SPMB
SPMB Jateng Tahap 2 Masih Dibuka Khusus Siswa yang Ingin Sekolah Gratis di SMA/SMK, Ini Syaratnya
SPMB Jateng Tahap 2 masih dibuka khusus siswa yang ingin sekolah gratis di SMA/SMK, simak persyaratannya.
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
SPMB Jateng Tahap 2 Masih Dibuka Khusus Siswa yang Ingin Sekolah Gratis di SMA/SMK, Ini Syaratnya
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah (Disdikbud Jateng) kembali membuka peluang bagi para calon siswa dari keluarga kurang mampu melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahap II.
Pada tahap kedua ini, tersedia sebanyak 3.091 kursi di sekolah swasta yang akan diberikan secara gratis bagi siswa yang berhasil lolos dalam proses seleksi.
Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah provinsi Jawa Tengah untuk memperluas akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berasal dari latar belakang ekonomi lemah.
Sekretaris Disdikbud Jateng, Syamsudin Isnaini, menjelaskan bahwa SPMB tahap II khusus diperuntukkan bagi siswa miskin melalui program unggulan yang dikenal dengan nama "Sekolah Kemitraan Swasta".
Program Sekolah Kemitraan Swasta ini merupakan terobosan yang digagas langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dengan tujuan utama memberikan kesempatan pendidikan setara kepada anak-anak dari keluarga tidak mampu.
Dengan adanya program ini, para siswa miskin memiliki kesempatan untuk menempuh pendidikan di sekolah swasta tanpa harus terbebani biaya sama sekali.
“Melalui program yang digagas Gubernur Jateng Ahmad Luthfi ini, siswa miskin bisa bersekolah gratis di sekolah swasta,” jelas Syamsudin.
Baca juga: Jadwal dan Cara Daftar Ulang SPMB Jabar 2025, Bisa Online & Offline, Catat Dokumen yang Wajib Dibawa

Ia menambahkan bahwa pendaftaran untuk SPMB Jateng tahap II akan berlangsung selama tiga hari, yakni mulai tanggal 7 hingga 9 Juli 2025.
Proses pendaftaran ini dilakukan secara daring atau online, dan para calon siswa bisa langsung mengakses laman resmi di https://spmb.jatengprov.go.id.
Dalam keterangannya, Syamsudin mengimbau agar para calon siswa baru dari keluarga miskin tidak menunda waktu dan segera mempersiapkan diri serta proaktif dalam mengikuti proses pendaftaran.
Tak hanya siswa, ia juga mendorong agar seluruh Cabang Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah yang menjadi mitra dalam program ini turut berperan aktif dalam mengoptimalkan penyerapan peserta didik.
Syamsudin pun memberikan semangat kepada para calon siswa dengan mengatakan, "Masih ada kesempatan untuk adik-adik bisa bersekolah di sekolah mitra, yang nanti juga perlakuannya sama dengan adik-adik di sekolah negeri."
Ia menegaskan bahwa para siswa yang diterima melalui program ini tidak akan dipungut biaya apapun, sama seperti siswa di sekolah negeri.
“Tidak akan dibebani biaya, gratis,” tegas Syamsudin saat memberikan keterangan resmi pada Sabtu, 5 Juli 2025.
Baca juga: Hasil Seleksi SPMB Kediri 2025 untuk Jenjang SMP, Cara Daftar Ulang dengan Tanda Bukti Verifikasi
