Ramadan 2025
Lakukan 7 Amalan Sunnah Ini Untuk Menyambut Idul Fitri Sesuai Ajaran Rasulullah SAW, Baca Takbir
Menjelang momen Idul Fitri yang juga dikenal sebagai hari kemenangan, sebaiknya kita mempersiapkan atau perlu mengetahui amalan yang bisa dilakukan.
Editor: Sinta Darmastri
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Pada Sabtu, 29 Maret 2025 besok, pemerintah akan mengadakan sidang isbat untuk menentukan tanggal 1 Syawal 1446 H atau Lebaran Idul Fitri 2025.
Sidang ini akan menjadi momen penting untuk menentukan kapan umat Islam merayakan hari kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa sebulan penuh.
Sementara itu, di sisi lain, Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1446 H jatuh pada 31 Maret 2025.
Keputusan ini sesuai dengan Maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2025 yang sudah diumumkan sebelumnya.
Penetapan itu didasarkan pada hasil hisab dengan menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal, yang merupakan perhitungan astronomi untuk menentukan awal bulan Hijriah tanpa menunggu rukyatul hilal.
Menjelang momen Idul Fitri yang juga dikenal sebagai hari kemenangan, sebaiknya kita mempersiapkan atau perlu mengetahui amalan yang bisa dilakukan.
Nah, Islam juga mengajarkan terkait beberapa hal agar kita mengisi saat-saat Lebaran tersebut dengan kegembiraan sekaligus bernilai ibadah.
Baca juga: Siap-siap! Berikut 33 Lokasi Pemantauan Hilal Idul Fitri 2025, Lebaran Tanggal 30 atau 31?
Dilansir laman Kemenag, Rasulullah Nabi Muhammad SAW dan umat Islam pertama kali menggelar perayaan hari raya Idul Fitri pada tahun kedua Hijriah (624 M) atau usai Perang Badar.
Berdasarkan beberapa riwayat, disebutkan bahwa ada beberapa hal yang dilakukan Rasulullah SAW untuk menyambut dan merayakan hari raya Idul Fitri.
Berikut amalan-amalan menyambut dan merayakan Idul Fitri 2025 sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW, sebagaimana dikutip dari laman Kemenag:
1. Perbanyak Baca Takbir
Diriwayatkan bahwa Rasulullah saw. mengumandangkan takbir pada malam terakhir Ramadhan hingga pagi hari satu Syawal. Hal ini sesuai dengan apa yang difirmankan Allah dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 185:
: وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللهَ
Artinya, “Dan sempurnakanlah bilangan Ramadhan, dan bertakbirlah kalian kepada Allah”. (QS. Al-Baqarah: 185).
Ada dua jenis takbir Idul Fitri. Pertama, muqayyad (dibatasi), yaitu takbir yang dilakukan setelah shalat, baik fardhu atau sunnah. Setiap selesai shalat, dianjurkan untuk membaca takbir.