Breaking News:

Wisata Lebaran 2025

Roti Legendaris Ini Ternyata Berasal dari Klaten Jawa Tengah, Bisa Buat Oleh-oleh Saat Lebaran 2025

Inilah roti legendaris yang ternyata berasal dari Klaten Jawa Tengah, bisa buat oleh-oleh saat Lebaran 2025.

|
Kolase TribunNewsmaker.com/ Instagram @tokomuntjul.klt
TOKO ROTI KLATEN - Toko Roti Muntjul, toko roti legendaris yang buka sejak 1951 di Klaten, cocok untuk oleh-oleh Lebaran 2025. 

Roti Legendaris Ini Ternyata Berasal dari Klaten Jawa Tengah, Bisa Buat Oleh-oleh Saat Lebaran 2025

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Inilah roti legendaris dengan rasa lezat yang berasal dari Klaten, Jawa Tengah.

Kuliner Klaten ini cocok dijadikan pilihan oleh-oleh saat Lebaran 2025.

Kuliner legendaris Klaten ini bernama Toko Roti Muntjul.

Toko roti ini sudah berdiri sejak tahun 1951 silam.

Lokasinya berada di Jalan Pemuda, tepatnya di kiri jalan sebelum simpang lima matahari Klaten.

Saat berkunjung ke Klaten, pastikan untuk mampir ke Toko Roti Muntjul yang legendaris.

Toko roti ini sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu dan tetap mempertahankan resep khasnya.

Baca juga: 5 Rekomendasi Hotel untuk Keluarga di Klaten, Cocok untuk Menginap Selama Mudik Lebaran 2025

TOKO ROTI KLATEN - Toko Roti Muntjul di Klaten, berdiri sejak 1951.
TOKO ROTI KLATEN - Toko Roti Muntjul di Klaten, berdiri sejak 1951. (YouTube Tribun Video)

Roti Favorit

Roti Sisir menjadi salah satu pilihan utama pelanggan karena teksturnya yang lembut.

Selain itu, Roti Bagelen yang renyah juga banyak diminati oleh pengunjung.

Roti di sini dibuat dengan bahan berkualitas dan tanpa bahan pengawet berlebihan.

Bagi penyuka keju, Cream Cheese Garlic Bread bisa menjadi pilihan yang menggoda.

Harga Terjangkau

Banyak orang membeli roti di sini sebagai camilan ataupun oleh-oleh khas Klaten.

Harganya yang terjangkau membuat toko ini selalu dipadati pelanggan dari berbagai daerah.

Harga roti di Toko Roti Muntjul dibanderol mulai dari Rp 2.000-an saja.

Lokasi dan Waktu Buka

Lokasi toko ini ada di Jalan Pemuda Nomor 77, Tegalblateran, Bareng, Klaten.

Jam operasionalnya dimulai dari pukul 06.30 WIB hingga 19.30 WIB setiap hari.

Letaknya yang berada di pusat kota membuat toko ini mudah dijangkau.

Banyak wisatawan yang mampir untuk membeli roti sebelum pulang ke daerah masing-masing.

TOKO ROTI KLATEN - Salah satu produk yang dijual di Toko Roti Muntjul Klaten.
TOKO ROTI KLATEN - Salah satu produk yang dijual di Toko Roti Muntjul Klaten. (TribunSolo.com / Ibnu Dwi Tamtomo)

Baca juga: 7 Kuliner Khas Klaten yang Wajib Dicoba saat Libur Lebaran 2025, Ada Opor Bebek yang Menggoda!

Daya Tarik

Selain kualitas roti, pelayanan ramah juga menjadi daya tarik utama toko ini.

Suasana di dalam toko nyaman sehingga pelanggan betah berbelanja.

Setiap hari, toko ini memproduksi roti dalam jumlah banyak untuk memenuhi permintaan.

Sebaiknya datang lebih awal jika ingin mendapatkan varian roti favorit sebelum kehabisan.

Roti di sini cocok dinikmati saat sarapan, camilan sore, atau untuk oleh-oleh Lebaran 2025.

Resep tradisional yang digunakan menghasilkan rasa roti yang khas dan otentik.

Tak heran jika Toko Roti Muntjul menjadi ikon kuliner legendaris di Klaten.

Kue Kering Ini Ternyata Khas Klaten Jawa Tengah

Kembang jambu adalah salah satu cemilan khas yang berasal dari Klaten, Jawa Tengah.

Makanan tradisional ini terbuat dari campuran tepung ketan yang diolah dengan cara digoreng hingga renyah, kemudian disajikan dengan taburan kelapa parut yang gurih.

Bentuknya yang menyerupai kelopak bunga jambu air menjadi daya tarik tersendiri bagi penikmatnya.

Selain rasanya yang manis dan gurih, kembang jambu juga memiliki cita rasa nostalgia yang mengingatkan pada kelezatan kuliner tradisional yang sudah ada sejak lama di Klaten.

Sebagai camilan yang mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional, kembang jambu telah menjadi bagian dari budaya kuliner lokal yang terus dilestarikan hingga kini.

Baca juga: Roti Legendaris Ini Ternyata Berasal dari Klaten Jawa Tengah, Bisa Buat Oleh-oleh Saat Lebaran 2025

Kembang jambu adalah camilan renyah yang umumnya dijual di pasar atau ditemui saat acara hajatan di Klaten, Jawa Tengah.

Kembang jambu juga dapat jadi pilihan oleh-oleh dari Klaten, Jawa Tengah jika tengah berada di Kota 1001 umbul ini.

Keberadaan kembang jambu tidak luput dari pengrajin di kota tersebut yang masih setia membuat camilan ini. 

Dikutip dari Kompas.com, salah satu rumah produksi kembang jambu adalah Berkah Jaya yang berlokasi di Dukuh Kalongan, Desa Candirejo, Kecamatan Ngawen, Klaten

Usaha kembang jambu ini berawal usai bisnis mebel milik keluarganya gulung tikar saat krisis moneter sekitar tahun 1998.

Rumah produksi bernama Kembang Jambu Berkah Jaya milik Heru Purwanto (42), usaha tersebut awalnya dikelola ibu dan kakaknya.

Baca juga: 5 Rekomendasi Hotel untuk Keluarga di Klaten, Cocok untuk Menginap Selama Mudik Lebaran 2025

 

CAMILAN KLATEN:Ilustrasi kembang jambu dari Klaten, Jawa Tengah
CAMILAN KLATEN:Ilustrasi kembang jambu dari Klaten, Jawa Tengah ((TribunSolo/ Zharfan))

"Awalnya dulu keluarga punya usaha mebel, lalu ketika krisis moneter banyak pengusaha yang gulung tikar,

Lalu, disini sudah banyak yang usaha membuat kembang jambu. Ibu akhirnya coba ikut membuat," imbuh nya.

Setelah beberapa waktu berjalan, banyak rumah usaha yang sudah berhenti membuat kembang jambu karena tidak ada yang meneruskan.

Namun, masih ada beberapa yang memproduksi kembang jambu hingga sekarang, termasuk miliknya.

"Untuk saat ini UMKM yang membuat kembang jambu di sini tinggal sedikit, hanya lima yang masih dan sini yang paling besar," ucap Heru.

Setiap harinya ketika produksi, adonan kembang jambu dibuat waktu pagi hari sehabis subuh.

Adonan terdiri dari tepung terigu dan telur, dan setiap harinya ia membuat adonan sebanyak 100 kilo.

Dengan takaran satu kilogram telur untuk satu kilogram  terigu.

Baca juga: 5 Tempat Wisata Seru di Dekat Candramaya Pool and Resort Klaten, Bisa Kunjungi Beragam Umbul Ini

"Jadi pagi nya kita membuat adonan dari tepung terigu dan telur, dicampur hingga rata dan selanjutnya adonan didiamkan beberapa waktu sebelum diolah lagi," ujar Heru.

Kemudian sekitar pukul 06.00, ada lima orang yang membantu datang, lalu mencetak adonan tersebut.

Proses pembuatan masih menggunakan tangan, adonan di tipiskan dengan cara  digilas, lalu adonan dicetak menggunakan cetakan.

Menggoreng pun masih menggunakan kayu bakar, karena jika menggunakan gas adonan kurang mengembang.

"Saat ini kalo menggoreng masih menggunakan kayu bakar, soalnya pernah pakai gas adonan nya tidak mengembang sempurna," ucap Heru.

Kembang jambu yang sudah digoreng lalu di tiriskan, dan kemdian dipasarkan.

Dirinya juga memiliki varian yang manis, dimana adonan kembang waru diolah lagi dengan gula cair yang dipanaskan.

Kemudian, kembang waru dipasarkan oleh Heru ke Pasar- pasar di wilayah Klaten dengan harga yang cukup terjangkau.

"Kita jual perkilo nya Rp. 50 ribu untuk yang manis, dan 45 yang original," kata nya.

Saat ini usaha kembang jambu tersebut per bulannya beromzet sekitar Rp. 6 juta bersih.

(TribunNewsmaker.com/ Listusista /Talitha)

Tags:
legendarisToko Roti MuntjulKlatenLebaran 2025
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved