Kabar Wilayah
Belum Bisa Kejar Sumedang, Bandung, Bogor, Ini Peringkat 12 Kabupaten Termaju Jabar, Hawaii van Java
Belum mampu kejar Sumedang, Bandung, Bogor, ini peringkat 12 kabupaten termaju Provinsi Jabar, dijuluki Hawaii van Java.
Editor: Febriana
Belum mampu kejar Sumedang, Bandung, Bogor, inilah daerah yang menduduki peringkat 12 kabupaten termaju Provinsi Jawa Barat versi IDSD 2024, dijuluki Hawaii van Java yakni Pangandaran.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kabupaten Sumedang berhasil menjadi daerah paling progresif di Jawa Barat berdasarkan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2024 yang dirilis Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Daerah berjuluk Kota Tahu tersebut mencetak skor mengesankan yakni 3,92. Hasil itu menjadi sebuah bukti nyata kepemimpinannya dalam inovasi dan pengembangan.
Di bawahnya, ada Kabupaten Bandung yang menempati peringkat kedua dengan skor 3,86.
Di posisi ketiga, Kabupaten Kuningan mencuri perhatian lewat raihan skor 3,82.
Di sisi lain, Kabupaten Pangandaran, yang berjuluk Hawaii van Java sukses mengamankan peringkat 12 dengan skor 3,65.
Lantas, bagaimana nasib kabupaten lainnya? Berikut rangking IDSD BRIN tahun 2024 di Provinsi Jawa Barat:
1.Sumedang – 3,92
2. Bandung – 3,86
3. Kuningan – 3,82
4. Bogor – 3,81
5. Cirebon – 3,80
6. Garut – 3,80
7. Bekasi – 3,78
Baca juga: Kota Anggrek Raih Predikat Paling Maju di Provinsi Banten, Cilegon, Serang, hingga Tangerang Dilibas
8. Ciamis – 3,72
9. Cianjur – 3,69
10. Subang – 3,68
11. Majalengka – 3,68
12. Pangandaran – 3,65
13. Bandung Barat – 3,64
14. Purwakarta – 3,57
15. Karawang – 3,56
16. Sukabumi – 3,54
17. Tasikmalaya – 3,44
18. Indramayu – 3,34
Penilaian Berdasarkan 12 Pilar
Dikutip dari laman resminya, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melanjutkan pengukuran IDSD 2024 sebagai komitmen penyediaan data dasar yang akurat.
IDSD mengukur produktivitas dan kemajuan daerah menggunakan menggunakan kerangka Global Competitiveness Index (GCI) dari World Economic Forum (WEF).
Secara singkat, daya saing sebuah entitas wilayah ditentukan oleh kemampuannya dalam meningkatkan produktivitas di tiga lini yaitu produktivitas dalam faktor produksi, produktivitas yang didorong oleh efisien dan produktivitas yang didorong oleh inovasi.
Baca juga: Sukoharjo, Banyumas, Semarang Masuk 3 Besar Kabupaten Termaju di Jateng, Kota Knalpot Paling Bawah
Faktor pendorong produktivitas tersebut dituangkan ke dalam 4 komponen utama dan dijabarkan melalui 12 pilar daya saing.
Pilar tersebut meliputi institusi, infrastruktur, adopsi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), stabilitas ekonomi makro, kesehatan, keterampilan tenaga kerja, pasar produk, pasar tenaga kerja, sistem keuangan, ukuran pasar, dinamika bisnis, dan kapasitas inovasi.
Setiap daerah dinilai berdasarkan kekuatan dan tantangan pada masing-masing aspek tersebut.
Daerah yang unggul umumnya memiliki tata kelola yang baik, infrastruktur yang memadai, serta aktif mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi lokal.
Capaian ini menjadi cerminan bahwa daya saing daerah tidak hanya bergantung pada status sebagai kota besar.
Namun juga pada komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik dan mendorong inovasi.
(TribunNewsmaker.com)(TribunJateng.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Pangandaran-menduduki-peringkat-12-kabupaten-termaju-Provinsi-Jawa-Barat-versi-IDSD-2024.jpg)