Breaking News:

Program Kerja Kepala Daerah

Program Kerja Bupati Blora Arief Rohman, Proyek Perbaikan 41 Ruas Jalan Dimulai Akhir Juni 2025

Inilah program kerja Bupati dan Wakil Bupati Blora, Jawa Tengah, Arief Rohman dan Sri Setyorini, proyek perbaikan jalan siap dimulai.

Tayang:
Editor: Delta LP
TribunBanyumas/Istimewa
PROGRAM BUPATI BLORA - Inilah program kerja Bupati dan Wakil Bupati Blora, Jawa Tengah, Arief Rohman dan Sri Setyorini, proyek perbaikan jalan siap dimulai. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Inilah program kerja Bupati dan Wakil Bupati Blora, Jawa Tengah, Arief Rohman dan Sri Setyorini.

Pasangan Arief Rohman dan Sri Setyorini telah mulai pemerintahannya dengan menerapkan sejumlah program-program unggulan.

Mereka juga telah melewati masa 100 hari pertama masa kerjanya.

Arief Rohman memiliki target untuk bidang infrastruktur di Kabupaten Blora.

Dia menargetkan 41 ruas jalan rusak di Blora mulai bisa diperbaiki akhir Juni 2025 mendatang.

Sebanyak 41 ruas jalan yang rusak itu rencananya bakal dibangun dengan dana pinjaman daerah.

Pasalnya, Pemkab telah menandatangani kesepakatan pinjaman daerah dengan Bank Jateng senilai total Rp 215 miliar, di Kantor Pusat Bank Jateng di Semarang, Jumat (9/5/2025) lalu.

Rinciannya pinjaman jangka pendek sebesar Rp10 Miliar yang digunakan untuk mendukung pengelolaan kas daerah pada tahun anggaran 2025 

Pinjaman jangka menengah senilai Rp 205 Miliar yang diperuntukkan bagi pembiayaan pembangunan 41 ruas jalan.

Baca juga: Program 100 Hari Kerja Bupati Blora Arief Rohman, Klarifikasi dan Minta Maaf soal Jalan Rusak

"Ini lagi perencanaan lelang. Nanti kita harapkan, setelah lelang untuk bisa dilaksanakan," kata Bupati Arief, Rabu (18/6/2025).

Lebih lanjut, Arief memperkirakan maksimal akhir Juni atau awal Juli sudah selesai lelang, dan bisa segera dilanjutkan untuk dimulai perbaikan jalan pada 41 ruas jalan tersebut.

"Ya kita targetkan di Juni akhir atau maksimal Juli awal ini sudah ada lelang," ujarnya.

PROGRAM BUPATI BLORA - Bupati Blora, Arief Rohman, menargetkan perbaikan 41 ruas jalan bisa dimulai akhir Juni 2025.
PROGRAM BUPATI BLORA - Bupati Blora, Arief Rohman, menargetkan perbaikan 41 ruas jalan bisa dimulai akhir Juni 2025. (TribunJateng/Iqbal Shukri)

Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, resmi membentuk dan mengukuhkan Komisi Irigasi untuk masa bhakti 2025-2027, di Gedung Bapperida Lantai 2, Selasa (27/5/2025).

Pengukuhan dipimpin langsung oleh Bupati Arief Rohman, dan disaksikan Wakil Bupati Sri Setyorini, bersama para Kepala OPD terkait.

Komisi Irigasi Blora tersebut diketuai oleh A. Mahbub Djunaedi yang juga Kepala Bapperida Blora. Kemudian Plt. Kepala DPUPR sebagai Ketua Harian, Kepala Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan sebagai Wakil Ketua, dan Kabid SDA DPUPR sebagai sekretaris.

Sementara itu, anggotanya Kabag Adpem Setda Blora, Kabid Infrastruktur Kewilayahan Bapperida, Kabid Sarpras DP4, Kabid DLH, Direktur PDAM, dan para Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) se Kabupaten Blora

Bupati Arief, menyatakan senang dan siap mendukung adanya Komisi Irigasi di Kabupaten Blora untuk mendukung program swasembada pangan. Selaras dengan program pusat dan provinsi.

“Kemarin saya baru saja mengikuti Musrenbang RKPD Provinsi Jawa Tengah di Semarang. Dalam rapat tersebut, Pak Gubernur juga menyampaikan bahwa fokus pembangunan tahun 2026 nanti adalah ketahanan pangan beserta infrastruktur pendukungnya."

"Oleh karena itu adanya pembentukan komisi irigasi ini sangat relevan dengan program ketahanan pangan,” kata Bupati Arief.

PROGRAM BUPATI BLORA - Pengukuhan Komisi Irigasi di Gedung Bapperida Lantai 2, Selasa (27/5/2025).
PROGRAM BUPATI BLORA - Pengukuhan Komisi Irigasi di Gedung Bapperida Lantai 2, Selasa (27/5/2025). (Dok Pemkab Blora)

Bupati Arief juga berharap agar Komisi Irigasi ini dapat memaksimalkan perannya dalam optimalisasi fungsi irigasi di Kabupaten Blora

Selain perawatan yang sudah ada, juga bisa memetakan potensi irigasi mana yang bisa dibangun baru agar bisa diajukan ke Provinsi maupun Pusat. 

“Berdasarkan data, di Kabupaten Blora ada 183 daerah irigasi. Misalnya Daerah Irigasi (DI) Gabus di wilayah Blora Kota, bisa mengairi 345 Ha sawah tolong dimaksimalkan. Begitu juga DI lainnya."

"Jika ada wilayah yang potensi dibangunkan irigasi baru juga tolong dipetakan agar nanti bisa dicek dan diusulkan ke Provinsi maupun Pusat, mumpun saat ini fokus pada ketahanan pangan,” lanjut Bupati.

Pihaknya juga berharap Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) bisa sinergi, mensinkronkan apa yang bisa dikerjasamakan dengan Komisi Irigasi dan Dinas Teknis. 

“Tolong kekompakannya. Alhamdulillah kalau dari sisi padi Blora sudah 5 besar se Jateng. Tinggal bagaimana untuk bisa ditingkatkan dan dipertahankan. Tinggal mengembangkan potensi komoditas lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Irigasi 2025-2027 yang barus aja dikukuhkan, A. Mahbub Djunaedi, menyatakan kesiapannya untuk menahkodai Komisi Irigasi Kabupaten Blora.

“Komisi ini, komisi yang mulia untuk mendukung program ketahanan pangan nasional dari Kabupaten Blora. Ini tugas yang mulia, untuk sesarengan mewujudkan Blora yang berkecukupan pangan dengan irigasi yang baik. Sehingga Blora bisa menjadi lumbung pangan untuk Jawa Tengah dan nasional. Semoga diberikan kelancaran,” paparnya. (TribunNewsmaker/TribunJateng)

Sumber: Tribun Jateng
Tags:
Arief RohmanBloraJawa TengahSri Setyorini
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved