Kabar Wilayah
Bermotto Sehasen, Ini Rangking 8 Daerah Termaju Bengkulu, Salip Mukomuko tapi Keok dari Lebong
Salip Mukomuko tapi kalah jauh dari Kota Bengkulu hingga Lebong, ini rangking 8 kabupaten termaju Bengkulu, mottonya Sehasen.
Penulis: Febriana Nur
Editor: Febriana
Salip Mukomuko tapi kalah jauh dari Kota Bengkulu hingga Lebong, ini rangking 8 kabupaten termaju di Provinsi Bengkulu versi IDSD 2024, mottonya Sehasen yakni Kepahiang.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Lewat Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2024 yang dipublikasikan oleh BRIN, persaingan antar daerah di Provinsi Bengkulu terpantau sengit nan menarik.
Kota Bengkulu berhasil menempati posisi teratas dengan skor 4,01, mengukuhkan dominasinya sebagai wilayah paling maju di provinsi tersebut.
Di posisi kedua, Kabupaten Bengkulu Selatan membuntuti dengan perolehan skor 3,64. Disusul ketat oleh Kabupaten Rejang Lebong yang berada di peringkat ketiga dengan skor 3,63.
Sementara itu, Kabupaten Kepahiang yang dikenal dengan motto "Sehasen", menempati peringkat kedelapan dengan skor 3,27.
Lantas, bagaimana dengan daerah lainnya?
Berikut adalah deretan kota/kabupaten paling maju di Provinsi Bengkulu berdasarkan IDSD 2024:
1. Kota Bengkulu - 4,01
2. Kabupaten Bengkulu Selatan - 3,64
3. Kabupaten Rejang Lebong - 3,63
4. Kabupaten Lebong - 3,40
5. Kabupaten Bengkulu Utara - 3,35
6. Kabupaten Kaur - 3,33
7. Kabupaten Seluma - 3,32
Baca juga: Kota Lemang Peringkat 4 Kota Termaju di Sumut, Kalah dari Medan, Pematangsiantar, Padang Sidempuan
8. Kabupaten Kepahiang - 3,27
9. Kabupaten Bengkulu Tengah - 3,24
10. Kabupaten Mukomuko - 3,16
Penilaian Berdasarkan 12 Pilar
Dikutip dari laman resminya, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melanjutkan pengukuran IDSD 2024 sebagai komitmen penyediaan data dasar yang akurat.
IDSD mengukur produktivitas dan kemajuan daerah menggunakan menggunakan kerangka Global Competitiveness Index (GCI) dari World Economic Forum (WEF).
Secara singkat, daya saing sebuah entitas wilayah ditentukan oleh kemampuannya dalam meningkatkan produktivitas di tiga lini yaitu produktivitas dalam faktor produksi, produktivitas yang didorong oleh efisien dan produktivitas yang didorong oleh inovasi.
Faktor pendorong produktivitas tersebut dituangkan ke dalam 4 komponen utama dan dijabarkan melalui 12 pilar daya saing.
Pilar tersebut meliputi institusi, infrastruktur, adopsi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), stabilitas ekonomi makro, kesehatan, keterampilan tenaga kerja, pasar produk, pasar tenaga kerja, sistem keuangan, ukuran pasar, dinamika bisnis, dan kapasitas inovasi.
(TribunNewsmaker.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Kepahiang-rangking-8-kabupaten-termaju-di-Provinsi-Bengkulu-versi-IDSD-2024.jpg)