Menko PMK Beri Klarifikasi Pernyataan Orang Miskin Wajib Cari Orang Kaya: Itu Selingan

Editor: Irsan Yamananda
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy

TRIBUNNEWSMAKER.COMPernyataannya Soal Orang Miskin Wajib Cari Orang Kaya Jadi Sorotan, Menko PMK Beri Klarifikasi.

Menko PMK Muhadjir Effendy akhirnya beri klarifikasi soal pernyataannya yang jadi sorotan publik beberapa hari terakhir.

Kepada Menteri Agama, dia memberikan saran untuk membuat fatwa soal pernikahan tingkat ekonomi.

Ia menyarankan agar orang miskin wajib mencari orang kaya, begitu pula sebaliknya.

Tak mau masalahnya berbuntut panjang, Muhadjir akhirnya memberikan klarifikasinya.

Berikut pernyataan sang menteri.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy (Kompas.com/ Deti Mega Purnamasari)

Soal pernyataan kontroversial tersebut, Muhadjir mengaku bahwa dirinya tak memiliki rencana untuk mewujudkannya.

Muhadjir mengatakan bahwa itu cuma  intermezo semata.

"Itu kan intermezo, selingan dari ceramah saya."

"Tak ada rencana (buat aturan), saya," kata Muhadjir di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2020) seperti yang dikutip dari Kompas.com.

Menurut Muhadjir, dirinya hanya memberi saran kepada Menteri Agama Fachrul Razi untuk menerbitkan fatwa tentang pernikahan antartingkat ekonomi.

Berikut Pernyataan Lengkap Menko PMK Soal Fatwa Orang Kaya Nikahi Orang Miskin yang Jadi Sorotan!

Heboh Kabar Pemain Sinetron Anak Jalanan Farhan Petterson Terseret Kasus Narkoba, Ini Kata Polisi

Aming Beberkan Cerita BCL Saat Ashraf Sinclair Meninggal, Mulut Berbusa, Takut Tidur di Kamar

Sebab fatwa itu sendiri, kata dia, memiliki arti saran atau menganjurkan.

"Jadi jangan dipahami, terus (jadi) wajib segala gitu," kata dia.

Namun, ia pun mempersilakan usulan itu dianjurkan jika dianggap cocok oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Sifatnya pun hanya anjuran dan bukan kewajiban.

Halaman
1234