Virus Corona

Warga Bawa Parang Saat Tolak Jenazah Corona, Plt Walkot Pasuruan Yakinkan Cium Kening Penggali Kubur

Editor: octaviamonalisa
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wakil Walikota Pasuruan (kiri), prosesi pemakaman jenazah korban corona (kanan)

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Penolakan jenazah pasien positif virus corona juga terjadi di Kota Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (10/4/2020).

Pemakaman jenazah MI (62), pasien positif Covid-19 sempat ditolak warga Kota Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (10/4/2020).

Wakil Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo mengatakan, penolakan itu sampai membuat jenazah korban virus corona harus dimakamkan pukul 01.00 WIB, Sabtu (11/2/2020).

Teno menjelaskan, awalnya ada lima tempat yang rencananya dijadikan lokasi pemakaman jenazah pasien virus corona.

Namun, kelima tempat itu tak bisa digunakan karena kontur tanah yang lebih rendah dari air laut.

Akhirnya, Pemkot Pasuruan memilih TPU Gadingrejo sebagai TPU terbesar di Kota Pasuruan.

• 6 Kabar Baik Peluang Berakhirnya Wabah Virus Corona di Indonesia, Tingkat Kesembuhan Terus Meningkat

• Hampir 2 Juta Terinfeksi, Ternyata Ini Alasan Kenapa Virus Corona Lebih Cepat Menular Daripada SARS

Proses pemakaman pasien virus corona lewat tengah malam (Dokumentasi istimewa via Surya.co.id)

Sayangnya. tak semulus yang dibayangkan.

Prosesi pemakaman rupanya menemui sejumlah kendala.

Di tengah rangkaian pemakaman, sejumlah warga datang berunjuk rasa.

Bahkan, ada yang membawa parang.

HALAMAN SELANJUTNYA ===================>