Jabatan Moncer Silfester Matutina, Relawan Jokowi Divonis Penjara Sejak 2019, Malah Jadi Komisaris
Ini jabatan moncer Silfester Matutina, loyalis Jokowi yang divonis penjara sejak 2019, tapi tak pernah merasakan bui, malah jadi Komisaris BUMN.
Editor: Agung Budi Santoso
Ini jabatan moncer Silfester Matutina, sosok loyalis Jokowi yang divonis penjara sejak 2019, tapi tak pernah merasakan sel bui, malah jadi Komisaris BUMN.
Silfester Matutina trending di media sosial, kali ini loyalis setia Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, itu ramai dalam sorotan bukan lantaran pembelaannya kepada sang mantan presiden, melainkan lantaran polemik kasus hukum yang menyeret namanya.
Kasus itu terjadi pada 2019, ketika Silfester divonis 1,5 tahun penjara atas perkara fitnah yang dilaporkan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Tapi kenyataanna, enam tahun berselang, Silfester tak pernah merasakan dinginnya lantai jeruji besi penjara.
Sebaliknya, ia justru menduduki jabatan strategis di salah satu perusahaan BUMN.
Pada Maret 2025, Menteri BUMN Erick Thohir mengangkat Silfester Matutina sebagai Komisaris Independen di ID Food (PT Rajawali Nusantara Indonesia).
Kondisi ini pun memicu tudingan bahwa dirinya “kebal hukum”.
Lantas, siapa sebenarnya Silfester Matutina?
Silfester Matutina dikenal sebagai aktivis politik, pengacara, sekaligus pengusaha. Namanya mencuat saat ia gencar menyuarakan dukungan untuk Jokowi, lalu berlanjut mendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Pada 2013, ia mendirikan Solidaritas Merah Putih (Solmet), organisasi yang fokus mengkampanyekan Jokowi di Pilpres perdananya.
Ia dipercaya menjadi Dewan Kepemimpinan Nasional Solmet, dan pada Pilpres 2024, Silfester bahkan menjabat sebagai Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Prabowo–Gibran.
Perjalanan hidupnya tak hanya menarik dari sisi karier politik. Latar belakang pendidikannya juga menjadi bahan perbincangan.
Lahir di Ende, Nusa Tenggara Timur, pada 19 Juni 1971, Silfester meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Wiraswasta Indonesia pada 2020. Namun, tiga tahun kemudian, kampus itu dicabut izinnya karena terjerat dugaan kuliah fiktif dan jual beli ijazah.
Meski begitu, Silfester tetap melanjutkan pendidikan dan meraih gelar Magister Hukum dari Universitas Krisnadwipayana pada 2024.
Inilah jejak karir mentereng Silfester Matutina:
- Mendirikan kantor hukum Silfester Matutina dan rekan tahun 2008
- Direktur Utama PT Srikandi Mahardika Mandiri tahun 2009-2019
- Pemimpin utama di bidang logistik dan pertambangan di PT Yvanslog Express Indonesia dan NTT Mining Corp
- Manajer pemasaran di sebuah perusahaan maskapai penerbangan tahun 2010
- Pemimpin redaksi di Solmetnews tahun 2015-2019
- Komisaris Independen di ID Food (PT Rajawali Nusantara Indonesia) pada Maret 2025 dan dipilih langsung oleh Menteri BUMN Erick Thohir
Dilaporkan Jusuf Kalla
Punya jejak karir mentereng, Silfester Matutina rupanya pernah berpolemik dengan Jusuf Kalla.
Di tahun 2017 lalu, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 itu melaporkan Silfester atas kasus fitnah.
Politikus yang karib disapa JK itu tak terima dirinya disebut oleh Silfester sebagai akar permasalahan bangsa.
Ucapan itu diurai Silfester saat berorasi di sebuah acara.
"Jangan kita dibenturkan dengan Presiden Joko Widodo. Akar permasalahan bangsa ini adalah ambisi politik Jusuf Kalla," pungkas Silfester.
Tak cukup sampai di situ, Silfester kembali menuduh JK dengan isu rasis.
Silfester menyebut JK memenangkan pasangan Cagub dan Cawagub Pilkada DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno karena isu rasis.
Menurut Silfester, JK berambisi untuk berkuasa di Pilpres 2019 serta guna kepentingan korupsi di daerahnya.
Atas pernyataan Silfester itu, JK tidak terima.
Setelah didesak warga di kampungnya yakni Sulawesi Selatan, JK akhirnya melaporkan Silfester.
Proses hukum dari pelaporan JK berjalan, Silfester pun divonis oleh pengadilan.
Silfester divonis penjara 1,5 tahun pada tahun 2019.
Kendati dinyatakan bersalah hingga divonis penjara, Silfester hingga kini belum masuk bui.
Polemik kasusnya kembali dikulik, Silfester kabarnya telah dipanggil pihak Kejaksaan Agung ( Kejagung).
"Informasi dari pihak Kejari Jakarta Selatan, (Silfester) diundang yang bersangkutan. Kalau enggak diundang ya silahkan (datang)," ujar Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna.
Respon Silfester Matutina
Sadar dirinya jadi sorotan karena belum dipenjara padahal sudah divonis, Silfester santai.
Silfester mengaku siap jika dirinya ditahan Kejagung.
"Enggak ada masalah (jika ditahan)," ujar Silfester Matutina dikutip dari Kompas.com.
Ditegaskan Silfester, dirinya sudah menjalani proses hukum atas kasus yang dilaporkan JK delapan tahun lalu itu.
"Saya sudah menjalankan prosesnya. Nanti kita lihat lagi seperti apa kelanjutannya," kata Silfester.
Tak cuma disorot atas kasusnya sendiri, Silfester juga ikut terseret kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Silfester diperiksa di Polda Metro Jaya sebagai saksi dalam kasus tersebut.
Selama ini Silfester memang dikenal gencar membela Jokowi terutama terkait dengan kasus dugaan ijazah palsu yang diurai Roy Suryo Cs.
Karenanya saat kasus Silfester kembali viral dan jadi perbincangan, kubu Roy Suryo Cs memberontak.
Pengacara Roy Suryo Cs, Ahmad Khozinudin mendesak agar Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan segera menangkap Silfester Matutina.
Ahmad menyebut dirinya ogah bayar pajak lagi jika Silfester tak kunjung dieksekusi.
"Kami sebagai bagian dari rakyat Indonesia tidak ridho pajak dari uang rakyat untuk membayar terpidana sebagai komisaris BUMN," imbuh Ahmad Khozinudin.
Tribun Newsmaker | Tribun Bogor | Khairunissa
| Menteri Cak Imin Minta Tolong Kelas Menengah Bersabar, Sebut Kemiskinan Ekstrem Jadi Prioritas |
|
|---|
| Prabowo Diisukan Reshuffle Kabinet, Berdar Nama-nama yang Diduga Akan Diganti, Ada Muhammad Qodari |
|
|---|
| Didemo Massa, Rudy Masud Janji Hidup Sederhana, Batal Beli Kursi Pijat Pakai Uang Rakyat: Saya Sadar |
|
|---|
| Hore! Bus Trans Semarang Dirombak Besar-besaran, Banyak Armada Baru Lebih Bersih dan Nyaman |
|
|---|
| Mantan Bupati Pemalang Kapok Jadi Politikus, Kini Pilih Balik ke Bisnis Keluarga Usai Bebas Penjara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/silvester-matutina-penjara.jpg)