Breaking News:

Program 100 Hari Kerja

Program 100 Hari Kerja Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, Realisasikan Dana per RT Rp 25 Juta

Inilah program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Jawa Tengah, Agustina Wilujeng dan Iswar Aminuddin.

Tayang:
Editor: Delta LP
Newsmaker Kolase/Wikipedia
100 HARI KERJA - Inilah program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti dan Iswar Aminuddin. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Simak program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Jawa Tengah, Agustina Wilujeng Pramestuti dan Iswar Aminuddin.

Untuk masa jabatan 2025-2030, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti dan Iswar Aminuddin langsung menerapkan visi misi dan program-program kerjanya.

Pada program 100 hari kerjanya, Agustina Wilujeng segera merealisasikan dana operasional Rp 25 juta per tahun untuk tiap RT.

Anggaran telah dibahas dan masuk pada APBD Perubahan 2025.

Program dana operasional tiap RT ini menjadi janji kampanye Agustina bersama wakilnya, Iswar Aminuddin.

Pencairan dana operasional RT diperkirakan pada Juli atau Agustus 2025. 

Agustina mengatakan, ada syarat administratif yang harus dipenuhi untuk pencairan dana operasional tersebut.

Semua ketua RT di Semarang akan dilakukan pembaharuan surat keputusan (SK).

Pembaharuan SK ini untuk mengantisipasi adanya ketua RT yang sudah tidak aktif. 

"Khawatirnya ada yang sudah meninggal, ada yang masa baktinya habis, harus diperbarui, dan lain sebagainya," paparnya, Senin (21/4/2025). 

Agustina melanjutkan, pencairan dana operasional RT akan dilakukan secara nontunai agar terhindar dari risiko bocor, uang rusak, maupun lainnya.

Pemkot Semarang akan bekerja sama dengan Bank Jateng untuk penyaluran dana operasional ini.

Baca juga: Program 100 Hari Kerja Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng,Perbaikan Jalan hingga Penanganan Sampah

Dana akan digelontor langsung Rp 25 juta, maka setiap RT perlu membuka rekening.

100 HARI KERJA - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan Pemkot Semarang segera merealisasikan dana operasional Rp25 juta per RT pertahun.
100 HARI KERJA - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan Pemkot Semarang segera merealisasikan dana operasional Rp25 juta per RT pertahun. (TribunJateng/Eka Yulianti Fajlin)

Dia menyebut, ada sekira 10.600 RT di Kota Semarang.

Dia memastikan, anggaran Kota Semarang mencukupi untuk merealisasikan programnya. 

"RT yang akan mendapatkan itu pokoknya yang sudah ada RT."

"Kalau ada jumlah KK lebih besar atau lebih kecil, rezeki mereka masing-masing."

"Saat membentuk RT kan tidak mau ada operasional, kami tidak mengatur itu," terang Agustina. 

Agustina mengatakan, ada perubahan peraturan wali kota soal pembentukan RT.

Namun itu tidak mengubah RT yang selama ini sudah ada.

Baca juga: Sosok & Profil Agustina Wilujeng Pramestuti Wali Kota Semarang 2025, 4 Periode Duduk di Parlemen

Dia berharap tidak menganggu ketentraman dan kenyamanan dalam berhubungan di lingkup terkecil. 

"RT itu penting."

"Apalagi, dengan dana Rp25 juta, kami juga mengamanatkan dengan adanya beberapa kewajiban RT," sebutnya. 

100 HARI KERJA - Inilah program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti dan Iswar Aminuddin.
100 HARI KERJA - Inilah program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti dan Iswar Aminuddin. (Newsmaker Kolase/Wikipedia)

Agustina menjelaskan, RT memiliki peran membantu pemerintah kota dalam melaksanakan proses pendataan, supervisi anak sekolah, urusan kependudukan, pengawasan kesehatan, posyandu, dan kebersihan lingkungan.

Jika ada wilayah RT tidak bersih, keseluruhan yang berada di RT harus bertanggungjawab. 

"Itu akan jadi tugas di RT."

"Sebenarnya, selama ini sudah ada hanya tidak diterjemahkan dalam perwal."

"Ini kemudian diletakan di perwal," katanya. 

Lebih lanjut, Agustina menjelaskan, dana operasional RT senilai Rp25 juta ini digelontor untuk menggairahkan perekonomian di tingkat RT.

Sementara untuk pembangunan fisik, dia mempersilakan masyarakat untuk mengajukan proposal.

"Pembangunan silakan mengajukan tambahan proposal."

"Tapi, kalau nambal-nambal, ada yang longsor sedikit, perawatan fisik boleh."

"Tapi, pembangunan sebaiknya ajukan proposal."

"Rp25 juta ini untuk menggairahkan perekonomian," ungkapnya. (TribunNewsmaker/TribunJateng)

Sumber: Tribun Jateng
Tags:
Agustina WilujengSemarangJawa TengahIswar Aminuddin
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved