Breaking News:

Kabupaten Klaten

Strategi Baru Pemkab Klaten: Tinggalkan Panel Surya, Pilih PJU Listrik

Pergantian ini dimulai dengan pemasangan sebanyak 151 unit PJU yang tersebar di enam kecamatan.

Tayang:
Editor: Delta LP
TribunSolo/Ibnu Dwi Tamtomo
INFO KLATEN - Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, bersama Wakil Bupati Benny Indra Ardianto, meninjau langsung proses pemasangan di Kecamatan Trucuk, pada Jumat (2/5/2025). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo

TRIBUNNEWSMAKER.COM, KLATEN - Pemerintah Kabupaten Klaten mengambil langkah strategis dalam meningkatkan kualitas penerangan jalan umum (PJU) dengan mengganti sistem tenaga surya ke jaringan listrik konvensional. 

Pergantian ini dimulai dengan pemasangan sebanyak 151 unit PJU yang tersebar di enam kecamatan di Kabupaten Klaten.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bersama Wakil Bupati Benny Indra Ardianto, meninjau langsung proses pemasangan di Kecamatan Trucuk, pada Jumat (2/5/2025). Dalam peninjauan tersebut, turut hadir para asisten dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Alhamdulillah, hari ini sudah kita mulai pemasangan PJU,” ungkap Bupati Hamenang.

Menurut Hamenang, keputusan untuk beralih dari PJU berbasis panel surya ke tenaga listrik bukan tanpa alasan. 

Berdasarkan hasil evaluasi, sistem panel surya dinilai memiliki banyak kendala, mulai dari mahalnya biaya perawatan hingga risiko kehilangan komponen seperti baterai.

INFO KLATEN - Petugas Dishub Klaten melakukan instalasi penerangan jalan umum (PJU) berbasis listrik konvensional di ruas jalan Ngaran-Telukan, Kecamatan Trucuk, Klaten, pada Jumat (2/5/2025).
INFO KLATEN - Petugas Dishub Klaten melakukan instalasi penerangan jalan umum (PJU) berbasis listrik konvensional di ruas jalan Ngaran-Telukan, Kecamatan Trucuk, Klaten, pada Jumat (2/5/2025). (TribunSolo/Ibnu Dwi Tamtomo)

“Strategi kami ubah. Kalau dulu PJU menggunakan tenaga panel surya, sekarang kita kembalikan lagi ke tenaga listrik."

"Karena setelah dievaluasi, panel surya cukup banyak masalahnya, (seperti) baterai yang hilang. Perawatan juga mahal dan susah, maka dipuruskan kembali ke tenaga listrik,” jelasnya.

PJU berbasis listrik dipilih karena dinilai lebih stabil dan mudah dalam pemeliharaan. 

Pada tahun 2025 ini, 151 titik PJU akan dipasang di wilayah Trucuk, Ceper, Klaten Tengah, Jogonalan, Delanggu, dan Juwiring.

“Tentu belum bisa langsung mencapai ribuan unit. Nanti kita evaluasi, dan kalau cara ini paling cocok, baru akan kita perbanyak,” tambah Hamenang.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Klaten dalam mewujudkan infrastruktur penerangan jalan yang lebih andal dan berkelanjutan, demi mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya pada malam hari. (*) 

Sumber: Tribun Solo
Tags:
KlatenHamenang Wajar Ismoyolistrik
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved