Selebrita
Harta Primus Yustisio, Anggota DPR Ngantor Naik KRL Tak Seperti Nafa Urbach, Kaya Raya tapi Merakyat
Inilah harta kekayaan Primus Yustisio, anggota DPR ngantor naik KRL tak seperti Nafa Urbach, kaya raya tapi merakyat.
Penulis: Listusista Anggeng Rasmi
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Harta Primus Yustisio, Anggota DPR Ngantor Naik KRL Tak Seperti Nafa Urbach, Kaya Raya tapi Merakyat
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Inilah potret harta kekayaan artis yang kini juga dikenal sebagai anggota DPR RI, Primus Yustisio.
Nama Primus Yustisio belakangan kembali mencuri perhatian publik karena gaya hidupnya yang tetap sederhana meskipun ia memiliki kekayaan yang sangat besar.
Masyarakat mengenalnya sebagai sosok yang tidak neko-neko, bahkan setelah lama duduk sebagai wakil rakyat.
Menjadi anggota DPR tidak lantas membuatnya hidup dengan kemewahan berlebihan atau menjaga jarak dengan rakyat kecil.
Buktinya, ia justru memilih menggunakan transportasi umum berupa KRL Commuter Line untuk berangkat ke kantor.
Keputusannya itu membuat banyak orang kagum, sebab jarang sekali ada pejabat publik yang rela berdesak-desakan dengan warga biasa di dalam kereta.
Kesederhanaannya kemudian dibandingkan dengan sosok lain yang tak kalah terkenal, yakni mantan kekasihnya yang kini juga duduk di kursi DPR, Nafa Urbach.
Perbandingan itu muncul karena Nafa sempat menuai sorotan warganet setelah mengeluhkan parahnya kemacetan di Ibu Kota Jakarta.
Keluhan tersebut disampaikan di tengah kabar mengenai fasilitas tunjangan rumah anggota DPR yang nilainya mencapai Rp50 juta per bulan.
Publik menilai seharusnya tunjangan besar itu bisa dimanfaatkan untuk mempermudah kerja, bukan justru digunakan sebagai alasan untuk mengeluh.
Banyak orang menilai pernyataan Nafa itu justru menjadi bumerang bagi citranya sebagai pejabat publik.
Pasalnya, masyarakat berharap wakil rakyat mampu menjadi bagian dari solusi atas masalah klasik Jakarta, bukan malah menambah keluhan.
Baca juga: Nafa Urbach Kena Sentil Gegara Adrian Maulana Bagikan Tutorial Pergi Kerja Naik KRL Bintaro-Senayan

Dari situ, muncul kontras gaya hidup yang tajam antara Primus Yustisio dan Nafa Urbach.
Primus tampil merakyat dengan KRL, sedangkan Nafa terjebak dalam polemik soal kemacetan dan fasilitas DPR.
Kontras tersebut segera menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial dan berbagai forum warganet.
Publik menilai, gaya hidup pejabat ternyata bisa sangat memengaruhi citra mereka di mata masyarakat.
Primus, yang sudah menjabat sebagai anggota DPR selama tiga periode, semakin dipuji karena konsistensinya menggunakan KRL.
Kebiasaannya itu bukan sesuatu yang baru, melainkan sudah lama ia lakukan sebagai bentuk efisiensi dan kesadaran terhadap persoalan transportasi warga.
Masyarakat pun melihatnya sebagai politisi senior yang benar-benar memahami denyut nadi kehidupan rakyat kecil.

Tidak sedikit foto dirinya saat berada di dalam gerbong kereta yang beredar luas di media sosial.
Foto-foto itu memperlihatkan bagaimana Primus berbaur tanpa jarak dengan masyarakat umum.
Banyak yang menyebut bahwa tindakannya bukan sekadar pencitraan politik, melainkan kebiasaan nyata yang terus ia jalani.
Hal tersebut semakin menguatkan citra dirinya sebagai wakil rakyat yang rendah hati dan merakyat.
Harta Kekayaan
Meski hidup sederhana, faktanya harta kekayaan Primus Yustisio sama sekali tidak sedikit.
Ia tercatat memiliki kekayaan yang jumlahnya sangat fantastis.

Baca juga: KESEDERHANAAN Primus Yustisio Jadi Anggota DPR, Kerja Naik KRL, Sempat Dituduh Pencitraan karena Ini
Berdasarkan data dari situs resmi elhkpn.kpk.go.id, Primus rutin melaporkan harta kekayaannya sebagai anggota DPR.
Laporan terakhir disampaikan pada 22 April 2025 untuk periode per 31 Desember 2024.
Dari laporan itu terungkap bahwa total harta kekayaan Primus mencapai Rp129.178.137.785 atau lebih dari Rp129 miliar.
Angka itu adalah kekayaan bersih karena Primus sama sekali tidak memiliki utang.
Artinya, seluruh harta tersebut sepenuhnya milik pribadi tanpa ada kewajiban finansial yang membebaninya.
Rincian kekayaan itu terdiri dari berbagai macam aset, mulai dari tanah dan bangunan, alat transportasi, harta bergerak lainnya, hingga kas dan setara kas.
Primus Yustisio tercatat memiliki 9 aset tanah dan bangunan dengan total nilai Rp107.936.900.000 atau sekitar Rp107,9 miliar.
Dari sembilan aset itu, yang terbesar adalah tanah dan bangunan di Jakarta Selatan dengan luas 687 m⊃2;/1000 m⊃2; yang nilainya mencapai Rp54,9 miliar.
Selain properti, ia juga mempunyai sejumlah kendaraan dengan nilai mencapai Rp3.158.000.000 atau sekitar Rp3,1 miliar.
(TribunNewsmaker.com/ Listusista)