Program Kerja Kepala Daerah
Program Kerja Bupati Kendal Jateng Dyah Kartika Permanasari, Ada Kendal Joss hingga Kendal Milenial
Inilah program kerja Bupati dan Wakil Bupati Kendal, Jawa Tengah (Jateng), Dyah Kartika Permanasari-Benny Karnadi.
Editor: Delta LP
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Inilah program kerja Bupati dan Wakil Bupati Kendal, Jawa Tengah (Jateng), Dyah Kartika Permanasari-Benny Karnadi.
Pasangan Dyah Kartika Permanasari-Benny Karnadi telah mulai pemerintahannya dengan menerapkan sejumlah program-program unggulan.
Mereka juga telah melewati masa 100 hari pertama masa kerjanya.
Dalam 100 hari kinerjanya itu, Dyah Kartika Permanasari bersama Benny Karnadi telah menetapkan 6 program prioritas pembangunan.
Program itu telah tersusun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029.
Bupati mengatakan, 6 program prioritas itu akan menjadi acuan keberhasilan untuk mewujudkan Kendal yang lebih tertata.
"Dalam RPJMD ini ada 6 program utama hingga 2029," kata Bupati yang akrab disapa Tika, Kamis (5/6/2025).
Tika menerangkan, program itu meliputi berbagai sektor pendidikan hingga infrastruktur daerah.
Di sektor pendidikan, Tika telah menyiapkan program Kendal Cerdas yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing Sumber Dana Manusia (SDM) di Kabupaten Kendal.
Program berikutnya ialah Kendal Sehat yang dibuat untuk memperkuat akses dan mutu layanan kesehatan agar lebih merata.
Adapun program berikutnya berupa Kendal Millenial, yang akan mendorong pelatihan keterampilan kerja, perluasan kesempatan kerja, dan pemberdayaan generasi muda.
Baca juga: Program 100 Hari Kerja Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, Siapkan Dana Rp 2 M demi Renov Pasar
Bupati Tika juga telah menyiapkan program Kendal Joss sebagai wadah pembangunan ekonomi strategis berbasis potensi unggulan lokal.
Selain itu, ada program Kendal Cekatan yang akan berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Di sisi lain, program Kendal Mantap di bidang infrastruktur juga dimasukkan dalam RPJMD.
"Rancangan ini telah diselaraskan dengan RPJMN Nasional dan RPJMD Provinsi Jawa Tengah 2025–2029," tuturnya.
Tika menambahkan, pihaknya juga akan meningkatkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk mengejar defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024 sebesar Rp115 miliar.
"Tentunya ini menjadi pendorong untuk meningkatkan kembali PAD di tahun ini," tandasnya.
Program pemberian bantuan subsidi pangan kepada anak berpotensi stunting telah dimulai di Kabupaten Kendal.
250 paket bantuan perdana disalurkan ke warga di Kecamatan Patebon sebagai upaya percepatan penurunan angka stunting di daerah tersebut.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan, bantuan ini merupakan strategi berkelanjutan pemerintah dalam memerangi stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini.
Sehingga, kebutuhan gizi serta proses tumbuh dan kembang anak tetap terjaga serta terhindar dari risiko stunting.
"Dengan adanya bantuan ini, kami berharap anak-anak yang berisiko stunting bisa mengejar ketertinggalan berat badan sesuai usianya."
"Ini adalah langkah konkret untuk menciptakan generasi yang sehat dan cerdas di masa depan," ujar Bupati yang akrab disapa Tika, Selasa (20/5/2025).
Dikatakannya, program ini akan terus dievaluasi setiap bulan untuk mengetahui progres perkembangan anak.
Jika perkembangan membaik, maka penerima bantuan subsidi pangan akan dialihkan ke warga lain yang membutuhkan.
"Apabila berat anak sudah mencapai standar usianya penerima akan dihentikan dan diganti dengan penerima lain yang membutuhkan."
"Semoga para orangtua dapat memberi perhatian lebih kepada anak dengan adanya program ini," sambungnya.
Baca juga: Sepak Terjang Dyah Kartika Permanasari Bupati Kendal 2025, Bertahun-tahun Kerja di PT Manufaktur
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah, Dyah Lukisari menjelaskan, program subsidi ini akan berlangsung selama delapan bulan.
Pemilihan penerima bantuan didasarkan pada data yang diperoleh dari Puskesmas setempat, sehingga tepat sasaran kepada anak-anak yang membutuhkan dukungan gizi tambahan.
Paket bantuan ini bernilai Rp170 ribu, namun masyarakat hanya perlu menebusnya dengan harga Rp20 ribu.
"Diharapkan melalui mekanisme ini, keluarga dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak," tandasnya. (TribunNewsmaker/TribunJateng)
Sumber: Tribun Jateng
| Dulunya Pecinta Reptil, Bupati Indramayu Lucky Hakim Sebar Ular Koros ke Sawah, Ada Warga yang Resah |
|
|---|
| Program Kerja Wali Kota Mataram Mohan Roliskana, Masih Cari Solusi Alternatif Atasi Sampah |
|
|---|
| Program Kerja Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Komitmen Bangun Kota Ramah Inklusi |
|
|---|
| Program Kerja Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, Bakal Bangun RS Khusus Penyakit Dalam |
|
|---|
| Program Kerja Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo, Tak Ada Skema 'Work Form Anywhere' untuk ASN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Program-Bupati-Kendal-Dyah-Kartika-Permanasari-Benny-Karnadi.jpg)