Kabupaten Klaten
Klaten Robotic Competition 2025 Digelar, Bupati Hamenang Apresiasi Inovasi Anak Muda
Keberadaan sekolah teknologi seperti Autobot School merupakan terobosan penting dalam dunia pendidikan Klaten.
Editor: Delta LP
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo
TRIBUNNEWSMAKER.COM, KLATEN – Klaten Robotic Competition (KRC) 2025 kembali digelar di Graha Bung Karno, Kecamatan Klaten Selatan, Sabtu (5/7/2025).
Kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh Autobot School ini diikuti 220 peserta dari berbagai jenjang usia mulai dari TK, SD hingga SMP.
Direktur Autobot School Agur Yake Mulia, menjelaskan bahwa kompetisi ini telah berjalan selama tiga tahun sejak 2023 dan merupakan bagian dari kurikulum belajar siswa di Autobot School.
“Para peserta yang akan berkompetisi dalam beberapa kategori perlombaan, di antaranya home sweet home yakni menyusun dan merakit untuk umur 1-5 tahun; build, speed, win yakni menyelesaikan tantangan merakit lego untuk anak usia kelas 1-2 SD; coding yakni buat dan presentasikan project scratch, serta robot soccer yakni pertandingan robot soccer untuk anak kelas 7-9 SMP,” jelas Agur.
Selain itu pihaknya juga membuka kategori lomba untuk peserta umum atau mini competition, diantaranya virtual reality (beat saber), get mbot out of the maze, catapult challange, delivery bot serta electric shoot.
Klaten Robotic Competition 2025 dibuka secara resmi oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo.
Secara simbolis, Bupati merobohkan tembok dari tumpukan kardus dengan robot sebagai tanda pembukaan.
“Hari ini saya ke Graha Bung Karno membuka Klaten Robotic Competition tahun 2025 yang dijagas oleh Autobot School,” kata Bupati.
Baca juga: Bupati Hamenang Sambut Kedatangan 972 Jamaah Haji Klaten Tiba di Kampung Halaman
Menurutnya, keberadaan sekolah teknologi seperti Autobot School merupakan terobosan penting dalam dunia pendidikan Klaten.
“Tentu ini hal yang sangat luar biasa bagi Kabupaten Klaten yang memiliki Autobot School, sehingga ke depan bisa menjadi sarana pembelajaran untuk generasi penerus kita belajar pendidikan sekaligus teknologi,” ujarnya.
Bupati juga berharap pembelajaran teknologi bisa diperluas menjadi bagian dari kurikulum pendidikan nasional. “Sehingga generasi muda kita ini sudah dari awal belajar coding, bisa membuat robot dan paham AI,” pungkasnya. (*)
Sumber: Tribun Solo
| Momen Langka Klaten Menari 2026! Turis Asing Turun ke Arena Tari, Bupati Hamenang: Momennya Tepat |
|
|---|
| 50 Mobil KDMP Disalurkan, Bupati Klaten Hamenang: Pemantik Ekonomi Desa, Dandim Ingatkan Perawatan |
|
|---|
| Bupati Hamenang Usul Prambanan Jadi Pusat Tari, Singgung Kekuatan Relief yang ‘Bercerita’ |
|
|---|
| 850 Penari Ramaikan Klaten Menari 2026, Usung Tema 'Wirogo Sangkara', Ini Maknanya |
|
|---|
| Tak Sekadar Pentas, Klaten Menari 2026 Bawa Misi Besar untuk Candi Prambanan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Hamenang-dan-peserta-Klaten-Robotic-Competition-KRC-2025.jpg)