Breaking News:

Misteri Motif Arya Daru Tinggalkan Belanjaan di Rooftop Kantor Sebelum Tewas, Ini Barang yang Dibeli

Di malam sebelum kematiannya, diplomat Arya Daru Pangayunan sempat datang ke kantornya di Gedung Kementerian Luar Negeri (Kemenlu)

Editor: galuh palupi
Capture YouTube Tribunnews
DIPLOMAT TEWAS MISTERIUS - Capture YouTube Tribunnews menampilkan sosok Arya Daru. Arya Daru sempat naik ke rooftop kantor, tinggalkan barang belanjaan 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Di malam sebelum kematiannya, diplomat Arya Daru Pangayunan sempat datang ke kantornya di Gedung Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan naik ke rooftop kantor.

Arya Daru pergi ke kantornya setelah belanja dasi dan celana dalam di mal Grand Indonesia.

Setelah belanja itula Arya Daru lalu pergi ke kantornya di Gedung Kemenlu.

Rekaman cctv menunjukkan Arya Daru tiba di Gedung Kemenlu sekitar pukul 21.43 WIB.

Ia kemudian terekam menuju rooftop lantai 12 gedung tersebut.

Anehnya, Arya Daru terekam naik ke rooftop membawa tas punggung dan tas belanjaan.

Baca juga: Momen Terakhir Diplomat Arya Daru di Rooftop Gedung Kemlu Sebelum Kembali ke Kos, Lebih dari 1 Jam

DIPLOMAT TEWAS MISTERIUS - Capture YouTube Tribunnews menampilkan sosok Arya Daru. Arya Daru sempat naik ke rooftop kantor, tinggalkan barang belanjaan
DIPLOMAT TEWAS MISTERIUS - Capture YouTube Tribunnews menampilkan sosok Arya Daru. Arya Daru sempat naik ke rooftop kantor, tinggalkan barang belanjaan (Capture YouTube Tribunnews)

Selang 1 jam 26 menit kemudian, Arya Daru turun ke bawah tanpa membawa tas ransel dan belanjaannya.

Ia meninggalkan kedua benda itu di rooftop kantornya.

Usai keluar dari gedung Kemenlu, Arya Daru lalu melanjutkan perjalanan pulang ke kosannya menggunakan taksi.

Tiba di kos, ia sempat masuk ke dalam kamar, lalu keluar lagi pukul 23.24 WIB untuk membuang kantong plastik hitam di ujung lorong.

Kemudian, Arya Daru kembali sekitar pukul 23.25 WIB memasuki kamar.

Ia tak terlihat lagi dari rekaman CCTV, kecuali penjaga kosan yang mondar mandir di depan kamar Arya Daru.

Hingga kemudian keesokan harinya pukul 07.37 WIB, Arya Daru ditemukan tak bernyawa dengan kondisi kepala terlilit lakban kuning.

Isi tas yang dibawa Arya Daru

Ade Ary menuturkan, hingga saat ini pihaknya masih mengumpulkan data dan bukti-bukti lain terkait kasus kematian Arya Daru.

Ia belum bisa mengungkap secara pasti kegiatan sang diplomat selama berada di rooftop, termasuk isi tas dan kantong belanja yang ditinggalkan.

Baca juga: Terkuak Isi Tas yang Ditinggalkan Arya Daru di Rooftop Kemenlu RI Sebelum Tewas, Barang Ditinggal

"Kami masih menelusuri dan mencocokkan semua bukti yang ada. Pembuktian harus lengkap dan menyeluruh," ujar dia.

Namun, berdasarkan informasi yang beredar, kantong belanja yang dibawa Arya Daru berisi barang dari toko pakaian.

DIPLOMAT TEWAS MISTERIUS - Capture YouTube Tribun Sinkawang menampilkan sosok Arya Daru. Polisi sudah melakukan penyelidikan, temukan sejumlah bukti baru di kasus Arya Daru
DIPLOMAT TEWAS MISTERIUS - Capture YouTube Tribun Sinkawang menampilkan sosok Arya Daru. Polisi sudah melakukan penyelidikan, temukan sejumlah bukti baru di kasus Arya Daru (Capture YouTube Tribun Sinkawang)

Diduga isi kantong itu merupakan barang belanjaannya yang dibeli di Grand Indonesia.

Belum ada informasi yang beredar terkait isi tas ransel Arya Daru.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan berbasis scientific crime investigation untuk mengungkap kasus ini.

Bukti-bukti Utama

Berikut adalah rangkuman bukti-bukti utama yang telah ditemukan dalam penyelidikan kasus kematian Arya Daru:

Baca juga: Barang yang Kerap Dibeli Arya Daru Pangayunan di Toko Rokok Elektrik, Karyawan Sampai Heran

Barang Bukti Fisik di TKP

  • Lakban kuning yang yang melilit kepala korban.
  • Kantong kresek hitam yang yang sempat membuang Arya malam sebelum kematian.
  • Obat-obatan seperti obat sakit kepala dan lambung, sesuai riwayat medis korban.
  • Pakaian, dompet, bantal, dan sarung yang diken yang dikenakan korban saat ditemukan

Rekaman CCTV

  • CCTV menunjukkan Arya keluar kamar sekitar pukul 23.24 WIB pada 7 Juli 2025, membawa kantong kresek hitam, lalu kembali masuk tanpa membawa lagi4.
  • Rekaman juga menunjukkan penjaga kos mondar-mandir di depan kamar korban, namun tidak mengetuk pintu atas permintaan istri korban

Jejak Digital dan DNA

  • Jejak sidik jari dan DNA di TKP telah diperiksa, sejauh ini tidak ditemukan DNA asing.
  • Riwayat komunikasi digital dari ponsel dan laptop korban sedang diselidiki untuk mengungkap motif atau tekanan psikologis.

Kondisi Kamar dan Akses

  • Pintu kamar menggunakan smart lock yang hanya bisa diakses oleh Arya sendiri yang hanya bisa diakses oleh Arya sendiri.
  • Slot pintu manual ditemukan terkunci dari dalam dugaan tidak ada orang, memperkuat dugaan tidak ada orang lain yang masuk.
  • Tidak ada kerusakan pada plafon, jendela, atau saluran udara , menandakan tidak ada upaya masuk paksa.

Kesaksian Saksi

  • Lima Saksi telah diperiksa, termasuk istri, dua rekan kerja, penjaga kos, dan tetangga.
  • Karyawan toko rokok elektrik menyebut Arya sebagai pribadi tertutup, sering membeli Coca-Cola dan duduk menyendiri (Tribunnewsmaker/Tribun Bogor/Disempurnakan dengan AI)
Sumber: Tribun Bogor
Tags:
Arya Daru PangayunanGrand IndonesiaJakarta Pusat
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved