Breaking News:

Kabar Wilayah

'The Sunset East Java' Kota Paling Sedikit Terima Bansos di Jawa Timur, Madiun dan Pacitan Menyusul

Inilah kota yang paling sedikit menerima bantuan sosial di Provinsi Jawa Timur.

Tayang:
Editor: galuh palupi
Generated by AI Copilot
KABAR WILAYAH - Ilustrasi sunset di pedesaan dibuat dengan Copilot 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Inilah kota yang paling sedikit menerima bantuan sosial di Provinsi Jawa Timur.

Jawa Timur termasuk provinsi yang menggelontorkan dana besar untuk anggaran bansos Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Terdapat beberapa kabupaten di Jawa Timur dengan jumlah KPM yang cukup tinggi.

Di antara mereka ada empat kabupaten yang paling sedikit menerima bansos di Jawa Timur.

Berikut adalah keempatnya:

4. Kabupaten Situbondo

Jumlah KPM: 280.190 keluarga

Realisasi Anggaran Bansos Pangan: Rp 168.114.000.000

Jumlah Penduduk Miskin: 80.170 jiwa

Situbondo mencatat jumlah penerima bantuan sosial tertinggi di antara empat kabupaten ini.

Baca juga: Bukan Bekasi, Depok, Sukabumi, Inilah Peringkat 6 Kota Termaju di Jawa Barat, Dijuluki Kota Udang

Jumlah KPM jauh melebihi jumlah penduduk miskin.

Hal ini mengindikasikan cakupan bantuan yang luas atau kemungkinan bantuan diberikan juga kepada masyarakat rentan yang belum masuk kategori "miskin ekstrem".

KABAR WILAYAH - Ilustrasi sunset di pedesaan dibuat dengan Copilot
KABAR WILAYAH - Ilustrasi sunset di pedesaan dibuat dengan Copilot (Generated by AI Copilot)

3. Kabupaten Madiun

Jumlah KPM: 233.620 keluarga

Realisasi Anggaran Bansos Pangan: Rp 140.172.000.000

Jumlah Penduduk Miskin: 73.150 jiwa

Kabupaten Madiun berada di posisi kedua dengan total penerima bantuan yang besar.

Rasio KPM terhadap jumlah penduduk miskin juga cukup tinggi, menunjukkan pendekatan distribusi yang mungkin mencakup kelompok rentan secara luas.

2. Kabupaten Pacitan

Jumlah KPM: 205.969 keluarga

Realisasi Anggaran Bansos Pangan: Rp 123.581.400.000

Jumlah Penduduk Miskin: 73.030 jiwa

Dengan lebih dari 200 ribu keluarga penerima bansos, angka ini hampir tiga kali lipat dari jumlah penduduk miskin di Pacitan.

Hal ini bisa mencerminkan bahwa parameter penerima tidak semata-mata berdasarkan kategori miskin.

Melainkan mencakup warga yang secara ekonomi rentan.

Baca juga: Di Bantul Jogja Ada Resto Seafood Langganan Artis Ibu Kota, Enak dan Terjangkau, 1 Jam dari Klaten

1. Kabupaten Magetan

Jumlah KPM: 191.410 keluarga

Realisasi Anggaran Bansos Pangan: Rp 114.846.000.000

Jumlah Penduduk Miskin: 59.510 jiwa

Magetan menjadi kabupaten dengan jumlah penerima bantuan paling sedikit di antara keempatnya.

Kabupaten Magetan, yang terletak di ujung paling barat Provinsi Jawa Timur, dekat dengan Gunung Lawu.

Julukan ini diberikan karena letaknya yang strategis dan pemandangan matahari terbenam yang indah di wilayah tersebut. 

Namun, secara proporsional, anggaran dan cakupan bantuan tetap tergolong besar bila dibandingkan dengan jumlah penduduk miskin yang tercatat.

Distribusi bantuan sosial pangan ini menunjukkan bahwa jumlah penerima manfaat (KPM) tidak selalu identik dengan jumlah penduduk miskin.

Hal ini karena pemerintah juga menargetkan keluarga rentan miskin, pekerja sektor informal berpenghasilan rendah, atau warga yang terdampak situasi ekonomi nasional. (Tribunnewsmaker/Tribun Trends)

Tags:
Jawa TimurSitubondoMadiunPacitan
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved