Tempat Wisata
Cuma 1 Jam dari Ciwidey, Air Terjun di Cianjur, Jabar, Suasanya Pas Buat libur Lebaran 2025
Air terjun di Cianjur, Jabar dengan suasana yang sejuk dan berkabut pas buat libur Lebaran 2025, cuma 1 jam dari Ciwidey
Editor: Tim TribunNewsmaker
Air terjun di Cianjur, Jabar dengan suasana yang sejuk dan berkabut pas buat libur Lebaran 2025, cuma 1 jam dari Ciwidey
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Jika sedang bertamasya ke kawasan Ciwidey, Jawa Barat, tak ada salahnya meluangkan waktu untuk singgah sejenak ke Curug Citambur yang terletak di Desa Karangjaya, Kabupaten Cianjur.
Air terjun setinggi 130 meter ini bukan hanya terkenal karena pesonanya yang menawan, tetapi juga tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Hal ini tak lepas dari unggahan tentang rumah milik seorang warga bernama Abah Jajang, yang langsung menghadap ke arah Curug Citambur di belakang rumahnya, sebuah pemandangan yang membuat iri siapa pun yang melihatnya.
Menjelang liburan Lebaran 2025, destinasi ini bisa menjadi pilihan yang menarik bagi anda yang ingin menyatu dengan alam sambil menjauh sejenak dari hiruk-pikuk kota.
Namun, ketimbang beramai-ramai berpiknik di halaman rumah Abah Jajang yang bisa merusak kebun dan mengganggu privasi beliau, lebih baik nikmati keindahan Curug Citambur dari lokasi resminya.
Apalagi, tempat ini sudah dikelola sebagai kawasan wisata, sehingga aksesnya cukup mudah dan telah dilengkapi sejumlah spot foto menarik bagi para pengunjung.
Kompas.com sempat berkunjung ke Curug Citambur pada Jumat, 28 April 2023.
Inilah sekelumit pengalaman dan pesona yang bisa ditemukan di sana.
Berdiri megah di ketinggian 1.400 meter di atas permukaan laut, Curug Citambur memiliki tiga tingkatan air terjun, seperti dikutip dari Kompas.com (11/3/2023).
Tingkatan pertama memiliki ketinggian sekitar 12 meter, diikuti oleh tingkatan kedua setinggi 116 meter, dan tingkatan terakhir yang hanya dua meter.
Sayangnya, karena keterbatasan waktu, saya tidak sempat turun ke bawah untuk berenang di aliran sungainya.
Meski begitu, pengalaman mendekat ke arah puncak air terjun dan menyaksikan langsung derasnya aliran air sudah cukup untuk memuaskan hati.
Jika anda naik hingga ke area dengan papan bertuliskan "Curug Citambur", percikan air yang menyegarkan akan langsung terasa. Bahkan, jika berdiri cukup lama di sekitarnya, pakaian bisa basah terkena semprotan air.
Keindahan Curug Citambur benar-benar memanjakan mata.
Bahkan dari kejauhan, saat masih dalam perjalanan menuju lokasi, aliran airnya sudah tampak samar-samar menuruni tebing yang tertutup kabut tipis.
Tak heran jika banyak orang menggambarkannya bak air yang mengalir langsung dari langit.
Rute dan Medan Menuju Curug Citambur
Untuk mencapai Curug Citambur, ada dua rute utama yang bisa ditempuh, yakni dari arah Cirebon atau dari arah Bandung.
Setelah mengecek peta digital, ternyata jarak dari Bandung ke Curug Citambur lebih dekat, sekitar 2,5 kilometer.
Karena itu, saya memutuskan mampir ke sana dalam perjalanan menuju Ciwidey.
Sebagai gambaran, dari Jalan Raya Patengan, Rancabali, jalan utama di kawasan itu, jarak menuju Curug Citambur adalah sekitar 24 kilometer atau dapat ditempuh dalam waktu satu jam dengan kendaraan bermotor.
Baik kendaraan roda dua maupun roda empat dapat digunakan untuk menuju lokasi, karena sepanjang jalan juga dilewati oleh pemukiman warga.
Namun, perlu dicatat bahwa medannya cukup menantang.
Banyak tikungan tajam, tanjakan, dan turunan curam yang harus dilalui, dikelilingi oleh pemandangan kebun teh serta hutan yang asri.
Sebagian jalan memang sudah mulus, tetapi ada juga beberapa bagian yang rusak, berlubang, bahkan berbatu, sehingga kecepatan kendaraan harus dikurangi demi keselamatan.
Dalam kondisi seperti ini, berkendara dengan sepeda motor terasa lebih praktis dan nyaman ketimbang mobil.
Kendati demikian, apapun jenis kendaraan yang digunakan, pastikan dalam kondisi prima agar perjalanan berlangsung aman dan menyenangkan.
Perjalanan pulang pun tak kalah menantang. Saat itu, saya tiba di lokasi cukup sore dan mulai kembali sekitar pukul 16.00 WIB.
Kabut pun turun dengan cepat, membuat jarak pandang terbatas. Ditambah lagi dengan kondisi musim hujan, berkendara pun harus lebih hati-hati.
Tips Sebelum Berkunjung
Jika berencana menikmati keindahan Curug Citambur, ada baiknya benar-benar menyisihkan waktu khusus.
Medan yang cukup menantang dan lokasi yang jauh dari jalan utama membuat perjalanan ke sana memerlukan waktu lebih lama.
Pastikan untuk berangkat di pagi atau siang hari agar bisa pulang sebelum matahari terbenam.
Dengan begitu, anda bisa menikmati keindahan alam tanpa terganggu kabut atau cuaca yang memburuk. (TribunNewsmaker.com/ Alifian Akbar/ Kompas.com)
| 4 Wisata di Solo Raya untuk Liburan Natal & Tahun Baru 2026, Jembatan Kaca hingga Cepogo Cheese Park |
|
|---|
| Di Klaten Jateng Ada Jalur Trekking Kalitalang dengan Pemandangan Merapi, Pas Buat Akhir Pekan |
|
|---|
| 5 Rekomendasi Tempat di Karanganyar untuk Long Weekend, dari Wisata Pemandangan Hingga Kafe Hits |
|
|---|
| Di Jogja, Ada Angkringan Puncak Bibis dengan Pemandangan Indah & Makanan Enak, Pas Buat Long Weekend |
|
|---|
| Gunungkidul Punya Kafe Unik, Tawarkan Sensasi Nongkrong di Dalam Goa, 1 Jam 25 Menit dari Tugu Jogja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/citambur1.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.