Kabar Wilayah
Siberia van Java Raih Peringkat 13 Kabupaten Termaju Jabar, Ungguli Purwakarta, Karawang, Sukabumi
Ungguli Purwakarta, Karawang, Sukabumi, inilah peringkat 13 kabupaten termaju Provinsi Jawa Barat, dijuluki Siberia van Java.
Editor: Febriana
Ungguli Purwakarta, Karawang, Sukabumi, inilah daerah yang menduduki peringkat 13 kabupaten termaju Provinsi Jawa Barat versi IDSD 2024, dijuluki Siberia van Java yakni Bandung Barat.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Prestasi gemilang diraih oleh Kabupaten Sumedang sebagai daerah paling progresif di Jawa Barat, sebagaimana diumumkan dalam Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2024 oleh BRIN.
Kota Tahu ini mencatatkan skor tertinggi 3,92, menunjukkan komitmennya terhadap inovasi. Di belakangnya, Kabupaten Bandung menempati posisi kedua dengan skor 3,86, dan Kabupaten Kuningan di posisi ketiga dengan 3,82.
Menariknya, Kabupaten Bandung Barat, yang akrab disapa Siberia van Java, juga menunjukkan performa solid dengan menduduki peringkat ke-13 dengan skor 3,64.
Lantas, bagaimana nasib kabupaten lainnya? Berikut rangking IDSD BRIN tahun 2024 di Provinsi Jawa Barat:
1.Sumedang – 3,92
2. Bandung – 3,86
3. Kuningan – 3,82
4. Bogor – 3,81
5. Cirebon – 3,80
6. Garut – 3,80
7. Bekasi – 3,78
8. Ciamis – 3,72
9. Cianjur – 3,69
Baca juga: Kota Anggrek Raih Predikat Paling Maju di Provinsi Banten, Cilegon, Serang, hingga Tangerang Dilibas
10. Subang – 3,68
11. Majalengka – 3,68
12. Pangandaran – 3,65
13. Bandung Barat – 3,64
14. Purwakarta – 3,57
15. Karawang – 3,56
16. Sukabumi – 3,54
17. Tasikmalaya – 3,44
18. Indramayu – 3,34
Penilaian Berdasarkan 12 Pilar
Dikutip dari laman resminya, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melanjutkan pengukuran IDSD 2024 sebagai komitmen penyediaan data dasar yang akurat.
IDSD mengukur produktivitas dan kemajuan daerah menggunakan menggunakan kerangka Global Competitiveness Index (GCI) dari World Economic Forum (WEF).
Secara singkat, daya saing sebuah entitas wilayah ditentukan oleh kemampuannya dalam meningkatkan produktivitas di tiga lini yaitu produktivitas dalam faktor produksi, produktivitas yang didorong oleh efisien dan produktivitas yang didorong oleh inovasi.
Baca juga: Sukoharjo, Banyumas, Semarang Masuk 3 Besar Kabupaten Termaju di Jateng, Kota Knalpot Paling Bawah
Faktor pendorong produktivitas tersebut dituangkan ke dalam 4 komponen utama dan dijabarkan melalui 12 pilar daya saing.
Pilar tersebut meliputi institusi, infrastruktur, adopsi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), stabilitas ekonomi makro, kesehatan, keterampilan tenaga kerja, pasar produk, pasar tenaga kerja, sistem keuangan, ukuran pasar, dinamika bisnis, dan kapasitas inovasi.
Setiap daerah dinilai berdasarkan kekuatan dan tantangan pada masing-masing aspek tersebut.
Daerah yang unggul umumnya memiliki tata kelola yang baik, infrastruktur yang memadai, serta aktif mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi lokal.
Capaian ini menjadi cerminan bahwa daya saing daerah tidak hanya bergantung pada status sebagai kota besar.
Namun juga pada komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik dan mendorong inovasi.
(TribunNewsmaker.com)(TribunJateng.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Bandung-Barat-menduduki-peringkat-13-kabupaten-termaju-Provinsi-Jawa-Barat-versi-IDSD-2024.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.