Breaking News:

Program Kerja Kepala Daerah

Program Kerja Bupati Majalengka Eman Suherman, Ancam Tutup Tambang yang Tak Jalankan Prosedur

Inilah program kerja Bupati dan Wakil Bupati Majalengka, Jawa Barat, Eman Suherman dan Dena M Ramdhan.

Tayang:
Editor: Delta LP
Newsmaker Kolase/Wikipedia
PROGRAM BUPATI MAJALENGKA - Inilah program kerja Bupati dan Wakil Bupati Majalengka, Jawa Barat, Eman Suherman dan Dena M Ramdhan. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Inilah program kerja Bupati dan Wakil Bupati Majalengka, Jawa Barat, Eman Suherman dan Dena M Ramdhan.

Pasangan Eman Suherman dan Dena M Ramdhan telah mulai pemerintahannya dengan menerapkan sejumlah program-program unggulan.

Mereka juga telah melewati masa 100 hari pertama masa kerjanya.

Kini Eman Suherman tengah melakukan pemetaan pertambangan di Kabupaten Majalengka.

Longsor di Gunung Kuda Cirebon telah membuat pemerintah Provinsi Jawa Barat mengeluarkan seruan akan penertiban tambang di sejumlah wilayah, tak terkecuali Majalengka.

Bupati Majalengka Eman Suherman mengatakan, pihaknya akan melakukan penertiban tambang ilegal maupun tambang yang legal tapi tidak sesuai prosedur dalam pelaksanannya. Menurutnya, perintah penertiban juga disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

"Kita nanti akan tertibkan. Saya akan menindaklanjuti karena Pak Gubernur sudah meminta, kita masih melihat," ujar Eman usai Launching 100 hari Kerja Pager Baja (Penataan Gerbang Batas Majalengka) di Ligung, Majalengka, Senin (2/6/2025).

Eman menyatakan saaat ini pihaknya akan mulai melakukan pemetaan sejumlah wilayah di Majalengka yang melakukan penambangan. Dia akan terjun langsung bersama dengan Wabup Majalengka Dena M. Ramdhan dan pihak lainnya.

Baca juga: Program 100 Hari Kerja Bupati Majalengka Eman Suherman, Mulai Luncurkan Inovasi PBJI, Apa Itu?

Jika menemukan penambangan tak sesuai aturan, maka Pemkab Majalengka akan mengusulkan pemberhentian izin pertambangakan, termasuk menutup permanen lokasi pertambangan tersebut.

"Pemetaan dulu. Datanya sudah ada, nanti akan dilakukan, mengingatkan ke depan mereka. Ya, paling tidak saya dengan Pak Wabup dengan teman-teman akan on the spot ke lapangan mana yang harus kita berhentikan," tuturnya.

PROGRAM BUPATI MAJALENGKA - Bupati Majalengka Eman Suherman, Wabup Majalengka Dena M. Ramdhan dan Sekda Majalengka Aeron Randi dalam Launching 100 hari Kerja PAGER BAJA (Penataan Gerbang Batas Majalengka) di Ligung, Majalengka.
PROGRAM BUPATI MAJALENGKA - Bupati Majalengka Eman Suherman, Wabup Majalengka Dena M. Ramdhan dan Sekda Majalengka Aeron Randi dalam Launching 100 hari Kerja PAGER BAJA (Penataan Gerbang Batas Majalengka) di Ligung, Majalengka. (TribunJabar/Adhim Mugni Mubaroq)

Eman mengimbau kepada para pemilik agar menjalankan prosedur keselamatan penambangan sesusai dengana aturan yang berlaku, serta mengutamakan keselamatan pekerja.

"Kita ingatkan pada mereka walaupun izinnya bukan dari kita," katanya.

Pembangunan Sekolah rakyat di Majalengka

Pemerintah pusat melalui gagasan Presiden Prabowo Subianto akan membangun Sekolah Rakyat di Kabupaten Majalengka.

Bupati Majalengka Eman Suherman mengatakan, Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan gratis dengan konsep asrama, khusus bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Di Majalengka, lokasi Sekolah Rakyat rencananya akan dibangun di Blok Nanggerang, Kelurahan Simpereum, Kecamatan Cigasong. Tak tanggung-tanggung, Majalengka telah menyiapkan lahan sekitar 10 hektare untuk pembangunan sekolah ini.

“Saya optimis tahun ini dibangun. Kita sudah siapkan semua syaratnya, dan lokasinya strategis. Lahan hingga akses jalan kita bisa dilewati mobil. Nanti kalau kurang bagus, kita perbaiki,” kata Eman di Pendopo Majalengka, Senin (26/5/2025).

Sekolah Rakyat ini akan melayani pendidikan jenjang SMP hingga SMA atau sederajat, dengan seluruh biaya pendidikan, asrama, makan, dan layanan kesehatan dasar ditanggung oleh negara.

PROGRAM BUPATI MAJALENGKA - Pegawai Pemda Majalengka sedang menunjukan denah dan konsep Sekolah Rakyat di Majalengka.
PROGRAM BUPATI MAJALENGKA - Pegawai Pemda Majalengka sedang menunjukan denah dan konsep Sekolah Rakyat di Majalengka. (Tribunjabar/Adhim Mugni Mubaroq)

Yang istimewa, sekolah ini mengadopsi konsep asrama penuh.

Menurut Eman, tujuan utamanya adalah menciptakan lingkungan belajar yang sehat, kondusif, dan terkontrol untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak dari keluarga tidak mampu.

“Sekolah Rakyat ini akan mengadopsi konsep asrama agar anak-anak bisa belajar dalam lingkungan yang kondusif, sehat, dan terkontrol,” tegas Eman.

Majalengka sendiri dipilih karena dinilai telah memenuhi seluruh kriteria dari pemerintah pusat. Mulai dari kesiapan lahan, kondisi tanah, aksesibilitas jalan, hingga peruntukan tata ruang wilayah.

Program ini digagas oleh Kementerian Sosial RI berdasarkan usulan dari Dinas Sosial Kabupaten Majalengka, sementara pembangunan fisik gedungnya akan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

Menurut Eman, Sekolah Rakyat adalah wujud nyata dari kehadiran negara dalam menjamin hak pendidikan bagi semua warga, tanpa terkecuali.

“Langkah ini juga menjadi bukti bahwa negara hadir memberikan solusi pendidikan yang menyeluruh dan setara bagi seluruh anak bangsa,” pungkasnya. (TribunNewsmaker/TribunJabar)

Sumber: Tribun Jabar
Tags:
Eman SuhermanDena M RamdhanMajalengkaJawa Barat
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved