Sosok
Sepak Terjang Harda Kiswaya Bupati Sleman 2025, Pernah Jadi Sekda hingga Kepala BKAD
Berikut sepak terjang Harda Kiswaya Bupati Sleman untuk periode 2025-2030.
Editor: Eri Ariyanto
TRIBUNNEWMAKER.COM - Berikut sepak terjang Harda Kiswaya Bupati Sleman untuk periode 2025-2030.
Pasangan Harda Kiswaya - Danang Maharsa berhasil memenangkan Pilkada Sleman 2025 berkat mendapatkan 381.580 suara.
Lantas, seperti apa sepak terjang Harda Kiswaya? Berikut penjelasan lengkapnya.
Baca juga: Sepak Terjang Ambar Purwoko Wakil Bupati Kulon Progo 2025, Dulunya Pengusaha Advertising & Properti
Sosok Harda Kiswaya tentu sudah tidak asing bagi masyarakat Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Pasalnya, Harda Kiswaya semat menjadi Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman.
Namun sebelum terjun di dunia politik, Harda Kiswaya memulai kariernya sebagai aparatur sipil negara (ASN) sejak tahun 1993.
Puluhan tahun menjadi ASN membuat Harda Kiswaya memiliki banyak pengalaman di birokrasi.
Sangat wajar masyarakat Kabupaten Sleman lebih mengenal sosok Harda Kiswaya.
Setelah unggul di Pilkada Sleman, Harda Kiswaya bersama Danang Maharsa berkomitmen akan menjalankan program visi-misi dan janji yang dimiliki selama masa kampanye, termasuk komitmen menghadirkan birokrasi yang melayani saat awal menjabat nanti.
Menurut Harda, peran pemerintah Kabupaten Sleman dalam melayani masyarakat bakal diperbaiki.
Ketika nanti menjabat bupati, Ia ingin menghadirkan pemerintahan yang mudah dan cepat.
Kewenangan bupati yang sifatnya teknis dan bisa didelegasikan kepada badan atau Dinas terkait, maka akan dilakukan. Artinya Dinas diberikan kepercayaan penuh.
"Untuk apa? memperpendek waktu pelayanan, sehingga akan jauh lebih efektif. Teman-teman (pegawai) yang bertugas, juga akan merasa terhormat karena kami kasih kepercayaan penuh sehingga akan kami didik, kami tingkatkan kapasitasnya, sehingga dalam mindset berfikir kita harus melayani masyarakat dengan cepat dan berintegritas sehingga punya prinsip melayani," kata Harda.
Harda Kiswaya merupakan Mantan Sekretaris Daerah Sleman. Ia juga mantan Kepala BKAD sehingga mengaku hafal betul kebutuhan birokrasi di Pemerintah Kabupaten Sleman.
Menurut dia, berkaitan dengan kesejahteraan pegawai semisal Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) akan dipantau sesuai dengan kemampuan daerah.
"Karena saya basicnya birokrasi sehingga tahu persis kebutuhan teman-teman (pegawai)," kata dia.
Sistem birokrasi melayani yang diharapkan Harda di Kabupaten Sleman akan membuat waktu Bupati lebih luang.
Nantinya, kata dia, waktu yang lebih luang akan digunakan untuk jemput bola turun menyapa masyarakat.
Profil Harda Kiswaya
Harda Kiswaya merupakan mantan Sekda Kabupaten Sleman.
Ia lahir di Sleman, 26 Januari 1964.
Harda Kiswaya mengawali pendidikan di SDN Jetis, Godean, dan melanjutkan ke SMPN Godean.
Setelah lulus, ia masuk ke SMEAN Godean dan kemudian menempuh pendidikan S1 di Universitas Islam Indonesia (UII) dengan fokus pada ekonomi/akuntansi.
Harda juga melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta dengan mengambil ilmu ekonomi.
Karier Harda Kiswaya terbilang cemerlang.
Ia pernah menjabat sebagai Kasubsie Angsuran Dinas Pendapatan Daerah, Kepala Bidang Pendapatan Dinas Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah, serta Kepala Dinas Pendapatan Daerah.
Pada tahun 2019, Harda menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya XX tahun.
(TribunNewsmaker.com/TribunBatam.id)
| Sosok Nanik S Deyang Kepala BGN Baru Pengganti Dadan Hindayana, Mantan Jurnalis, Dulu Timses Prabowo |
|
|---|
| Sosok Agung Firman Eks Ketua BPK Bela Nadiem Makarim, Sentil Cara Audit Kasus Chromebook: Tak Cocok |
|
|---|
| Sosok Perry Warjiyo Gubernur BI, Harta Naik Rp 15 M Jadi Rp 72 M, Diminta Mundur saat Rupiah Melemah |
|
|---|
| Sosok Robig Zaenudin, Eks Polisi Penembak Siswa SMKN 4 Semarang Kini Dibui di Nusakambangan |
|
|---|
| Sosok Gatut Sunu Wibowo Bupati Tulungagung yang kena OTT KPK, Kekayaan Fantastis Tembus Rp 18 M |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Harda-Kiswaya-kiri-saat-menyapa-para-masyarakat-a.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.