Program Kerja Kepala Daerah
Program Kerja Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti, Peningkatan SDM hingga Hilirisasi Produk
Inilah program kerja Bupati dan Wakil Bupati Magetan, Jawa Timur, Nanik Endang Rusminiarti dan Suyatni Priasmoro.
Editor: Delta LP
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Inilah program kerja Bupati dan Wakil Bupati Magetan, Jawa Timur, Nanik Endang Rusminiarti dan Suyatni Priasmoro.
Pasangan Nanik Endang Rusminiarti dan Suyatni Priasmoro telah mulai pemerintahannya dengan menerapkan sejumlah program-program unggulan.
Mereka dilantik baru pada Jumat (23/5/2025) setelah memenangkan PSU yang dilakukan pada 22 Maret 2025 lalu.
Di awal masa kepemerintahannya, Pemkab Magetan mulai merancang arah pembangunan lima tahun ke depan, melalui Forum Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029, yang digelar di Ruang Rapat Ki Mageti, Selasa (17/6/2025).
Forum ini menjadi pijakan awal pemerintahan Bupati Nanik Endang Rusminiarti dan Wakil Bupati Suyatni Priasmoro, dalam menentukan strategi pembangunan jangka menengah.
Bupati Nanik mengatakan ada lima program prioritas pembangunan yang akan menjadi fokus selama masa jabatan, yakni:
- Peningkatan kualitas SDM lewat Pendidikan dan Kesehatan
- Penguatan Sektor Pertanian dan Hilirisasi Produk
- Akselerasi Pembangunan Infrastruktur
- Penguatan Ekonomi Lokal dan Penataan Pasar
- Penguatan Peran RT dan Pelestarian Budaya Lokal
Nanik juga memaparkan Pemkab Magetan menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas utama.
“Salah satunya pemberian beasiswa pendidikan tinggi bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya ke jurusan kedokteran. Program ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan tenaga medis lokal di masa depan,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Kamis (19/6/2025).
Baca juga: Program 100 Hari Kerja Bupati Magetan Nanik Endang, Minta Seluruh ASN Optimal Melayani Masyarakat
Selain itu, lanjut Nanik, layanan dasar seperti Posyandu akan diperkuat sebagai bagian dari peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sejak usia dini.
Kemudian sektor pertanian akan diarahkan pada pertanian organik dan hilirisasi produk, dengan mendorong inovasi dan nilai tambah.
“Hasil panen petani diharapkan dapat diolah menjadi produk siap jual dan berdaya saing, sehingga tidak hanya berhenti sebagai bahan mentah di pasar tradisional,” tuturnya.
Pemerintah daerah juga menetapkan percepatan pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas.
Fokus pembangunan mencakup peningkatan kualitas jalan, ruang publik, serta fasilitas pedestrian.
Tujuannya adalah menciptakan ruang kota yang nyaman, aman, dan ramah masyarakat.
Berikutnya revitalisasi pasar-pasar tradisional seperti Pasar Sayur dan penataan pasar hewan serta pasar burung menjadi bagian dari agenda penguatan ekonomi kerakyatan.
Baca juga: Sepak Terjang Bupati Magetan Nanik Endang, Ikuti Jejak Suami yang Jadi Bupati Magetan 2008-2018
Di sisi lain, UMKM akan didorong naik kelas melalui pembinaan berkelanjutan dan digitalisasi usaha, sejalan dengan tren ekonomi modern dan inklusif.
“Program pemberdayaan tingkat RT menjadi agenda penting berikutnya. Setiap RT akan menerima dana operasional sebesar Rp 3-5 juta per tahun, guna mendukung kegiatan sosial dan pembangunan lingkungan. Program ini juga dibarengi dengan pelestarian budaya lokal sebagai bagian dari penguatan identitas daerah,” jelasnya.
Di samping lima program utama tersebut, Pemkab Magetan juga merancang proyek unggulan lain seperti relokasi Pasar Hewan Parang dan pembangunan Sirkuit Magetan.
Kedua proyek tersebut diharapkan bisa menjadi ikon baru yang menggerakkan ekonomi sekaligus meningkatkan citra daerah.
“Taman Kota Stadion Yosonegoro masuk dalam daftar proyek penataan. Nantinya akan dikembangkan sebagai ruang terbuka multifungsi, untuk kegiatan rekreasi, olahraga, dan ruang publik keluarga,” pungkasnya.
Kepala Bappeda Provinsi Jawa Timur, Muhammad Yasin, mengapresiasi langkah cepat Magetan dalam menyusun RPJMD 2025–2029.
Ia menilai program-program yang dicanangkan sejalan dengan agenda strategis provinsi, seperti Jatim Cerdas, dan Jatim Sehat.
“Pembangunan bukan hanya menjadi tanggung jawab pusat atau provinsi. Justru kabupaten/kota seperti Magetan adalah garda terdepan pelaksana pembangunan,” tandas Yasin. (TribunNewsmaker/Surya.co.id)
Sumber: Surya
| Dulunya Pecinta Reptil, Bupati Indramayu Lucky Hakim Sebar Ular Koros ke Sawah, Ada Warga yang Resah |
|
|---|
| Program Kerja Wali Kota Mataram Mohan Roliskana, Masih Cari Solusi Alternatif Atasi Sampah |
|
|---|
| Program Kerja Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Komitmen Bangun Kota Ramah Inklusi |
|
|---|
| Program Kerja Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, Bakal Bangun RS Khusus Penyakit Dalam |
|
|---|
| Program Kerja Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo, Tak Ada Skema 'Work Form Anywhere' untuk ASN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Program-bupati-Magetan-Nanik-Endang-Rusminiarti-dan-Suyatni-Priasmoro.jpg)