltara.com)