Terlalu Lama Karantina, Para Pasutri China Kerap Bertengkar & 300 Pasangan Cerai, Petugas Kewalahan

Virus Corona di China

Karena virus corona dari data yang saya terima 94 persen lebih penderitanya dapat disembuhkan," ujar Jokowi.

Pria kelahiran Solo, Jawa Tengah ini lantas memberikan empat tips untuk mencegah penularan virus corona.

"Oleh karena itu kita perlu melakukan hal-hal seperti ini. Pertama jangan lupa untuk mencuci tangan dengan air yang mengalir dan sabun," kata mantan Wali Kota Solo ini.

Jokowi mencontohkan cara mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun.

Ia memperagakan cara mencuci tangan selama 20 detik, menggosok telapak tangan, jari-jari tangan, sela-sela jari tangan, punggung tangan hingga membersihkan ibu jari.

Setelahnya, Jokowi membilas kedua tangan dengan air yang mengalir hingga bersih.

Selain cuci tangan dengan benar, ada beberapa hal lain yang bisa dilakukan, yakni hindari menyentuh mata, hidung dan mulut.

Sebab, telapak tangan tentu akan menyentuh berbagai macam benda dan rentan terkena virus.

"Kalau telapak tangan kita sudah terkena virus, maka virus itu akan mudah masuk melalui mata, hidung dan mulut. Jadi ingat hindari menyentuh mata, hidung dan mulut," pesan Jokowi. 

Ketiga, menjaga jarak jarak terhadap siapa saja yang batuk atau bersin.

Sebab, virus corona bisa mengebar lewat tetesan cairan yang keluar pada saat batuk atau bersin.

Keempat, memberikan masker kepada yang sakit agar tidak menular kepada yang lain.

"Cukup sederhana dan mudah dilaksanakan. Jadi sebenarnya musuh terbesar kita saat ini adalah bukan virus corona itu sendiri, tapi rasa cemas, panik dan ketakutan yang berlebihan, berita hoaks dan rumor," ungkap Jokowi.

Dia meminta masyarakat Indonesia menjaga solidaritas untuk mengatasi potensi penularan virus corona.

"Kita sebenarnya harusnya yakin kepada fakta, informasi, solidaritas bersama dan gotong royong," tegas Jokowi.

Jokowi Minta Masyarakat Tak Panik

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan masyarakat Indonesia agar tidak panik dalam menghadapi wabah virus corona atau COVID-19.

Meski dianjurkan untuk tidak panik, namun masyarakat juga diminta untuk tetap waspada.

Segala pencegahan perlu dilakukan.

Jokowi meminta masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan.

• BTP Masuk Bursa Calon Pemimpin Ibu Kota Baru, Fadli Zon Sindir Pedas: Luar Biasa Pak Jokowi Ini

Melalui laman Twitter resminya, Jokowi membeberkan penularan virus corona, Jumat (6/3/2020).

Dalam informasi yang dibagikan, virus corona dapat tertular melalui droplets atau percikan batuk atau bersin secara langsung maupun melalui perantara.

Perantara yang dimaksud yakni bisa gagang pintu atau pegangan tangga.

Jokowi membahas mengenai wabah Virus Corona (Kolase TribunNewsmaker - KOMPAS.COM/DEWANTORO, Sky News dan Instagram Jokowi)

Lewat laman Twitternya, Jokowi mengatakan pemerintah sudah sangat serius menghadapi kasus virus corona ini.

Ia memberikan informasi mengenai virus mematikan tersebut.

"Sebagaimana lebih 70 negara lain, virus korona telah menjangkiti beberapa warga kita.

Saya memahami keresahan yang timbul di masyarakat.

Pemerintah sangat serius menghadapi kasus ini.

Kita tentu bisa melaluinya dengan baik, bergandengan dengan masyarakat dunia," tulis Jokowi.

Pesan Jokowi soal Virus Corona (Twitter Jokowi)

Diberitahukan, virus corona berasal dari hewan yang melompat ke manusia.

Virus tersebut menular melalui percikan ludah dan ingus.

"Corona adalah sejenis virus yang dapat menginfeksi hewan dan manusia, serta menyebabkan penyakit saluran pernapasan.

Virus corona berasal dari hewan yang melompat ke manusia, lalu terjadi penularan virus antarmanusia melalui percikan ludah dan ingus.

Saat seseorang batuk atau bersin, bisa juga melalui perantara seperti gagang pintu atau pegangan tangga," ujar Jokowi dalam pernyataan resminya.

• Pasien Mengaku Baru Tahu Positif Corona Setelah Diumumkan Jokowi, Kemenkes Berikan Bantahan

Jokowi juga membeberkan segala persiapan yang telah dilakukan pemerintah.

Ia memastikan Indonesia siap menghadapi virus corona yang memiliki tingkat kematian sekitar 2 persen tersebut.

Diungkapkannya, angka kematian virus corona lebih rendah dibandingkan SARS yang sekitar 10 persen atau MERS 35 persen.

Persiapan yang diungkapkan yakni mengenai fasilitas kesehatan yang memadai.

"Pemerintah telah menyiapkan lebih dari 132 rumah sakit, dengan fasilitas sesuai standar internasional," ujarnya.

• 8 Hari Dirawat di RS, Berikut Kondisi Terkini 2 WNI Positif Corona di Depok: Tak Lagi Demam

Tak hanya itu, di bandara dan pelabuhan yang ada di Indonesia juga sudah dilengkapi dengan thermal scanner.

"Semua bandara dan pelabuhan telah dilengkapi dengan thermal scanner.

Di dalam negeri pemerintah, Indonesia telah menyiapkan lebih dari 132 RS dengan fasilitas sesuai standar internasional," ungkap Jokowi.

Jokowi kemudian mengingatkan musuh terbesar Indonesia saat ini justru bukan virus corona, melainkan rasa panik, cemas dan ketakutan yang berlebihan.

Selain itu, hoaks atau informasi bohong yang beredar luas terutama di media sosial juga menjadi musuh terbesar masyarakat.

Ia lantas meminta masyarakat untuk memerangi hoaks di tengah virus corona yang mewabah.

"Yakinlah dengan fakta dan informasi dari sumber resmi, mari menggalang solidaritas bersama dan gotong royong menghadapinya," ujarnya. (TribunNewsmaker.com/ Listusista)

Editor: Talitha Desena
Sumber: Tribunnewsmaker.com

Berita Populer